alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Penerapan tilang elektronik bakal makin gencar
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c04d12e947868e5728b457f/penerapan-tilang-elektronik-bakal-makin-gencar

Penerapan tilang elektronik bakal makin gencar

Penerapan tilang elektronik bakal makin gencar
Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya menjelaskan sistem tilang elektronik dalam Grand Launching Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (25/11/2018).
Sebulan diujicoba, penerapan tilang elektronik atau e-TLE di Jakarta bakal makin gencar. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Yusuf, mengatakan wilayah penerapan tilang elektronik akan diperluas karena sudah membuat para pengendara di ibu kota lebih tertib.

"Selama ini pengendara tertib kalau ada polisi. Nanti tertib karena terekam CCTV," kata Yusuf dalam Koran Tempo (h/t Tempo.co), Senin (3/12/2018).

Ujicoba penegakan aturan lantas dengan CCTV ini dilakukan Ditlantas Polda Metro Jaya sejak 1 Oktober setelah dimulai lebih dulu oleh kota Surabaya, Jawa Timur. Di Jakarta, ujicoba tilang elektronik di Jalan Sudirman dan MH Thamrin mendeteksi 3.774 kendaraan pelanggar lalu lintas.

Uniknya, seperti keterangan Yusuf yang dikutip Tribunnews, Selasa (27/11), ada pula mobil kedutaan besar asing dan mobil dinas TNI serta Polri yang terperangkap tilang elektronik. "...mobil dinas TNI dan Polri 53 kendaraan...mobil kedutaan 16 kendaraan," kata Yusuf.

Dari jumlah total pelanggar, 2.047 di antaranya sudah terkonfirmasi dan 465 orang di antaranya membayar denda tilang secara elektronik (transfer dana via bank). Ada pula 81 surat tanda nomor kendaraan (STNK) yang diblokir karena tak bisa dikonfirmasi.

Yusuf menjelaskan, pemblokiran dilakukan untuk membuat jera pelanggar. Jadi, STNK bisa aktif kembali setelah pemilik kendaraan membayar denda tilang.

Perluasan wilayah aturan e-TLE dilakukan mulai 1 Januari 2019. Polda Metro Jaya menargetkan pemasangan 81 CCTV baru di 25 persimpangan jalan.

Lokasinya tetap di kawasan utama seperti halnya Sudirman dan MH Thamrin. Antara lain di Silang Monas, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Selatan, dan Gelora Bung Karno di Senayan.

Namun soal kebutuhan CCTV, Polda Metro Jaya hanya menganggarkan 31 kamera. Sementara 50 unit CCTV lainnya akan diminta dari Pemprov DKI Jakarta.

Gubernur DKI, Anies Baswedan, mengatakan kesiapan membantu Polda Metro Jaya. Salah satunya adalah memasukkan data kependudukan di Jakarta dalam sistem Polda.

Sedangkan Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, Sigit Widjatmoko, menyatakan bakal memasok CCTV dari dana hibah bagi Polda Metro dalam APBD 2019. "Ya kita akan support," tutur Sigit dalam detikcom, Jumat (30/11).

Namun begitu, Dishub DKI tidak akan memasang CCTV tersebut karena kewenangan ada pada Polda Metro. Dishub DKI hanya akan menyiapkan rambu dan marka.

"Kalau sesuai kewenangan (pemasangan) ranahnya di kepolisian," Sigit menambahkan.
Juga di kota lain
Perluasan penerapan tilang elektronik bukan hanya di Jakarta. Yusuf mengatakan secara bertahap Polda Metro juga akan menangani penerapan e-TLE di Depok, Bekas, dan Tangerang. "Bertahap. Kalau Depok sekarang CCTV-nya akan dipasang nanti, sekarang masih bertahap," katanya dikutip JPNN.com, Jumat (30/11).

Mulai hari ini (3/12), tilang elektronik mulai diujicoba kembali di kota Semarang. Ibu kota Jawa Tengah ini sebenarnya pernah melakukan ujicoba serupa selama tiga bulan.

Meski berhasil mengurai kemacetan saat jam sibuk, ujicoba tilang elektronik itu dihentikan karena ada hal teknis yang mesti diselesaikan. Misalnya, soal pengiriman surat tilang.

Namun yang kelas, selama tiga bulan itu,perilaku berlantas lebih tertib. Ditlantas Polrestabes Semarang juga berhasil menjaring sekitar 50 pelanggar per hari.

Adapun ujicoba kedua e-TLE di Semarang akan dipusatkan di Jalan Pahlawan, Jalan Gajah Mada, Jalan Pandanaran, Jalan Pemuda dan Kawasan Bundaran Tugu Muda. Jamnya pun terbatas, hanya pada pukul 06.00 hingga 09.00 setiap hari.

Sementara di luar Jawa, ujicoba e-TLE akan digelar di Manado, Sulawesi Utara, selama satu bulan -- mulai 6 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019. Dilaporkan TribunManado.co.id, Jumat (30/11), ujicoba e-TLE dilakukan di empat titik -- antara lain persimpangan Rike, Teling, Paal Dua, dan jalur ring road.

"Kami sudah mengecek jaringan CCTV, rambu-rambu lalu lintas, serta sarana prasarana lainnya," ujar Wakil Wali Kota Manado, Mor D Bastiaan.

Perluasan ujicoba e-TLE ini juga termasuk pada sistem konfirmasi dan pembayaran denda. Pada ujicoba terdahulu, polisi mengantar langsung surat tilang ke alamat yang tertera pada STNK.

Namun, kini polisi mengirimnya ke surel (email) pelanggar. Bahkan dalam ujicoba di Semarang, polisi harus bisa mengirim surat itu sebelum pukul 12.00 WIB. Atau bila bukan email, melalui pos.

Pelanggar akan mendapat periode untuk membayar tilang. Bila jangka waktu sudah lewat dan belum membayar, polisi akan memblokir STNK.

Di sisi lain, seorang pengendara yang terekam CCTV kedapatan melanggar tak perlu lagi ikut sidang di pengadilan seperti praktik tilang konvensional. "Jadi kalau sudah bayar, tidak seperti yang kena tilang biasa yang harus ikut sidang tilang," ujar Kombes Yusuf kepada Kompas.com, Senin (26/11/2018).
Penerapan tilang elektronik bakal makin gencar


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...l-makin-gencar

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Penerapan tilang elektronik bakal makin gencar Percakapan putra mahkota dan sorotan G20 untuk Khashoggi

- Penerapan tilang elektronik bakal makin gencar Pemerintah klaim tata kelola lahan gambut jadi rujukan dunia

- Penerapan tilang elektronik bakal makin gencar Samuel Little akui bunuh 90 perempuan selama 3 dekade

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di