alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c05c91ddad7707c0b8b4567/dua

Dua

Suatu hari ia mendapati hatinya lebur. Ia terbangun tanpa rasa dan karsa. Dunianya melewatinya tak menghiraukannya. Ia tak peduli. Jika kau melihat ke matanya. Hanya kosong tiada arti.

Suatu hari tiba di suatu persimpangan dimana ia berpapasan pada Angin. Atas ketidaksengajaan keadaan matanya menatap kepada ia. Atau ia melihat ke mata Angin. Dan atau keduanya bersamaan.

Sempat tertahan sekian detik sampai akhirnya ia menghalau rasa. Ia masih belum tahu apakah Angin juga menarik matanya. Lalu ia kembali menuju jalan itu.

Hari demi hari rekaman adegan tersebut terulang layaknya petir di musim hujan. Dengan hati yang sama ia teguhkan. Melewati persimpangan itu tanpa ada bulan sabit di bibirnya.

Selalu ada keisengan dari sang waktu yang menghantarkan ia kepada Angin. Hujan sekalipun datang membisikan Angin untuk menggaduhkan rasa.

Ia teguh pada kepercayaannya. Tak melihat berarti tenang. Tak mendengar berarti hening. Tak merasa berarti menang. Ia percaya.

Lalu kemudian. Hari-hari yang diciptakan oleh sang waktu tak menjadi halangan untuk ia melangkah ke depan tanpa harus berhenti merasakan Angin disekitarnya.

Dan...

~selesai


-Tulisan dari hujan untuk angin yang kadang mengacaukan sebuah hari-

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di