alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pedagang Pasar: Harga Bahan Pangan Merangkak Naik
2.33 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c05d01eded77063298b456a/pedagang-pasar-harga-bahan-pangan-merangkak-naik

Pedagang Pasar: Harga Bahan Pangan Merangkak Naik

Kenaikan harga terjadi pada komoditas cabai hingga telur ayam

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kenaikan harga pangan pokok di pasar mulai terjadi. Hal tersebut berpotensi kenaikan harga pada Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 sangat tinggi.

"Untu periode minggu-minggu ini memang ada beberapa komoditas yang saya lihat cukup jelas naiknya," kata Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia Abdullah Mansuri, Senin (3/12).

Beberapa bahan pangan pokok tersebut yakni minyak goreng curah yang kemarin di angka Rp 12 ribu kini Rp 12.500. Begitu juga dengan aneka cabai yang mengalami kenaikan harga.

Cabai rawit merah mengalami kenaikan sekitar Rp 300 sampai Rp 500 per kg dari Rp 32.700 ke Rp 33.400.

"Bawang merah juga potensinya kelihatan. Sekarang Rp 29.700 per kg dari sebelumnya Rp 29 ribu per kg," ujar dia.

Telur ayam saat ini dijual di angka Rp 24.600 per kg, idelanya harga telur di kisaran Rp 21 ribu per kg. Sedangkan harga daging ayam masih bertahan di angka Rp 35 ribu per kg. 

"Menurut saya ini angka yang sangat mengkhwatirkan," katanya.

Sebab, untuk harga daging ayam dan telur ayam belum bisa diturunkan pemerintah sejak empat bulan lalu. Saat itu kenaikan terjadi lantaran adanya kendala pada pakan jagung.

"Semuanya karena pangan sih jadi merembet," lanjut dia.

Meski telah mengalami kenaikan harga, diakui Abdullah belum terjadi adanya kenaikan permintaan kecuali pada Sabtu dan Minggu. "Dua hari itu kan banyak keluarga yang kumpul. Momen-momen itu baru ada kenaikan permintaan," kata dia.

Menurutnya, harga mengalami kenaikan lantatan stok yang tidak banyak terutama pada cabai dan bawang. Stok dua komoditas tersebut mengalami gangguan karena musim hujan dan membuat distribusi berkurang.

Sementara itu Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi mengakui adanya indikasi kenaikan permintaan pada hari besar keagamaan maupun perayaan tahun baru. Berdasarkan survey di 18 kota yang tersebar di 12 provinsi, beras mengalami kenaikan permintaan menjelang Natal dan Tahun Baru masing-masing satu persen. 

Permintaan tertinggi terjadi pada Idul Fitri yang mencapai 20 persen. "Tapi setelah Idul fitri selesai (kembali normal, red)" kata dia. 

Sedangkan kenaikan permintaan pada puasa sebesar tiga persen dan 2,5 persen pada Idul Adha.

Begitu juga dengan komoditas lain seperti cabai rawit yang mengalami kenaikan permintaan signifikan. Pada bulan puasa naik sebesar 28 persen dan 58 persen pada Idul Fitri. 

Pada Idul Adha mengelami peningkatan permintaa  sebanyak 22 persen. Namun untuk Natal dan Tahun Baru termasuk rendah di angka enam persen dan 10 persen.

"Kita lakukan survey untuk antisipasi," katanya.

Dengan berbekal hasil survey tersebut, pihaknya bisa mengatasi dengan melakukan distribusi guna stabilisasi harga. Cara lain yang dilakukan adalah meningkatkan stok lebih banyak pada momen khusus dibanding hari biasa.

"34 persen lebih daripda hari biasa," tambah dia.


http://republika.co.id/r/pj5xc3383
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
gak seruuu ah, aturan inflasi membesar menuju natal tahun baru.
Aturan naik banyak ini.
heeem,
haha canda
Republika kok buat berita gituan sih.
Mau Natal dan Tahun Baru, ya jelas naik lah, sama kayak saat Ramadhan dan Idul Fitri

jadi ini emang siklus yang stabil kok

permintaan banyak, harga naik

jadi jangan dikaitkan ke politik
jangan datang terus bilang mahal
support pedagang kecil bilang semuanya murah meriah gak ada yang mahal
Hal yg biasa...hal yang nggak biasa itu kalau stok barang banyak dan bukan momen periode hari raya, harga naik, baru boleh dipertanyakan
hore untuk petaniii harga naikkk
masih merangkak
belum lompat2 an

emoticon-Wakaka
dijaman kowi mendekati hari raya inflasi barang gak segede jaman rejim sebelomnya. yang gak mau ngaku ketauan gak pernah belanja sembako
Biasa kalee jelang Natal dan tahun baru emoticon-Malu
Quote:


Bacot..

Sok2an tau pasar lu tong..

Emang lu pernah ke pasar? Bini gue aja kagak pernah ke pasar..

Gegayaan ngerti pasar.. Taik.. emoticon-Tai
tiap periode juga gt kali, yg ga wajar sih kl awal bulan masih naik trus mpe lebaran hehe
Mau natal dan tahun baru ya pasti merangkak naik, kebiasaan latah pedagang Indo gitu klo mendekati hari besar.
Kampret dipersilahkan gorengannya
akhir tahun emang naik sih, pemasok banyak yang liburan akhir tahun, kalau pedagang lama pasti udah stok barang dari awal biar bisa jual mahal dikit selama 2 mingguemoticon-Wink


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di