alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Yunarto Wijaya: Nyinyir tentang reuni 212 Gak Akan Nambah Suara Junjungan Anda
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c04aae1dc06bda1448b456a/yunarto-wijaya-nyinyir-tentang-reuni-212-gak-akan-nambah-suara-junjungan-anda

Yunarto Wijaya: Nyinyir tentang reuni 212 Gak Akan Nambah Suara Junjungan Anda

TRIBUNSOLO.COM - Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya angkat bicara tentang reuni 212.

Diketahui, hari ini telah digelar acara reuni 212 di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (2/12/2018).

Menurut, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, massa yang hadir di acara reuni tersebut mencapai 40 hingga 50 ribu orang.


"Massa yang hadir sekitar 40 sampai dengan 50 ribu di Monas dan sekitarnya," kata Dedi, sebagaimana dilansir TribunSolo.com dari Tribunnews.com.


Dari pantauan di lapangan, massa yang menghadiri reuni 212 berasal dari berbagai usia.

Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, pria dan wanita berjalan beriringan menuju ke Monas.

Beberapa pihak menuding, adanya agenda politik yang terselip dalam acara reuni 212.

Terlebih banyak tokoh dari kubu oposisi yang hadir dalam reuni 212 itu.

Meski begitu, Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 sekaligus panitia Reuni 212, Novel Bamukmin menjamin tak ada agenda politik di balik acara Reuni 212

Terlepas dari benar atau tidaknya ada agenda politik dari reuni 212, Yunarto Wijaya menilai adanya keberhasilan dari kubu oposisi dalam membangun gerakan politik. Yunarto juga memberikan pernyataan kepada kubu petahana yang menurutnya menyinyiri reuni 212.

Lebih lengkapnya, Yunarto mengatakan jika pihak oposisi berhasil membangun gerakan politik yang luar biasa jika benar ada motif politik dalam reuni 212.

Dan kepada pihak pendukung petahana, yakni kubu pendukung Presiden Joko Widodo yang menyinyiri reuni 212, Yunarto menegaskan bahwa nyinyiran tak akan menambah suara kepada petahana.

"Buat pendukung petahana yg nyinyir ke PA 212, andaikatapun ada motif politik yg nyusup ke acara ini, harus disadari bahwa kubu oposisi berhasil membangun gerakan politik yg luar biasa. Nyinyir gak akan nambah suara junjungan anda," kicau Yunarto Wijaya melalui Twitternya, Minggu (2/12/2018).


Pidato Prabowo di reuni 212

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto berkesempatan berpidato di depan peserta Reuni 212.

Prabowo yang mengenakan baju putih hanya memberikan pidato singkat.

“Saya tidak akan panjang lebar berbicara karena sekarang saya mengemban amanah sebagai capres yang harus menaati semua ketentuan, pada kesempatan ini saya juga tidak bisa berkampanye,” ucap Prabowo.

Prabowo sendiri mengungkapkan kebanggaannya bisa diundang dalam Reuni Akbar 212 itu.

Ia juga mengapresiasi peserta yang tertib selama menjelang hingga acara dilaksanakan.

“Saya dari Kebayoran Baru melihat orang-orang berjalan kaki sambil menggendong anak, tertib, dan itu membuat saya bangga sebagai muslim di Indonesia, ini bukti bahwa Islam mempersatukan karena yang hadir pasti dari berbagai suku,” pungkas Prabowo.

Ia kemudian meneriakkan kalimat takbir yang diikuti semua peserta.

Pidato Prabowo itu juga diperdengarkan melalui speaker yang diletakkan di beberapa titik di luar Monas.

Selain Prabowo, acara Reuni 212 juga dihadiri sejumlah tokoh politik seperti Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Tudingan adanya motif politik di reuni 212

Sekertaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menilai acara reuni akbar 212 tak terlepas dari unsur politik.

"Ya itu pasti," kata Hasto saat ditemui di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12/2018).

Sekertaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf ini bahkan menduga aksi reuni akbar 212 sebagai ajang kampanye terselubung oleh salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

"Namanya unsur-unsur politik bahkan itu menjadi kampanye terselubung pasangan calon tertentu," tambah Hasto.

Hasto menilai, jika kegiataan reuni dilakukan dengan merayakan jasa-jasa para tokoh pendiri bangsa serta organisasi umat Islam yang turut membangun bangsa Indonesia.

"Ya kalau kita bersama dengan mereka mereka yang ikut membangun Republik dengan Muhammadiyah yang dibangun 1912, Nahdlatul Ulama tahun 1926, PNI oleh Bung karno tahun 1927 serta TNI dan Polri sebagai pilar negara itu semuakan berbicara berbangsa dan bernegara," papar Hasto. PDIP secara tegas akan ikut serta dan mendukung acara itu.

"Sehingga kita ikutin yang seperti itu ajalah yang secara natural sudah berkeringat bagi Republik ini," pungkasnya.


Jawaban panitia terkait tudingan adanya agenda politik di reuni 212

Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 sekaligus panitia Reuni 212, Novel Bamukmin menjamin tak ada agenda politik di balik acara Reuni 212 yang digelar Minggu (30/11/2018).

Novel Bamukmin mengatakan jika memang diduga ada atribut atau ujaran berbau politik yang dibawa peserta Reuni 212, maka pihaknya siap menyerahkan sepenuhnya kepada Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu).

“Kami hanya akan sampaikan aspirasi sesuai konstitusi dalam acara itu, kalau memang ada yang menyebut-nyebut calon dan atribut politik maka kami serahkan sepenuhnya kepada Bawaslu,” ungkap Novel ditemui di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (30/11/2018).

Novel mengatakan pihak panitia sudah berulangkali menegaskan bila acara tersebut bukan panggung kampanye Pilpres 2019.

“Nanti kalau terbukti ada yang melanggar akan kami tegur dan musyawarahkan, dan kami pasrahkan sepenuhnya kepada Bawaslu karena kejadian seperti itu tak bisa duga di tengah jutaan orang,” tegasnya.

Novel Bamukmin menyatakan Reuni 212 selain bertujuan untuk merekatkan silaturahmi antarumat Islam, juga untuk menyampaikan aspirasi terkait pembakaran bendera yang beberapa waktu lalu terjadi di Jawa Barat.

“Tujuan kami membuat pemerintah melek untuk menuntaskan kasus pembakaran bendera, masal setiap kasus perlu kita kerahkan jutaan massa, apakah keadilan di negara ini sangat mahal,” pungkasnya.

sumber

Junjungan Yunarto siapa nih??
Diubah oleh bukan.salman
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Emang nya semua yg komeni berafiliasi ke politik tertentu?
Emang pada dasar ny kaum negatif mah curiga trus
Ini masalah agama. emoticon-Mad
Jidaaaaaaaaad emoticon-Mad
pengen lihat nanti setelah debat elektabilitas wiwi naik atau malah turun

kalau 2014 ada jk yg bisa bantu wiwi ngomong kalau 2019 dia kerja lebih berat dari 2014
ga punya program ga punya ide ga punya prestasi yg bisa dijadikan bahan kampanye ya ujung2nya beginiemoticon-Big Grin
Tak bisa menerimanya
hancur hati ku
afaik... junjungan nya kan si wiwi, koq tumben ngomong nya gitu, apa setoran nya kurang yakemoticon-Ngakak
Acara reuni juga gak bisa membuat kelompok ini meraih suara terbanyak. jadi pasti yang menang No.3 emoticon-Hammer2
emoticon-Bingung junjungan
Obyektif
lah, SOP nasbung pret kan begitu, kalo ga dukung wowok udh pasti pendukung kitak2.. yg ga gabung ke nasbung atau kitak2 ya diharap maklum aja yak. emoticon-Leh Uga
mojahid sekarang gampang yah...
klo Yunarto Botak Depan yang notabene berada di pihak Ahok dan Petahana dalam pilpres kali ini...



sangat yakin #2019 kita punya Presiden Baru
siapa yg ngarep suara tambahan dari anjing2 kurap 212? yang penting hepi heuheuheueuu cuih
katanya bukan acara politik, TAPI :

yang alumni kagak diundang (jokowi, JK, maruf amin)
yang bukan alumni malah diundang (wowo, sandi, abud) emoticon-Big Grin

ada 2 capres, tapi hanya 1 yang diundang emoticon-Big Grin

katanya isinya doa, sholawat dan dzikir
tapi kenyataannya isinya teriak, gantipresiden dan wowo presiden emoticon-Big Grin

mo bilang kampanye WOWOW aja malu2 neh panitia wirog sableng


emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
Yunarto Wijaya: Nyinyir tentang reuni 212 Gak Akan Nambah Suara Junjungan Anda
sudah lah , biarina aja kok reuni in diahdiri tokoh2 yang terafiliasi dengan oposisi ... kenapa dipermaslahkan, kasian juga cuma ini isu buat kampanye nya ... dan ya ini pendukungnya hadir , gak ngaruh juga kok palingan ya yang hadir emang yang tidak pro pemerintah ( walopun tidak semua ) terus kenapa ?? sama saja dengan petahana, karena menurut ane petahana itu pada saat dia terpilih maka dari hari pertama dia menjabat sampai dengan 5 tahun kedepan buat ane itu adalah masa "kampanye" petahana ...

silahkan berdemokrasi dengan sehat , gak usah kotak2in swinger voters ... gak usah ngebully secara sosmed kalo gak ikut reuni 212 maka sama dengan anti islam, pro PKI dll , dan bergitu juga sebaliknya jangan juga ngebully di sosmed kalo para peserta reuni semuanya anti pancasila, radikal dll ... ...

ini kan sebenernya masalah kayak gini tujuan cuma 1 , rebut suara swinger voters ... iya kan ???
Balasan post caliber
mirip banget seperti yang dikatakan megatron yaa... emoticon-Big Grin
hmmmm...
tinggal bales aja pakek kerja kerja kerjalebih efektip jaring pemilih
Balasan post masmomon

@ts, junjungan yunarto si Ahok. Wiwi gandeng kyai ma'ruf. Dari omongan winarto pake kata2 junjungan segala, fix doi masih sebel sama kyai ma'ruf & wiwi yg malah gandengan tangan
Diubah oleh Jalan Cinta
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di