alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
75 buronan napi dari Lapas Lambaro masuk DPO
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c0510751cbfaad5158b456a/75-buronan-napi-dari-lapas-lambaro-masuk-dpo

75 buronan napi dari Lapas Lambaro masuk DPO

75 buronan napi dari Lapas Lambaro masuk DPO
Polisi memeriksa Kartu Tanda Penduduk (KTP) para penumpang angkutan umum saat razia di jalan lintas nasional Medan - Banda Aceh di depan Mapolres Lhokseumawe, Aceh, Sabtu (1/12/2018) malam. Kepolisian Aceh menjaring dan mempersempit ruang gerak pelarian 113 napi yang kabur dari Lapas Kelas IIA Lambaro, Banda Aceh, Kamis (29/11).
Tiga hari pasca-pelarian para napi dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Lambaro, Banda Aceh, pihak berwenang belum berhasil menangkap mereka kembali. Insiden yang terjadi pada Kamis ( 29/11/2018) ini melibatkan 113 orang dari 726 total napi yang menghuni lapas termaksud.

Hingga Senin (3/12), menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Syahar Diantono, masih 77 orang napi yang beredar di luar lapas. "Sebanyak 36 yang sudah tertangkap dari 113 napi dengan berbagai latar belakang kasus...," kata Syahar dilansir BeritaSatu.com.

Dari 36 orang napi tersebut, menurut lansiran Kompas.com, Sabtu (2/12), satu di antaranya adalah otak aksi alias provokator. Jumlah provokator mencapai enam orang -- masing-masing empat dari kasus narkoba dan dua lainnya dari kasus pembunuhan.

Seorang provokator itu, menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo, berhasil ditangkap pada Jumat Jumat (30/11) sekitar pukul 21.00 WIB.

"Tim gabungan khusus bentukan Kapolda Aceh berhasil meringkus satu dari enam narapidana yang kabur," ujar Dedi tanpa merinci identitas dan lokasi penangkapan seorang provokator itu.

Lantas pada Senin (3/12), jumlah napi yang sudah ditangkap lagi meningkat menjadi 38 orang. Alhasil masih ada 75 orang napi lagi yang masih berkeliaran dan polisi pun langsung memasukkan mereka ke dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron.

"Upaya pengejaran para napi tetap dilakukan dan langkah selanjutnya DPO sudah dikeluarkan disebarkan secara resmi di medsos," ucap Syahar dari Mabes Polri, Jakarta, seperti dikutip detikcom, Senin (3/12).

Selain mengejar para buron, Polda Aceh juga langsung menggelar pemeriksaan terhadap 38 orang napi yang sudah berada di Lapas II A Lambaro. Polisi ingin mengetahui motif para napi yang kabur, terutama para provokator.

"Yang jelas, kalau kita lihat, enam provokator ini hukumannya tinggi-tinggi, kasus pembunuhan dan kasus narkoba. Selama ditemukan pada pemeriksaan ada tindak pidana, nanti akan diproses secara hukum pidana," Syahar menjelaskan.

Adapun Kabid Humas Polda Aceh AKBP Ery Apriyono, Sabtu (1/12), sempat menjelaskan enam provokator yang menjadi dalang itu akan ditindak tegas karena telah melakukan perusakan. Informasi ini diperoleh setelah Polda Aceh melakukan pemeriksaan awal terhadap puluhan napi yang sudah tertangkap.

Humas Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Kusmanto, mengatakan sejumlah napi sebenarnya tidak ingin kabur. Namun, ada tiga orang provokator yang memancing para napi itu.

"Mereka yang bertahan, tidak mau sebenarnya. Tapi, diajak sama tiga orang ini. Mereka yang jebol pakai barbel dan pecahin beberapa kaca jendela. Jadi, ikutan kabur," jelasnya dalam Republika.

Ade pun menduga aksi ini sudah direncanakan. Selain soal barbel sebagai alat untuk merusak kusen jendela ruangan, para napi juga menyiram air cabai kepada petugas sipir yang berusaha meredakan kericuhan.

Bahkan kata Kepala Lapas sempat terkena lemparan cairan cabai itu. "Terus dilarikan untuk diobati dan diketahui isinya air yang dicampur cabai," kata Ade dalam Tribunnews.

Saat kejadian, hanya ada 10 orang petugas -- masing-masing tiga penjaga piket senior dan tujuh orang calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Di sisi lain, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Sri Puguh Budi Utami menyayangkan perilaku para napi di Lapas Lambaro setelah mendapat keistimewaan berupa salat berjamaah. Keistimewaan ini hanya diperoleh para narapidana di Aceh.

"Petugas memberikan keistimewaan untuk napi melaksanakan salat magrib berjamaah, namun ternyata malah dimanfaatkan oleh beberapa oknum napi untuk melarikan diri," katanya saat melakukan peninjauan di Lapas Lambaro, Sabtu (1/12).

Saat sekitar aktivitas salat magrib berjamaah itulah para napi melakukan hajat untuk kabur. Ratusan napi kemudian membuat keributan di dalam ruangan salat dan sempat menyerang petugas sipir.

Soal penyebabnya, Sri menduga lantaran ada pengetatan aturan. Salah satunya adalah tidak ada lagi kelonggaran untuk keluar lapas untuk berobat atau bertemu keluarga.

Namun, kini bila syarat tak mencukupi tidak akan mendapat izin. "Sekarang jauh lebih ketat dibanding dulu," ungkap Sri.
75 buronan napi dari Lapas Lambaro masuk DPO


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...baro-masuk-dpo

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- 75 buronan napi dari Lapas Lambaro masuk DPO Masa tenang perang dagang AS-Tiongkok

- 75 buronan napi dari Lapas Lambaro masuk DPO Sebagian besar sektor menghijau, IHSG ditutup naik

- 75 buronan napi dari Lapas Lambaro masuk DPO Bocah yang merangkak ke sekolah itu dipangku Jokowi

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di