alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Batas Maksimal Usia Pelamar Kerja Harus Dihapuskan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c04e7cd642eb6cc428b4587/batas-maksimal-usia-pelamar-kerja-harus-dihapuskan

Batas Maksimal Usia Pelamar Kerja Harus Dihapuskan

Batas Maksimal Usia Pelamar Kerja Harus Dihapuskan

23 September 2014   12:51 Diperbarui: 23 September 2014   12:51

5439 0 22

Beberapa waktu lalu saya telpon temen di kampung. Nada2 telpon mau gembira karena bakal bersapa dengan teman lama malah saya jadi sedih karena dia bilang dia lagi sakit habis dioperasi punggungnya. Dia usianya 35 tahun lebih beberapa bulan. Kerjanya dari pabrik sebuah garmen berhenti. Jomblo pula. Ngenes banget dia bilang hidupnya. Mau nyari kerja lagi susah karena di usia segitu katanya jarang2 ada lowongan kerja yang mau nerima calon pelamar kerja di usia itu.

Dia merasa dunianya sudah runtuh. Mau balik lagi ke pabrik dimana dia kerja gak diterima karena ya batas usianya itu. Mana orang2 di sekitarnya ribut mulu soal status jomblonya.  Untung katanya dulu waktu kerja nabung dikit2.  Jadi gak ngemis makan. Tapi duitnya bakal cepet habis karena gak ada pemasukan bilangnya.

Usia maksimal pelamar pekerjaan ini sudah lama ingin saya bahas semenjak saya datang ke Amerika dan melihat orang tua berusia senja berkeliaran bekerja di toko2 swalayan bahkan sampai di pesawat sebagai pramugara dan pramugari.  Pernah saya nganter temen orang Indonesia juga disini mau ngelamar kerja di Walmart (semacam Hypermart begitu). Dia gak ditanya ijazah, cuma ditanya punya SIM nggak terus ditanya pendidikan sih dan usia tapi gak diminta kertas2 ijazah dsbnya, terus esok harinya dia diterima jadi kasir dan dilatih katanya beberapa hari sebelum kerja beneran. Usia temen saya ini menginjak 37 tahunan.

Saya harap di Indonesia usia calon pelamar kerja ini kalau selama dia bisa ngelakuin pekerjaannya sebaiknya batas usia tak perlu dibatasi. Kasian yang keadaannya kayak temen saya itu. Dia masih mudalah 35 tahunmah, masa sudah gak bisa ikutan ngelamar kerja.  Masa di usia begitu sudah jadi penunggu rumah padahal masih bisa produktif. Mau buka usaha katanya kurang modal.

Usia di atas 30 tahun di Indonesia bagi wanita sepertinya menjadi usia batas diperhitungkan sebagai manusia tua. Tak heran apalagi kalau masih sendiri alias jomblo, deritalah para wanita lajang di usia ini yang diterima. Padahal di Amerika sini usia segitu sepertinya adalah usia masih baru mulai hidup. Masih muda banget itu kehitungnya.

Kalau sudah denger cerita temen2 jomblo di kampung, saya tuh jadi mau kaya terus pengen beliin tiket buat mereka dan suruh main ke Amerika sini agar hidupnya tenang gak ditanya2 kapan kimpoi dsbnya. Terus lagi biar dapetin jodoh orang sini, dapet kerjaan juga disini.  Menyelam sambil minum air begitu.

https://www.kompasiana.com/usisaba/5...rus-dihapuskan
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
ngapa nyambung ke jomblo emoticon-Traveller
biar gak banyak nganggur
ngojol aja gan
paling gan apapun pekerjaannya selama masih status pegawai swasta jadi harus stand by kerjaan sampingan bila perlu wirausaha gitu krtika usia lewat 35 gak perlu lagi lamar sana lamar sini
Diubah oleh lightkira2017
23 September 2014 12:51 Diperbarui: 23 September 2014 12:51

5439 0 22

Kalo itu maksudnya apa bre?
kalo di Amrik, Aussie, Jerman Tenaga kerja kurang Gan jadi yang tua masih bisa kerja

kalo di Indonesia pelamar kerja kebanyakan 1 posisi bisa 100 berkas - gak tau kenapa

ada sih yang gan tak ada batas usia, yang keahlian spesifik, kalo generalis susah banyak yang butuh kerja
btw kalo negara maju kan perlu sertifikasi walo jadi barista juga perlu sertifikat kan?
umur 30an harusnya sudah mapan emoticon-Hansip
Diubah oleh kamuhujat21
tiap negara kan punya kebijakan masing-masing gan emoticon-Cool ,kl di Indonesia sulit di terapin,coba ente bayangi kl ada orang di atas 60 tahu ngelamar jadi clening services emoticon-Cool .
Di Indonesia SDM banyak tp penempatannya kurang emoticon-Cool
Iya bre, umur 35+ agak susah cari kerja di Indonesia, terutama di perusahaan swasta.
Gak ada skill lain ?
nyimak gan.. semoga yang belum bekerja segera dapat kerjaan. amien
Aspirasi Batas Usia Lowongan Pekerjaan

LAPORAN:

Yth. Kementerian Ketenagakerjaan, 

Hapuskan batas usia dalam rekrut tenaga kerja. Saya pribadi di usia 30 tahun masih sedang mencari kerja. Melamar kesana kesini selalu menjadi hambatan karena kriteria umur. Kebetulan juga pendidikan saya sebatas SMA . Khususnya perusahaan di bidang ritel supermarket/mini market restoran. Kenapa usia maksimal buat lulusan SMA harus umur 22-23/baru lulus baru dibolehkan melamar? Diluar negri tidak ada peraturan seperti itu makanya masyarakatnya sejahtera. Mohon dipertimbangkan lagi mengenai peraturan tersebut sehingga batas kualifikasi untuk para pekerja dapat diperluas dari umur 30 sampai 35 tahun. Bukan hanya saya yang mengalami nasib seperti ini,masih banyak sekitar ribuan orang yang bernasib sama seperti saya. 
Mohon dipertimbangkan kembali. Terima kasih 

Mohon ditindaklanjuti, terima kasih

https://www.lapor.go.id/id/1415938/a...ekerjaan-.html
Quote:


surat terbuka buat bapak mentri, mudah2an d baca yak emoticon-Ngacir2
CONTOHLAH AMERIKA DALAM HAL : TIDAK ADA PEMBATASAN UMUR (DAN BEBERAPA HAL LAINNYA) DALAM BEKERJA (DAN MENCARI PEKERJAAN)

Ingat tidak waktu di Indonesia, kalau kita membuat CV, selau dicantumkan tanggal lahir, status pernikahan, jenis kelamin, agama dan mencantumkan foto yang paling keren.  Entah siapa yang memulai, tapi koq ya sebagian besar dari kita tahunya ya begitu.

Kalau membaca lowongan pekerjaan sudah biasa melihat iklan seperti ini

Batas Maksimal Usia Pelamar Kerja Harus Dihapuskan

Batas Maksimal Usia Pelamar Kerja Harus Dihapuskan

 

Apa yang salah gitu dalam iklan lowongan kerja di atas? Perasaan biasa-biasa saja deh, tidak ada yang aneh, atau melanggar aturan. 

Atau sewaktu kita diwawancara, tidak jarang ditanya “Sudah menikah?” atau “Ada rencana untuk menikah?” atau “Ada rencana untuk hamil”?

Jarang dari kita ada yang bingung dengan pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Nah, waktu Saya mulai mencari kerja di Amerika, tahun 2005, masih dong memakai versi Indonesia, wong cuma itu koq yang Saya tahu. Jadilah setelah Saya merangkai kata-kata di resume, Saya berikan ke suami untuk di cek.

Lalu dia bilang ‘Tidak perlu cantumkan tanggal lahir’

Aku “Heh? Masa sih? Yang benar? Apa HR tidak perlu tahu?’

Suami ‘Ya tidaklah, yang penting kamu mau kerja’

Lalu ditambahkan ‘Tidak perlu cantukam GPA’

Asli Saya BINGUNG! tapi ya terpaksa Saya nurut-nurut saja, secara waktu itu belum tahu apa-apa.

Lalu Saya bilang lagi “Harus buat foto ni buat di resume”

Jawab Suami ‘Tidak perlu foto, begini sudah cukup.”

Tambahlah bingung si Neng ini, cuma tidak bisa protes, karena kan memang Saya tidak tahu tho bagaimana mencari kerja di Amerika.

Bermodal kertas dua halaman, tanpa umur, foto Saya beranikan kirim surat lamaran, waktu itu Alhamdulillah Saya dapat pekerjaan.

Dari tempat kerja, mulailah Saya membaca aturan-aturan perburuhan disini, salah satunya yang paling TOP dalam artinya dijunjung tinggi adalah: Equal Employment Opportunity atau terjemahan bebasnya Persamaan Kesempatan Bekerja yang intinya perusahaan DILARANG mendiskriminasikan calon pekerja berdasarkan 12 hal dibawah ini:

Umur – nah loh

Kondisi fisik

Kehamilan

Agama

Jenis Kelamin – dan seterusnya (duh baca di linknya deh)

Yang terus terang setelah Saya pikir-pikir Saya setuju sekali dengan aturan ini.

Coba saja dipikir-pikir, kalau Amerika menerapkan sistem seperti di Indonesia, bagaimana dong nasib Saya dalam mencari pekerjaan? Umur sudah kepala 4, semua lowongan menetapkan maksimal umur 30 tahun. Pedih kan?

Meskipun dalam kenyataannya, pekerja muda secara umum punya energi lebih banyak, tapi bukan berarti itu harus jadi hambatan bagi pekerja yang sudah tidak muda lagi kan?

Intinya begini, kalau seorang individu, berapapun umurnya, agamanya, jenis kelaminnya, statusnya, kalau memang individu tersebut merasa masih mampu bekerja dan bersaing dengan yang lain, ya kenapa tidak?

Kalau mau coba kita telaah iklan lowongan diatas, lihat yang pertama dulu deh :

Baris pertama : Pria, maksimal 27 tahun

-> kenapa harus pria gitu? apakah menurut perusahaan ybs tidak ada perempuan yang sanggup menjalankan pekerjaan ini?

-> maksimal 27 tahun? apa yang salah dengan umur 28 tahun? 35 tahun? 40 tahun? apa berarti si ybs dianggap sudah terlalu uzur?

Baris ketiga : IPK minimal 2.75

-> meskipun bisa dimengerti – yah kalau IPnya dibawah 2, artinya kurang pintar dong? – tapi kita tidak berhak untuk menilai, si individu dianggap harus jujur dalam menilai kemampuan sendiri

Iklan kedua? wah kacau…ibaratnya kalau si pengiklan itu berdomisili di Amerika, ybs sudah dituntut banyak orang deh karena iklan yang dipasang, karena dianggap mendiskriminasikan !

tinggi badan? memang kalau pendek tidak bisa bekerja ya? kasihan amat??!

belum menikah? kalau hidup bersama boleh dong? atau apa karena sudah menikah jadi tidak boleh kerja gitu?

Lucu juga kalau dipikir-pikir, Saya sendiri tidak menyangka kalau pola berpikir Saya menjadi berubah setelah tinggal di Amerika, tapi dalam hal ini Saya koq cenderung pilih versi Amrik ya…..

https://indonesiadiamerika.com/2014/...ari-pekerjaan/
rasanya ku ingin pindah ke amerika ,,,emoticon-Wow
PR besar bagi pemerintah dan segala pemangku kepentingan, beda negara pasti beda juga kebijakkannya. entah apa yang bisa memudahkan di negara lain mendapatkan kerja tanpa memandang umur atau status lainnya.
Quote:


https://id.quora.com/Bagaimana-menur...7c7&srid=t9tCM


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di