alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
BREAKING NEWS: Kelompok Bersenjata Papua Bantai 31 Orang Pekerja PT Istaka Karya
2 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c05bec1dc06bd89118b4569/breaking-news-kelompok-bersenjata-papua-bantai-31-orang-pekerja-pt-istaka-karya

BREAKING NEWS: Kelompok Bersenjata Papua Bantai 31 Orang Pekerja PT Istaka Karya

BREAKING NEWS: Kelompok Bersenjata Papua Bantai 31 Orang Pekerja PT Istaka Karya

TRIBUN-MEDAN.com - Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) diduga melakukan penyerangan terhadap para pekerja pembangunan jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, Minggu (2/12/2018).

Informasi yang diterima di lapangan, sebanyak 24 orang pekerja dikabarkan meninggal dunia dan sebanyak 10 orang berhasil menyelamatkan diri.



“Ada dua orang tukang berhasil menyelamatkan diri ke rumah salah seorang pendeta dan delapan orang menyelamatkan diri ke rumah salah satu anggota DPRD Nduga,” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya, Senin (3/11/2018) malam.

Disampaikannya, para pekerja jembatan ini merupakan karyawan dari PT Istaka Karya, perusahaan BUMN yang beralamat di Jakarta dan Wamena, Kabupaten Jayawijaya untuk lokasi di Papua.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengungkapkan, saat ini aparat TNI dan Polri tengah berada di lokasi kejadian untuk mengecek informasi tersebut.

“Kami selalu siap untuk mengevakuasi para korban dan juga menangkap para pelaku,” kata Kamal, Senin (3/12/2018) malam.

Untuk diketahui, lokasi kejadian pembangunan jembatan penghubung antara Kali Yigi dan Kali Aurak, Kabupten Nduga, merupakan daerah yang tak memiliki akses komunikasi atau jaringan seluler.

Terbaru Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Pieter Reba mengungkapkan, pihaknya sudah menerima informasi mengenai adanya pekerja dari PT Istaka Karya (BUMN) sebanyak 31 orang dikabarkan tewas dibunuh kelompok KKB.

“Ya. Informasi 31 orang pekerja pembangunan jembatan Kali Yigi-Kali Aurak yang tewas dibunuh KKB sudah kami terima. Kami saat ini masih mengecek kebenaran informasi itu,” kata Reba, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Senin (3/12/2018) malam.

Reba menjelaskan, informasi awal yang mereka terima, sebanyak 24 orang dibunuh di kamp para pekerja.

“Jadi ada 8 orang sebelumnya dikabarkan berhasil menyelamatkan diri ke salah satu rumah keluarga anggota DPRD setempat. Tapi kabarnya tadi sore mereka dijemput dan dihabisi nyawanya. Hanya ada satu orang dari delapan itu yang informasinya berhasil melarikan diri,” ungkapnya.

Reba menyampaikan, malam ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan personel TNI yang berada di sana untuk melalukan evakuasi terhadap para korban.

“Kami berencana segera ke sana dengan kekuatan penuh. Kalau benar informasi itu, maka kami akan melakukan evakuasi dan juga menyelidiki para pelaku, untuk diproses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (1/12/2018) sekitar pukul 20.30 WIT, Project Manager PT. Istika Karya paket pembangunan jembatan Habema- Mugi, Cahyo, mendapat telepon dari nomor yang biasa dipegang oleh Jhoni, Koordinator lapangan PT. Istika Karya pengerjaan proyek pembangunan jembatan Habema-Mugi.

Akan tetapi, Cahyo yang menerima telepon, tidak paham dengan maksud pembicaraan orang yang menelepon tersebut.

Selain itu, kepolisian juga mendapat informasi, terakhir sekali PPK Satker PJN IV PU Bina Marga, Minang Tobing, melakukan komunikasi dengan koordinator lapangan pekerjaan jembatan Jhoni, Sabtu (1/12/2018).

Sementara itu, informasi dari pos Satgaspamrahwan 755/Yalet di Napua-Wamena, Jumat (30/11/2018) pukul 04.00 WIT, tercatat 1 mobil Strada dengan supir berinsial MS dengan muatan BBM Solar milik PT. Istaka Karya menuju Camp Istaka Karya di Distrik Yigi.

Mobil itu membawa 5 orang pegawai dan tiba kembali di Wamena pada pukul 18.30 WIT.

Selanjutnya, Sabtu (1/12/2018) pukul 02.00 WIT, tercatat 2 mobil menuju ke Camp Distrik Yigi dengan masing-masing membawa 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya.

Pada Minggu (2 /12/2018) pukul 20.00 WIT 1 mobil Strada kembali ke Wamena dan pada Senin (3/12/2018), 1 mobil Strada kembali lajuran dari Wamena ke Distrik Mbua Kabupaten Nduga.

Dari informasi, bahwa 1 mobil Strada yang membawa 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya sampai saat ini belum kembali ke Wamena.

Mendapat informasi tersebut, Senin (3/12/2018) , personil gabungan Polri dan TNI yang dipimpin Kabag Ops Polres Jayawijaya, AKP. R.L. Tahapary bergerak dari Wamena menuju Distrik Yigi Kabupaten Nduga.

http://medan.tribunnews.com/amp/2018/12/03/breaking-news-kelompok-bersenjata-papua-bantai-24-orang-pekerja-pt-istaka-karya

Wah ini udah jelas Teroris. Masa bantai 31 orang pekerja infrastructure dibilang kelompok kriminal doang enaknya.
Btw pembela NKRI yang kemaren bakar2 bendera kemana ya... Katanya siap perang bela NKRI... Tuh hajar gih teroris OPM siapa tau dari 31 orang yang dibantai itu ada sodara ato kerabat anggota ormas beragama yang maen bakar2an kemaren.
emoticon-Traveller emoticon-Traveller
Innalillahi wa Inna Ilaihi Rooji'uun Rip buat para korban
emoticon-Mewek emoticon-Mewek
:
Diubah oleh selldomba
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
proses pembangunan di papua pedalaman emang berat. kondisi geografis, wabah penyakitnya, KKB nya emoticon-Takut
tapi kalau di kota nya sih adem
RIP... Semoga papua tetap aman
Quote:


jelas2 mereka nuntuk merdeka
artinya mereka hanya pemberontak
yang berontak pada "tanah itu saja"

beda dengan terrorist yang bisa serang negara mana kecuali negara yang "SEPAHAM" dengannya

note : dipapua, mereka ga ada bunuh2 sambil teriak haleluya kan?
emoticon-Big Grin
Diubah oleh kaskus.sajalah
Teroris hanya untuk agama yg satu itu (kata nastak garis keras)

Tp bagi gw ini udh termaksut teror bray
Ngeri tenan
Balasan post kaskus.sajalah
Quote:


Jadi ente belain teroris OPM nih ceritanya... Kalo dari 31 orang korban pekerja konstruksi itu ada anggota keluarga ente. Gimana perasaan ente bray.
Mereka bawa senjata aja kagak.
emoticon-Bingung emoticon-Bingung
turut berduka. yang KKB itu harus dimusnahkan. kesampingkan HAM untuk memberi efek jera kepada para pemberontak alias teroris.

emoticon-Turut Berduka
kera-kera itu harusnya dibantai emoticon-Najis
Turut berduka
Diubah oleh dmcarthur
Balasan post GayusTambunan.
Quote:


Anjing bapakmu kera bgst !

emoticon-fuck
Perjuangann freetelin ga gini2 amat waktu merdekain timor leste...


Ngadapin orang ga berotak yang tidak tau aturan perang memang di dor aja..







bisa bedain teroris ama pemberontak?
Benar-benar melakukan teror kepada masyarakat emoticon-Takut
Semua orang yang meneror itu ya terrorist mau dalam bentuk SARA apapun emoticon-Ngakak

Gak ada dibilang cuma dakam bentuk agama emoticon-Betty
a person who uses unlawful violence and intimidation, especially against civilians, in the pursuit of political aims.
Iyain aja ini teroris, stop polemik penyebutan

Ini udah terburuk, semoga polri dan TNI segera menindak!
aman... ngga termasuk kategori radikal emoticon-Angkat Beer densus gak gerak kan? kalo celana cingkrang dan jidat item pasti gercep.. diberita hanya "meng evakuasi korban" emoticon-Angkat Beer
Diubah oleh victimaye
Balasan post ayampenyet666
Quote:


BREAKING NEWS: Kelompok Bersenjata Papua Bantai 31 Orang Pekerja PT Istaka Karya
hancurkan para teroris gerombolan perusak nkri !
Diubah oleh bramhiphip
Bener-bener penghambat kemajuan ini kelompok
Balasan post causechooser
Quote:


Ya kalau arti secara gamblang seperti itu!

Tapi kalau secara budaya yang namanya teroris itu serangannya lebih ke psikologis orang-orang satu negara

Separatis jelas siapa yang bakal jadi korban. Sudah pasti para pekerja proyek.

Kalau teroris?
Korbannya nggak tertebak

Pegawai freeport dibunuh. Apakah berpengaruh terhada orang-orang di pulau lain?

Pekerja proyek tol dibunuh. Apakah berpengaruh terhadap orang-orang pulau lain?

Tapi jika rumah ibadah dibom atau pos polisi diserang sudah pasti efek psikologisnya bisa mempengaruhi satu negara. Marah, was-was, sedih bercampur jadi satu.

Itulah bedanya teroris & gerakan separatis!
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di