alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Habib Rizieq Disebut Dajjal, Jamadi Dijemput Paksa FPI, Diserahkan ke Polda
5 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c04e804c1d770d13f8b4567/habib-rizieq-disebut-dajjal-jamadi-dijemput-paksa-fpi-diserahkan-ke-polda

Habib Rizieq Disebut Dajjal, Jamadi Dijemput Paksa FPI, Diserahkan ke Polda

Habib Rizieq Disebut Dajjal, Jamadi Dijemput Paksa FPI, Diserahkan ke Polda

Seorang warga Pandau, Kampar dijemput paksa FPI di rumahnya dan diserahkan ke Polda, Senin (3/12/2018) dini hari. Ia membuat status Habib Rizieq Shihab Dajjal di Facebook.

Ketua DPW FPI Riau M Alhusnie Thamrin R mengatakan, postingan tersebut sudah sangat keterlaluan, menghina ulama dan umat islam.

"Ini bukan pertama kali dilakukan dia (Jamadi). Jelas ini sudah melanggar hukum karena sudah melakukan penghinaan terhadap habib Rizieq Shihab," paparnya.

Untuk itu, menurut Husnie harus dilakukan proses hukum. "Umat islam diminta tidak membiarkan hal ini karena akan datang orang-orang penghina agama dan ulama lain nantinya," ujarnnya.

Ia berharap, semua lapisan masyarakat Riau, khususnya Pekanbaru menjadi pengawal agama dan ulama.

Dalam kasus ini ada dua video langkah FPI yang pagi tadi beredar. Pertama, video penjemputan paksa Jamadi dari rumahnya di kawasan Pandau, Siak Hulu, Kampar. Dimana dalam video tersebut FPI sempat dihalang-halangi istri Jamadi.

Video kedua berlokasi di halaman Mapolda Riau. Berisi penjelasan FPI atas tindakannya menjemput Jamadi dari rumahnya di Pandau dan menyerahkannya kepada Polda Riau untuk penegakan hukum.

Terkait dengan langkah FPI tersebut belum ada penjelasan resmi Polda Riau.

Persekusi

Dajjal juga ogah disamakan dgn Tuan Guru Mulia Imam Besar Waliyullah Kanjeng Singa Al  Habib Rizieq

emoticon-Belgia
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 7
Ketua MPR aja manggilnya GURU..

brani2nya

emoticon-Traveller
powernya fpi cm via persekusi
dihina lapor fulisi

giliran menghina orang terus dilaporin fulisi malah mewek dan terak-teriak dizolimi
Sang Nabi dihina
BAKARRRemoticon-Belgia
Coba kalau pihak pemerintah yg jemput paksa pasti sudah di PKI kan emoticon-Malu
Weleh2, seharusnya kalau tidak suka jangan mengucapkan hal demikian.
Cukup bilang saya kurang sreg atau kurang respek.
Kalau gitu kan tidak mungkin dipersekusi.
Untuk itu, menurut Husnie harus dilakukan proses hukum. "Umat islam diminta tidak membiarkan hal ini karena akan datang orang-orang penghina agama dan ulama lain nantinya," ujarnnya.


semua cacian yang ditujukan kepada umat Islam di indonesia berawal dari bacotan2 kalian,tingkah laku kalian dan ulama? ulama di Indonesia banyak.....dan masih banyak lagi yang bisa di jadikan panutan dalam hidup ketimbang habib yang kalian puja2 tersebut
Kurang ajar emang si jamadi

Wong dajalnya sendiri aja kalo ketemu bibib spontan cium tangan ..
Hargailah sebuah produk jurnalisme, jangan dirubah judulnya.
dajjal kan cuma fiksi ....
Rizieq bukan fiksi
Diubah oleh .soroga.
di sosmed ato di dunia nyata jangan lah saling menghujat dan menghina
cara-caranya jadi inget G30SPKI... jangan-jangan....
Karena dia adalah imam besar, seorang habib, seorang syekh, manusia suci, sudah mencapai tingkatan wali, dan sebentar lagi mungkin jadi seorang nabi,
Kalo presiden dibilang banci cuman kritik yah? emoticon-Ngakak
mulai persekusi lagi.. udah ga pake lafor fulisi lagi? jadi deal ya, udah pake otot ama teror.. jgn sakit ati ntar kalo dibales pake cara yg sama.
Diubah oleh nastak.beybeh
Dipolda emang diproses? Kecuali yg lapor si dajjal sendiri emoticon-Ngakak (S)
Syerem
kontra/ga suka dan sejenisnya si boleh aja,
tapi ya kalo bisa jangan sampe keluar cacian, hinaan dll...
kalo ada apa apa kan kita sendiri yg rugi... emoticon-Embarrassment
jemputnya sendirian pa rame2?
Memang tak elok
Tp tolong si bahar bin smith jg dianterin ke polisi dong..sama2 menghina kan?
Halaman 1 dari 7


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di