alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Utang BUMN Era Jokowi Bengkak Jadi Rp5.271 Triliun
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c053e81dcd7701f3a8b4567/utang-bumn-era-jokowi-bengkak-jadi-rp5271-triliun

Utang BUMN Era Jokowi Bengkak Jadi Rp5.271 Triliun

Utang BUMN Era Jokowi Bengkak Jadi Rp5.271 Triliun

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat jumlah utang para perusahaan pelat merah meningkat 132,92 persen dari Rp2.263 triliun pada 2016 menjadi sekitar Rp5.271 triliun per September 2018. Meskipun demikian, data utang per September 2018 tersebut belum sepenuhnya diaudit.

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Bisnis Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro menjelaskan peningkatan utang BUMN meningkat cukup signifikan pada 2017. Saat itu, utang BUMN meningkat 113,43 persen menjadi Rp4.830 triliun. Namun, jumlahnya kembali meningkat lagi sepanjang tahun ini.

Menurutnya, penambahan utang pada tahun lalu cukup signifikan lantaran sejumlah BUMN memerlukan suntikan modal untuk beberapa proyek yang sedang dikerjakan. "Pada 2016-2017, memang ada tambahan modal untuk proyek yang masuk, sehingga mereka harus memperoleh pembiayaan, khususnya untuk proyek infrastruktur," jelasnya di sela rapat bersama Komisi VI DPR, Senin (3/12).

Utang BUMN Era Jokowi Bengkak Jadi Rp5.271 Triliun

Aloy merinci, dari jumlah utang tersebut, sekitar 62,81 persen merupakan utang dari BUMN sektor keuangan. Jumlah utang BUMN sektor tersebut mencapai Rp3.311 triliun.

Komponen utang dari para perusahaan jasa keuangan itu didominasi oleh Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai 74 persen. Sayang, ia tak merinci sumbangan utang BUMN keuangan lainnya.

Sementara, utang dari BUMN sektor non keuangan sebesar Rp1.960 triliun. Dari total utang BUMN non keuangan tersebut, kontribusi utang terbesar sekitar 27,7 persen disumbang oleh perusahaan sektor kelistrikan mencapai Rp543 triliun. Utang lain dihimpun perusahaan sektor minyak dan gas (migas) sekitar 26,63 persen atau mencapai Rp522 triliun.

Utang BUMN Era Jokowi Bengkak Jadi Rp5.271 Triliun

Sisanya, utang BUMN non keuangan dihasilkan oleh perusahaan sektor infrastruktur, termasuk konstruksi dan properti mencapai Rp317 triliun. Lalu, sektor telekomunikasi Rp99 triliun, transportasi Rp75 triliun, dan gabungan berbagai sektor lain Rp403 triliun.

Meski nominal utang para perusahaan pelat merah meningkat, namun Aloy masih yakin jika jumlah utang ini berada di batas aman. "Kepantasan jumlah besar atau kecil utang terlihat lebih kepada rasio utang terhadap ekuitas. Hal ini terlihat dari data Debt to Equity Ratio (DER) yang kami dapat untuk lima sektor industri," katanya.

Lihat juga: Pupuk Indonesia Kantongi Kredit Rp11 Triliun dari BRI

Berdasarkan data Kementerian BUMN, DER BUMN masih lebih rendah dari beberapa perusahaan lain di industri yang sama. Misalnya, DER BUMN telekomunikasi hanya 0,77 kali, sementara industri mencapai 1,19 kali.

Lalu, DER BUMN energi 0,71 kali, sedangkan industri 1,12 kali. Kemudian, DER BUMN transportasi 1,59 kali, industri 1,96 kali. Selanjutnya, DER BUMN infrastruktur berupa konstruksi dan properti 1,03 kali, industri 2,99 kali. Hanya DER BUMN perbankan yang melebihi industri sebesar 6 kali, sementara industri 5,66 kali.

"Dapat disimpulkan relatif menunjukkan kesanggupan membayar utang jangka panjang dan pendek, serta dapat dikatakan aman," tuturnya.

Keamanan utang juga tercermin pula dari Return on Equity (RoE). RoE BUMN sektor telekomunikasi sebesar 29 persen atau lebih tinggi dari industri 21 persen. Lalu, RoE BUMN sektor bank 15 persen, sementara industri 11 persen. Selanjutnya, RoE BUMN infrastruktur 13 persen, lebih tinggi dari industri 8 persen.

Sementara RoE BUMN transportasi minus 2 persen atau sama dengan industri. Hanya BUMN sektor energi yang RoE-nya lebih rendah dari industri, yaitu 3 persen dari 11 persen.

Selain RoE, kapasitas keuangan BUMN juga terlihat dari RoA. RoA BUMN sektor telekomunikasi sebesar 16 persen atau lebih tinggi dari industri 9 persen. Sementara RoA BUMN bank dan transportasi setara dengan industri, masing-masing 2 persen dan minus 1 persen.

Namun, RoA BUMN energi dan infrastruktur justru di bawah industri. RoA BUMN energi hanya 2 persen, industri mencapai 5 persen. Lalu, RoA BUMN infrastruktur 3 persen, sedangkan industri 4 persen.

Lebih lanjut, pertumbuhan utang BUMN sejatinya diikuti oleh pertumbuhan aset dan masih lebih tinggi ketimbang jumlah utang. Tercatat, jumlah aset BUMN sebesar Rp6.524 triliun pada 2016. Lalu, naik menjadi Rp7.210 triliun pada 2017 dan Rp7.718 triliun pada September 2018.

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi...rp5271-triliun

HIDUP UTANG!!! emoticon-I Love Indonesia

Kebijakannya tidak tepat. Hutang Indonesia sudah menggunung, ditambah lagi hutang baru. Sekarang tinggal menunggu meletusnya, masa depan Indonesia yang penuh dengan abu. Solusi seharusnya lebih baik dan lebih bijaksana. Mohon diperbaiki pemerintah. Harus menuju Indonesia yang terang bersinar.

Utang BUMN Era Jokowi Bengkak Jadi Rp5.271 Triliun

Utang BUMN Era Jokowi Bengkak Jadi Rp5.271 Triliun

https://finance.detik.com/moneter/d-...iun-dari-china
Diubah oleh nevertalk
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Liat dlu berbanding lurus dengan pertumbuhan aset bumn tidak ? emoticon-Big Grin
astajim emoticon-Kagets

awas di incer mata elang jok, ky motor kreditan nasbung emoticon-Hammer
Padahal waktu pemilu sebelumnya, gw sempet terharu waktu beliau bilang gak akan nambahin hutang, karena kita punya duitnya.

Nyatanya nol besar.....
Tapi kalo mau dipercayain ke prabowo yah bingung juga. Ibarat milih tembelek sapi sama milih tembelek kebo emoticon-Ngakak (S)
Diubah oleh maya.asar
awas yah kalau bumn teriak rugi2 lagi..
semoga manajemen bumn lebih baik kedepannya, kecuali BPJS sudah hopeless gw..
Nah ini fakta nih, boleh nih isu diangkat oleh pihak oposisi.

lagi males komen politij.

Balasan post maya.asar
Quote:


Duitnya dibawa lari raja raja papua ke Swiss

pas merintah ga ketauan itu duit kemana, pas ganti pemimpin ketauan.

yang udah2 mah gitu

emoticon-Ngakak
Jadi miskiner kreditan
Utang BUMN Era Jokowi Bengkak Jadi Rp5.271 Triliun

Utang BUMN Era Jokowi Bengkak Jadi Rp5.271 Triliun
emoticon-Imlek
ga aneh
Quote:


Aset naik, tapi hutangnya bikin jadi beban. Jatuh tempo nya emang lama rata2. Tapi tetep jadi biaya operasi jatuhnya. Kalo sewaktu2 krisis moneter terjadi sampai jatuh tempo. Habis. Setau ane jangka waktu peminjaman sampe lunas proyek akhir2 ini kisaran 30 tahun lebih. Kebanyakan dollar semua pula. emoticon-Embarrassment

Ini ga kebayang sih ane ke depannya. Mana target pajak makin naik pula. Sektor usaha supporting bakal kocar kacir dikejer DJP. Sedangkan bumn juga harus bayar utang pake dollar. Mudah2an Indonesia selamat aja dari krisis. Prediksi awak sebentar lagi krisis. Mungkin 2-3 tahun setelah pilpres. emoticon-Embarrassment

Krisisnya bukan terjadi karena perputaran rupiah kurang, tapi karena harga dollarnya naik. Dollar naik karena pemerintah dan bumn harus ngelunasin hutang mereka. Krisis global juga menanti, karena keliatan udah pada jenuh semua. emoticon-Embarrassment

Semoga aman deh. emoticon-Embarrassment
Ya ampun
Kesel gw, tiap ada trit kek gini, selalu sepi. Padahal yang bisa dibahas banyak. Ini anak kaskus ga demen apa sama berita ekonomi dan teknologi? Mosok demennya sama politik mulu. Itu sih ujung2nya nyinyir2 terus, ga bakal ada habisnya. emoticon-Busa:
Balasan post temonoid
Quote:


justru ane rasa menjelang pilpres nanti ekomoni akan bergejolak.

pemicunya perang dagang china vs US

gk usah dipungkiri kalo indonesia lebih condong ke china karena itu US akan bermain perannya nanti untuk merebut pasar indonesia dr china. emoticon-Big Grin

Spoiler for :
Balasan post maya.asar
Quote:



org waras kl punya karyawan ga becus kerja ya pecat saja, kalo karyawan baru jg ga becus kerja? ya pecat lagi..simple logic, ngapain berharap ama yg udh jelas2 gagal tong?
Balasan post binokulars
Kalau itu mungkin banget kok. Trendnya emang kesitu juga menurut ane. Tapi itu bakal retest support aja menurut ane. atau jadi higher high. Nanti stabil, baru merangsek ke atas lagi. udah harus itung wave 1 itu berarti. sekarang ini udah invalid karena baru tembus support bawah 14400. 2-3 taun lagi itu wave 5. emoticon-shakehand



masih 1 page emoticon-Big Grin


udah punahkah NASTAK emoticon-Frownemoticon-Frownemoticon-Frown



Quote:


Lantas masalahnya dimana....... emoticon-Bingung
Asal bisa dibayar kan nggak masalah........Toh sebagian besar juga digunanakan......buat hajat hidup orang banyak & infrastruktur
Lain cerita kalau hanya u/ kebutuhan segelintir orang (PARTAI)...... emoticon-Cape d...

masalah utang dengan negara China...... emoticon-Bingung
Pakistan, Argentina, Venezuela, Malaysia, Brunai.....etc, semuanya berharap Pinjaman dari China
negara sebesar USA saja......."$1.15 trillion as of September 2018"

Indonesia dapat pinjaman harusnya syukur.......negara kita masih dipercaya....... emoticon-Jempol
Balasan post temonoid
Quote:


Kalau prediksi ente akurasinya diatas 70%.......enta nggak akan ngaskus gan bro........ emoticon-Cape d...
Gimana kalau ada kejadian diluar prediksi....... misal: Conflict Of Interest antara UK dan EROPA (UK 'Not Fully Prepared' for No-Deal Brexit)

baca berita baru gan bro........ emoticon-Jempol
Quote:
gak bisa nyela dolar, utangpun jadi, wkwkwkwkwk
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di