alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Kenaikan harga BBM luluh lantakkan Paris
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c04ddd5c0d770e7208b4568/kenaikan-harga-bbm-luluh-lantakkan-paris

Kenaikan harga BBM luluh lantakkan Paris

Kenaikan harga BBM luluh lantakkan Paris
Seorang demonstran tampak mengenakan rompi kuning dan mengibarkan bendera Prancis di depan Arc de Triomphe, Paris, Prancis (1/12/2018).
Paris berantakan. Ibu kota Prancis yang biasanya ramai oleh turis itu penuh dengan sampah, pecahan kaca, bebatuan, hingga benda-benda terbakar. Penyebabnya adalah aksi protes puluhan ribu massa terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Emmanuel Macron untuk menaikkan pajak bahan bakar minyak (BBM).

Tak hanya di Paris, aksi protes pada Sabtu (1/12/2018) itu juga terjadi di berbagai daerah lainnya termasuk kota-kota besar seperti Nantes, Narbonne, dan kota pelabuhan Marseille.

Kementerian Dalam Negeri Prancis mengumumkan ada sekitar 136.000 demonstran yang bergerak di jalanan seluruh negeri pada hari itu--sekitar 5.500, menurut CBS News, beraksi di Paris.

Demonstrasi tersebut adalah yang ketiga setelah aksi pertama terjadi pada pertengahan November. Wali Kota Paris, Ane Hidalgo, menyatakan insiden itu adalah yang terparah di Ibu Kota sejak gerakan masyarakat sipil pada 1968.

Pada awalnya, aksi tersebut benar-benar dilakukan hanya oleh masyarakat yang kecewa terhadap kebijakan Macron menaikkan pajak diesel--BBM yang paling banyak digunakan masyarakat setempat. Kenaikan itu, tentu saja, membuat harga-harga barang lain beranjak naik dan kehidupan pun semakin sulit.

Tidak ada pemimpin atau kelompok yang memimpin aksi tersebut. Masyarakat, terutama dari pedesaan, bergerak karena kemauan sendiri dan menggunakan media sosial untuk saling menyampaikan pesan.

"Gilets jaunes" (rompi kuning) dijadikan sebagai lambang protes. Rompi tersebut berdasarkan hukum setempat adalah benda yang wajib ada di setiap mobil di Prancis untuk dipakai jika mobil mogok di jalan. Rompi itu dijadikan sebagai perlambang rakyat jelata.

Namun pada Sabtu (1/12), berbagai media mengabarkan demonstrasi di Paris telah ditunggangi oleh kelompok sayap kiri dan kanan yang berupaya menjatuhkan Macron. Entah karena pengaruh kelompok-kelompok itu atau tidak, aksi protes yang pada awalnya berjalan damai berubah menjadi kerusuhan di seantero Paris dan Prancis.

Para demonstran bahkan tak segan merusak berbagai monumen dan situs kebanggaan warga Prancis, termasuk Arc de Triomphe. Rusak pula beberapa butik ternama yang berada di jalanan Paris. Enam gedung dan 112 kendaraan dibakar massa.

Usai bentrokan, dikutip France24, polisi mengabarkan ada 412 orang yang ditangkap pada Sabtu (1/12) dan pada Minggu (2/12) tersisa 378 orang yang masih berada dalam tahanan.

Sebanyak 263 orang di seluruh Prancis--termasuk 133 di Paris dan 23 petugas keamanan--terluka pada aksi protes tersebut. Tiga orang diduga tewas terkait dengan aksi unjuk rasa, sementara satu orang pemotor tewas bertabrakan dalam aksi protes di Arles, kota di wilayah selatan Prancis.

Saat ini polisi memeriksa ketat setiap kendaraan yang hendak memasuki Champ de Ellyse, pun menutup semua stasiun kereta bawah tanah di Paris.
Mengapa pemerintah menaikkan harga BBM?
Harga BBM diesel di Prancis telah naik sebesar 23 persen sepanjang 12 bulan terakhir, menjadi 1,51 euro (Rp24.500) per liter. Ini adalah harga tertinggi sejak awal periode 2000-an.

Kenaikan harga diesel itu membuat warga kelas menengah-bawah di Prancis makin kesulitan. Banyak yang menyatakan upah mereka per bulan tak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Mengutip Euronews, ada tiga alasan mengapa Presiden Macron memutuskan menaikkan pajak terhadap BBM.

Pertama adalah kenaikan harga minyak mentah dunia pada periode Juli-Oktober 2018 yang sempat mencapai angka 80 dolar AS per barel, walau kemudian turun ke sekitar 50 dolar per barel pada November.

Kedua, pajak karbon. Untuk mengurangi efek rumah kaca, pemerintah Prancis akan menaikkan pajak karbon dari 39 euro per ton pada 2018 menjadi 47,5 euro mulai tahun depan.

Ketiga, kenaikan pajak karbon tersebut otomatis menaikkan harga BBM yang saat ini pun sudah tinggi. Apalagi pemerintah Prancis juga akan menaikkan pajak BBM. Pajak satu liter diesel akan naik dari 7,6 sen euro per liter menjadi 14,1 sen pada Januari 2019, sementara bensin naik dari 3,9 sen menjadi 6,8 sen.

Di belahan dunia manapun, harga-harga barang lain akan terkerek naik seiring melambungnya harga BBM. Akibatnya, biaya hidup meningkat, jauh melebihi upah yang diterima.

"Untuk bisa hidup hingga akhir bulan saja sudah sulit. Masyarakat bekerja dan membayar banyak pajak dan kami sudah muak," kata Rabah Mendez, seorang warga yang ikut aksi protes di Paris, Sabtu (1/12).

"Kami hidup penuh tekanan. Setiap bulan, pada akhir bulan, kami berkata, 'apakah kami bisa makan?'" keluh Fabrice Girardin (46), yang bekerja sebagai pengasuh hewan peliharaan di Paris, kepada The New York Times.

Upah minimum pekerja di Prancis adalah 1.160 euro (Rp18,8 juta) per bulan setelah pajak. Termasuk satu dari hanya tujuh negara Uni Eropa yang upah minimumnya lebih dari 1.000 euro per bulan.

Akan tetapi, menurut Florian Dou, seorang pengunjuk rasa, upah 1.300 euro per bulan yang diterimanya nyaris tak cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok, bahkan bisa habis dalam 10 hari saja.

Hasil jajak pendapat mengungkapkan dua dari tiga rakyat Prancis mendukung aksi protes sehingga bisa dibilang Macron telah mengambil kebijakan yang amat tidak populer.
Bagaimana tanggapan Presiden Prancis? Kenaikan harga BBM luluh lantakkan Paris
Presiden Prancis Emmanuel Macron (tengah) melihat kerusakan di Champs Elysee, Paris, Prancis (2/11/2018), sehari setelah aksi protes "Rompi Kuning" berlangsung di Ibu Kota dan daerah-daerah lainnya.
Macron menyatakan kebijakan terkait harga BBM itu amat diperlukan untuk memerangi pemanasan global dan ia menuduh para lawan politiknya telah memanfaatkan unjuk rasa tersebut untuk menghambat program reformasi yang tengah dilakukannya.

"Saya takkan pernah menoleransi kekerasan. Tidak ada alasan yang menjustifikasi penyerangan terhadap otoritas, penjarahan, serta ancaman terhadap rakyat yang hanya lewat serta pada para jurnalis, maupun perusakan Arc du Triomphe," tegas Macron, yang berada di Buenos Aires, Argentina, mengikuti KTT G20 saat kerusuhan terjadi.

Ia bersikeras mempertahankan kebijakan pajak tersebut karena diperlukan untuk menuju perekonomian beremisi rendah di Prancis.

Pada saat yang sama, Macron juga mendukung pemotongan pajak usaha. Ia menganggapnya diperlukan untuk mengurangi angka pengangguran. Namun rakyat Prancis melihatnya sebagai bentuk dukungan terhadap kelompok kelas atas.

Pada Minggu (2/12), sepulang dari Argentina, Macron mengadakan rapat kabinet darurat. Dalam rapat tersebut, dikabarkan The Sydney Morning Herald, Macron meminta Perdana Menteri Eduoard Philippe untuk berbicara dengan para demonstran--tugas yang sulit karena tak ada pemimpin pasti aksi tersebut.

Selain itu, Macron juga meminta Kementerian Dalam Negeri mengevaluasi apakah prosedur polisi sudah pas untuk menghadapi kemungkinan aksi lanjutan pada masa mendatang.

Para lawan politik Macron, seperti pemimpin sayap kanan Marine Le Pen dan sayap kiri Jean-Luc Melenchon, telah meminta diadakannya pemilihan anggota baru parlemen, terkait aksi unjuk rasa dengan kekerasan tersebut.
Kenaikan harga BBM luluh lantakkan Paris


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...antakkan-paris

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Kenaikan harga BBM luluh lantakkan Paris Penerapan tilang elektronik bakal makin gencar

- Kenaikan harga BBM luluh lantakkan Paris Percakapan putra mahkota dan sorotan G20 untuk Khashoggi

- Kenaikan harga BBM luluh lantakkan Paris Pemerintah klaim tata kelola lahan gambut jadi rujukan dunia

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Keputusan yg sedang diperdebatkan.... 🤔


Banyak bibit anarki di kalangan rakyat Perancis, telah masuk ke DNA mereka sejak Revolusi Perancis.
dasar negara terbelakang
makar itu, dasar gak berkebhinekaan,

nastaik ayo serang. emoticon-Bata (S)


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di