alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
KLHK Melibatkan Mahasiswa dalam Mengembangkan Perhutanan Sosial
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c04eb68ddd770c0198b4568/klhk-melibatkan-mahasiswa-dalam-mengembangkan-perhutanan-sosial

KLHK Melibatkan Mahasiswa dalam Mengembangkan Perhutanan Sosial

KLHK Melibatkan Mahasiswa dalam Mengembangkan Perhutanan Sosial

JPP BANDUNG - Sebagai upaya untuk menyampaikan hasil yang telah dicapai dalam mengembangkan Perhutanan Sosial, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersinergi dengan perguruan tinggi yang dikemas dalam bentuk talkshow dengan mahasiswa se-Bandung Raya.

Acara tersebut bertajuk Rekreasi Akademis : Wicara Hutan Sosial di Tahura Juanda ; Jaga Hutan, Rawat Peradaban, dan Raih Kesejahteraan yang dihadiri oleh mahasiswa dari Perguruan Tinggi Unpad, STKS, IPDN, STIH ITB, STTD, Unikom dan siswa SMK Kehutanan. Acara dibuka oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya pada Rabu (28/11/2018) di Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda, Bandung, Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Menteri LHK menyampaikan ajakan untuk menanam 25 pohon seumur hidup. Gerakan menaman 25 pohon seumur hidup tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan oksigen dalam atmosfir. Dikatakan oleh Menteri Siti Nurbaya bahwa hari ini, 28 November bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia. Ditambahkan, pohon yang ditanam akan menghasilkan oksigen 1,2 kg per hari per pohon sedangkan manusia untuk bernafas membutuhkan 0,5 kg per hari. Melalui penanaman pohon akan dapat meningkatkan kandungan oksigen di udara. Penanaman 25 pohon tersebut dilakukan pada saat SD, SMP, SMA, menempuh Perguruan Tinggi dan ketika menikah. Lewat penanaman pohon tersebut maka kandungan oksigen di udara akan meningkat.  

Acara Talkshow dipandu oleh Ronal Suryapraja dengan narasumber dari KHLK adalah Dirjen PSKL, Kepala BP2SDM, Sekretaris Ditjen PPKL, Dekan Fikom UNPAD, Ahli Hidrologi Chay Asdak, Guru Besar Kehutanan UGM dan Dirut Perum Perhutani. Acara talkshow berlangsung meriah dengan banyaknya pertanyaan dari mahasiswa dan pelajar seputar pengembangan Perhutanan Sosial, kendala dan capaiannya.  

Kepala BP2SDM, Helmi Basalamah menyampaikan bahwa peranan mahasiswa sangat penting untuk menjaga keberlangsungan Perhutanan Sosial. "Mahasiswa diharapkan menjadi pendamping bagi para petani serta diharapkan dengan sosialisasi ini maka mahasiswa pun suatu saat nanti dapat menjadi agen dalam menjaga keberlangsungan Perhutanan Sosial," ujarnya.

Sebelumnya Dirjen PSKL, Bambang Supriyanto menyampaikan data-data keberhasilan Perhutanan Sosial dalam meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Program Perhutanan Sosial telah dilaksanakan di 5.087 lokasi dengan jumlah kepala keluarga yang terlibat mencapai 500.000 atau setara dengan 2 juta orang, dengan asumsi tiap keluarga terdiri atas 4 orang.  

Melihat besarnya jumlah KK yang terlibat dalam Perhutanan Sosial, keberadaannya tidak hanya sampai dengan memberikan hak akses, tetapi perlu disertai dengan pendampingan dan pemberian modal. Pendampingan yang disampaikan oleh Bambang Supriyanto tersebut telah dilakukan melalui kerjasama dengan BUMN maupun pihak Perbankan. Salah satu BUMN yang konsen terhadap pengembangan Perhutanan Sosial adalah Perum Perhutani. Direktur Perhutani menyampaikan bahwa Perhutani mengajak BUMN lain untuk dapat membantu kelompok tani Perhutanan Sosial untuk dapat mandiri, melalui pendampingan dan menjadi offtaker.  

Pengembangan Perhutanan Sosial melalui pemberian akses seperti yang disampaikan oleh Menteri LHK tidak hanya untuk kepentingan ekonomi masyarakat.  Perhutanan Sosial juga memiliki dimensi ekologi dan sosial. Pakar hidrologi Chay Asdak dalam menyampaikan tanggapannya mengatakan bahwa Perhutanan Sosial yang dilakukan melalui penanaman pohon dapat membantu untuk meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air hujan. Sehingga diharapkan dalam jangka panjang bila penanaman pohon dalam program Perhutanan Sosial tersebut terus dijalankan akan dapat mengurangi terjadinya erosi dan banjir.

Sebelumnya Dadang Rahmat, Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi, Unpad menyampaikan bahwa kegiatan perhutanan sosial perlu disampaikan ke masyarakat melalui teknik komunikasi yang dapat mengubah persepsi masyarakat terhadap hutan. Selama ini pemberitaan tentang hutan menjadi ramai ketika berkaitan dengan adanya bencana alam sehingga persepsi masyarakat yang tercipta tentang hutan menjadi negatif. Oleh karena itu, perlu dilakukan komunikasi yang dapat mengubah persepsi masyarakat terhadap hutan menjadi positif, karena kegiatan dan program-program lingkungan hidup dan kehutanan banyak yang memberikan manfaat besar pada masyarakat, salah satunya adalah Perhutanan Sosial ini.

Di akhir acara talkshow, Menteri LHK menyampaikan bahwa model rekreasi akademik kali ini diharapkan dapat menjadi model dalam memberikan informasi kepada masyarakat tentang apa-apa saja yang telah dilakukan oleh pemerintah dalam mengembangkan Perhutanan Sosial. "Diharapkan acara seperti ini dapat dilakukan di tempat lain dengan melibatkan mahasiswa," jelasnya.

Hadir pada acara tersebut pejabat Eselon I,  Eselon II dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Kementerian LHK di Jawa Barat. Selain dialog dengan mahasiswa, KLHK juga menggelar pameran foto hasil perhutanan sosial di berbagai wilayah, produk-produk hasil perhutanan sosial serta lomba foto instagram bagi mahasiswa.(lhk)


Sumber : https://jpp.go.id/teknologi/lingkung...hutanan-sosial

---

Kumpulan Berita Terkait TEKNOLOGI :

- KLHK Melibatkan Mahasiswa dalam Mengembangkan Perhutanan Sosial Indonesia tanpa Hoaks, Milik Generasi Muda Kreatif

- KLHK Melibatkan Mahasiswa dalam Mengembangkan Perhutanan Sosial BPJPH: Memanfaatkan Produk Halal Harus Menjadi Standar Perilaku

- KLHK Melibatkan Mahasiswa dalam Mengembangkan Perhutanan Sosial Kemenkes Mempercepat Pembangunan Kantor Kesehatan di Wilayah Perbatasan

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di