alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Berantas mafia hingga genjot investasi migas untuk Ketua baru SKK Migas
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c05c7449e74040b158b4569/berantas-mafia-hingga-genjot-investasi-migas-untuk-ketua-baru-skk-migas

Berantas mafia hingga genjot investasi migas untuk Ketua baru SKK Migas

Berantas mafia hingga genjot investasi migas untuk Ketua baru SKK Migas
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) yang baru, Dwi Soetjipto (kiri), berjabat tangan dengan pejabat lama Amien Sunaryadi seusai pelantikan di Gedung Kementerian ESDM Jakarta, Senin (3/12/2018). Menteri ESDM melantik Dwi Soetjipto menjadi Kepala SKK Migas menggantikan Amien Sunaryadi yang memasuki masa pensiun.
Presiden Joko Widodo akhirnya menunjuk Dwi Soetijpto sebagai Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Dwi dilantik oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, menggantikan Amien Suryanadi yang memasuki masa pensiun pada 18 November lalu.

Saat melantik Dwi di Kantor SKK Migas, Jakarta, Senin (3/12/2018), ada lima pesan yang dititipkan Jonan kepada Dwi untuk mengelola kegiatan usaha hulu dan hilir bisnis migas di Indonesia. Pertama, Jonan mengharapkan Dwi bisa terus membawa tren organisasi ke arah yang lebih baik -- terutama soal tata kelola di hulu migas.

Kedua, meningkatkan cadangan eksplorasi, baik pada Wilayah Kerja (WK) migas baru maupun terminasi. Saat ini kontraktor diwajibkan menyediakan komitmen kerja pasti demi eksplorasi yang besarannya $2 miliar AS untuk 10 tahun ke depan.

Ketiga, segera menyelesaikan WK migas terminasi yang jatuh tempo. Keempat, bersinergi dengan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi untuk mengawal WK Eksplorasi yang akan dilelang dan cost recovery yang masih tersisa.

"Ada yang mudah ini Pak, ada kontraknya yang diubah tolong yang masih tersisa konsep Cost Recovery," dikutip dari Bisnis.com, Selasa (4/12).

Kelima, mendukung semaksimal mungkin penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam eksplorasi dan eksploitasi migas. Jonan mengatakan niat TKDN baik, sehingga pemanfaatannya ditingkatkan.

"TKDN ini memang sangat tricky. Tapi ya ini niatnya baik. Kalau bisa diadakan dalam negeri ya diadakan, kalau tidak ya tidak," ujarnya.

Investasi di sektor migas belum menunjukkan hasil yang memuaskan. Berdasarkan data realisasi capaian sektor hulu migas keluaran SKK Migas, investasi migas tercatat belum menunjukkan kinerja memuaskan. Sampai kuartal III 2018 ini, investasi migas baru mencapai 56 persen dari target sebesar $14,2 miliar AS.

Pada kesempatan yang sama, Amien Sunaryadi memberikan kesan sekaligus pesan untuk Dwi yang melanjutkan tongkat kepemimpinan SKK Migas.

Menurutnya, tantangan menjadi Kepala SKK Migas ke depan adalah mendorong pemanfaatan data subsurface untuk mempermudah eksplorasi wilayah kerja nasional.

"Jadi kalau saya boleh diizinkan berpesan, pesan saya, Indonesia butuh giant discovery. Pertamina atau yg lainnya tidak pernah (bikin) giant discovery," tambahnya.

Sebelum menjadi Kepala SKK Migas, Dwi pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) mulai 28 November 2014 hingga 3 Februari 2017.

Pada lima bulan awal masa kepemimpinannya di Pertamina, Dwi membuat terobosan kontroversial dengan membubarkan Pertamina Energy Trading Limited (Petral), sebuah anak usaha Pertamina yang bergerak di bidang impor minyak dan berbasis di Singapura.

Dwi kemudian dilengserkan dari posisi dirut Pertamina bersama dengan Wakil Direktur Utama Pertamina Ahmad Bambang karena kerap bersinggungan dalam pengambilan kebijakan di tubuh Pertamina.

Sebelum menduduki kursi dirut Pertamina, Dwi tercatat pernah menduduki beberapa kursi dirut BUMN; PT Semen Indonesia, PT Semen Gresik dan PT Semen Padang.

Selama menjabat sebagai Kepala SKK Migas nanti, Dwi mengaku tidak akan mengistimewakan Pertamina dalam urusan pengelolaan hulu migas terutama urusan ekplorasi migas. Menurut Dwi,Pertamina tidak akan maju jika terlalu dimanjakan.

"Sesuatu kalau memanjakan sesuatu pasti dia tidak akan maju, untuk bisa maju tidak boleh dimanjakan, sama dengan anak juga begitu," kata Dwi dalam Kontan.

Sementara itu menurut Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan, keberadaan Dwi di tubuh SKK Migas ini diharapkan dapat melanjutkan pemberantasan mafia migas -- baik dalam internal lembaga tersebut maupun di lingkungan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

"Saya kira dia (Dwi Soetjipto) sudah cukup berpengalaman dalam industri migas ini, sudah cukup paham dengan seluk-beluknya industri migas, sehingga saya kira ke depan SKK Migas bisa lebih baik lagi, bahkan bisa lebih tegas kepada KKKS yang nakal," kata Mamit kepada detikFinance.

Mamit menceritakan, pemberantasan kegiatan negatif di sektor migas sudah dilakukan lebih dahulu oleh Amien Sunaryadi ketika menjabat sebagai Kepala SKK Migas.

Dengan modal organisasi yang lebih transparan di bawah kepemimpinan Amien Sunaryadi, Mamit berharap sosok Dwi Soetjipto pun bisa melanjutkannya. Agar, negara tidak melulu harus dirugikan akibat permainan nakal KKKS.
Berantas mafia hingga genjot investasi migas untuk Ketua baru SKK Migas


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...baru-skk-migas

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Berantas mafia hingga genjot investasi migas untuk Ketua baru SKK Migas Kekerasan terhadap perempuan dan ketimpangan gender

- Berantas mafia hingga genjot investasi migas untuk Ketua baru SKK Migas Naiknya harga beras tak berpengaruh besar pada inflasi

- Berantas mafia hingga genjot investasi migas untuk Ketua baru SKK Migas 75 buronan napi dari Lapas Lambaro masuk DPO

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di