alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
INDEF: Tahun 2019 Indonesia Akan Hadapi 3 Problem Ekonomi
1 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c054608ddd770d8198b4568/indef-tahun-2019-indonesia-akan-hadapi-3-problem-ekonomi

INDEF: Tahun 2019 Indonesia Akan Hadapi 3 Problem Ekonomi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara menyorot tiga hal penting permasalahan ekonomi tahun 2019 mendatang. Pertama mengenai defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) yang semakin melebar.
Tercatat CAD triwulan III-2018 sebesar US$ 8,8 miliar atau 3,37% dari produk domestik bruto (PDB). CAD triwulan III ini melebar dibandingkan CAD triwulan II 2018 yang sebesar US$ 8 miliar atau 3,02% dari PDB.
"Solusinya tekan defisit migas dengan meningkatkan lifting minyak dan energi alternatif misalnya biodiesel. Kemudian dorong ekspor ke negara alternatif.

Ketergantungan ke AS dan negara tujuan tradisional lainnya berbahaya bagi keberlanjutan ekspor," jelas Bhima saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (2/12/2018).
Kemudian mengenai kualitas tenaga kerja belum ideal Bhima menjelaskan 60% tenaga kerja merupakan lulusan sekolah menengah pertama (SMP) atau bahkan di bawahnya.

Baca: AS-China Setuju Hentikan Perang Dagang Mulai 1 Januari 2019

Sedangkan lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) menduduki tingkat pengangguran tertinggi.
Bhima menyarankan pemerintah merombak total kurikulum SMK dan sekolah vokasi dengan memperbanyak magang dan penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan industri.
"Perbanyak ahli IT yang high skill bukan driver online," tandasnya.

Selanjutnya mengenai ketergantungan pada ekspor SDA.
Menurutnya, 70% porsi ekspor adalah bahan mentah dan olahan primer. Sementara industri manufaktur makin turun porsinya terhadap PDB. Tanpa penguatan manufaktur Indonesia akan terjebak pada middle income trap.
Bhima mengatakan mestinya pemerintah melakukan reindustrialisasi dengan fokus memberikan insentif untuk pengembangan kawasan industri. Serta menurunkan harga energi khususnya gas industri.
"Saran saya lebih fokus tiga hal itu. Kalau bisa diselesaikan otomatis kemiskinan, pengangguran dan masalah turunan lainnya akan membaik," ujar Bhima.


Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan

http://m.tribunnews.com/bisnis/2018/12/03/indef-tahun-2019-indonesia-akan-hadapi-3-problem-ekonomi

kata nastak idiot yg penting bangun infra semua problem beres..monggo di bully tak emoticon-Traveller



http://amp.kontan.co.id/news/investasi-pma-dan-pmdn-di-sektor-manufaktur-menurun

https://m.kumparan.com/@kumparannews/kinerja-industri-manufaktur-terus-merosot-karena-daya-beli-turun.amp


http://www.kemenperin.go.id/artikel/4898/Pertumbuhan-Manufaktur-Menurun-Tajam



Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
IHSG lagi ijo loh gan, sama inflasi lagi bagus ini(katanya november ke desember lumayan tinggi karena mau natal dan tahun baru) dan rupiah lagi nguat.
Gapapa gan berita ginian dikeluarin sekarang?
nanti aja gan, Lagi enak2 nastak ini sekarang.
Diubah oleh floriantito


Quote:


Sementara industri manufaktur makin turun porsinya terhadap PDB. Tanpa penguatan manufaktur Indonesia akan terjebak pada middle income trap.[/B]
Bhima mengatakan mestinya pemerintah melakukan reindustrialisasi dengan fokus memberikan insentif untuk pengembangan kawasan industri. Serta menurunkan harga energi khususnya gas industri.
"Saran saya lebih fokus tiga hal itu. Kalau bisa diselesaikan otomatis kemiskinan, pengangguran dan masalah turunan lainnya akan membaik," ujar Bhima

Gimana industri atau pabrik bisa berkembang di daerah
Tanpa infrastruktur yang memadai tot ?
Ayolah Jadi jongos prabowo jangan goblok lah !! Kasian junjunganmu !!
Balasan post bowox1995
Quote:


eh goblog, rezim sebelomnya yg bgn infra nya sesuai kebutuhan ga ada yg komplain industri di daerah ga berkembang blog, bandingkan saja pdb nya dgn rezim sby, tolol lu
makanya gw pilih prabowo biar masalah begini bisa selesai
Balasan post venomwolf
Quote:


boleh tau industri apa aja yang nambah di zaman sby ?

listrik ? jalan? KEK ?

hahaha
Balasan post ksatriabajaputi
Quote:


tolol ya tong?sby 10 thn cm utang 1300t, junjungan lo 4 thn udh utang 1900t dan masi nambah..bloon lu


https://rmol.co/amp/2017/09/22/308245/Segudang-Prestasi-Pembangunan-Infrastruktur-Di-Era-SBY-



https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20180823171622-532-324405/bantah-demokrat-istana-sebut-utang-jokowi-rp1958-triliun


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di