alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Automotive / Otomotif /
Amankah Gonta-Ganti Bahan Bakar Kendaraan? Garansi bisa hangus?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c03a064dbd7700e578b4567/amankah-gonta-ganti-bahan-bakar-kendaraan-garansi-bisa-hangus

Amankah Gonta-Ganti Bahan Bakar Kendaraan? Garansi bisa hangus?

 
Amankah Gonta-Ganti Bahan Bakar Kendaraan? Garansi bisa hangus?

 
Jakarta- Saat ini pilihan bahan bakar di Indonesia sudah beragam, mulai dari bahan bakar yang ber-octane terendah seperti Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Plus/Turbo sampai dengan bahan bakar untuk mesin diesel seperti Pertamax Dex dan Dexlite. Pada artikel ini yang akan kita bahas adalah pada kendaraan berbahan bakar bensin.

Nah, ketika jenis bahan bakar yang biasa kita gunakan habis di SPBU, sementara kondisi tangki kendaraan sudah kritis tak jarang banyak dari kita yang mengisikan jenis lainnya. Misalnya kita biasanya menggunakan Premium, lalu kemudian karena di SPBU sudah habis maka kita terpaksa menggunakan Pertalite, sedangkan didalam tangki masih ada sisa Premium. Ada juga yang dengan sengaja mencampurkan bahan bakar seperti Pertamax dengan Pertamax Plus, biasanya fenomena ini terjadi ketika pengisi bahan bakar tersebut lagi banyak uang. Tapi ketika tidak ada uang, biasanya akan membeli bahan bakar berjenis premium saja , yang menjadi pertanyaan adalah bahayakah mencampurkan dua jenis bahan bakar tersebut?

Amankah Gonta-Ganti Bahan Bakar Kendaraan? Garansi bisa hangus?



Sebelumnya seberapa seringkah kita gonta-ganti bahan bakar, jika terlalu sering gonta-ganti, maka kinerja mesin menjadi tidak maksimal karena mesin menjadi bingung. Setiap jenis bahan bakar memiliki tingkat kompresinya masing-masing. Peralihan yang terlalu cepat dan sering tentunya akan berdampak buruk.

Sebagai pengendara tentunya kita juga harus memperhatikan kondisi tangki kita. Jika tidak sedang dalam kondisi terdesak, sebaiknya biarkan bahan bakar yang sebelumnya habis atau tersisa sedikit, baru menggantinya dengan jenis lain.

Semua jenis bahan bakar itu memiliki unsur penyusun yang sama yaitu tersusun atas rantai hidrokarbon yang tidak menimbulkan reaksi kimia berbahaya meskipun tercampur. Bahaya justru timbul jika dalam bahan bakar tersebut ada pengotor seperti logam berat, yang didapat dari lingkungan atau tempat penyimpanan.

Amankah Gonta-Ganti Bahan Bakar Kendaraan? Garansi bisa hangus?



Pencampuran bahan bakar ini biasanya menimbulkan deposit. Deposit mengundang potensi jelaga atau abu. Mulai dari banyaknya kerak di piston, kepala silinder dan sekeliling payung klep. Hal ini akan membuat performa mesin menurun karena kerak mengganjal lubang valve yang seharusnya tertutup rapat.

Efek yang ditimbulkan adalah efek knocking pada mesin, efek ini sendiri terjadi kalau pergantian BBM yang dilakukan memiliki nilai oktan berselisih cukup jauh. Perlu kita ketahui bahwa setiap bahan bakar memiliki nilai oktan yang berbeda-beda. Berikut adalah besarnya nilai oktan untuk masing-masing bahan bakar : 

Amankah Gonta-Ganti Bahan Bakar Kendaraan? Garansi bisa hangus?


Nilai oktan adalah tetapan yang digunakan untuk mengukur kualitas bahan bakar. Semakin tinggi nilai oktan, maka semakin baik pulak kemampuan bahan bakar mengatasi ketukan (knocking) pada mesin.

Berdasarkan gambar diatas bisa kita lihat bahwa bahan bakar jenis Pertamax Plus/Turbo mempunyai nilai oktan yang paling tinggi, sedangkan Pertamax berada sedikit dibawahnya. Jadinya wajar saja kalau Pertamax dan Pertamax Plus/Turbo memiliki harga tinggi per-liternya, karena kualitasnya sangat baik.

Menurut Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi, efek pergantian bahan bakar ke mesin pada dasarnya tidak ada masalah. Namun, kalau rekomendasi mesinnya menggunakan oktan tinggi sedangkan pelanggan menggunakan bahan bakar yang memiliki oktan rendah maka otomatis performa mesin tidak optimal."Ini sih jarang kejadian ya, paling beberapa aja kalau knocking terus bisa rusak. Intinya paling terasa itu di tarikan mesinnya, sedangkan knocking sendiri tidak ada efek kerusakan parah hanya saja kadang-kadang mengganggu,"tutur Anjar.

Penggunaan BBM yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan memang dianjurkan untuk diikuti, dengan begitu para pengendara bisa merasakan performa mesin serta tenaga yang diinginkan. Nah ada juga yang mengatakan bahwa jika kita mengisi BBM tidak sesuai dengan anjuran pabrikan akan membuat garansi hangus.

Amankah Gonta-Ganti Bahan Bakar Kendaraan? Garansi bisa hangus?



Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi. "Setahu kami aturannya memang seharusnya demikian. Kalau ada kerusakan yang disebabkan penggunaan bahan bakar tidak sesuai standar, maka diluar garansi," tutur Yohannes.

Gaikindo mengeluarkan peringatan agar para pemilik kendaraan mematuhi penggunaan BBM sesuai anjuran bagi kendaraanya. Menurut mereka saat ini di Indonesia sendiri saat ini sudah menggunakan standar emisi gas buang standar Euro4.

Sejak bulan Oktober kemarin, kendaraan bensin yang beredar di jalanan harus mengadopsi standar emisi gas buang Euro4. Tujuan utama penggunaan standar Euro4 adalah untuk mengurangi dampak polusi udara yang bersumber dari gas buang kendaraan bermotor.

Amankah Gonta-Ganti Bahan Bakar Kendaraan? Garansi bisa hangus?


Menurut Yongkie Sugiarto yang juga Ketua Gaikindo, mobil keluaran tebaru memang wajib menggunakan BBM berkualitas, minimal yang memiliki spesifikasi Research Octane Number (RON) 92."Ya itu memang darimana-mana setiap merek memang begitu, andai kata penggunaan mobil tidak menggunakan BBM yang tidak sesuai spesifikasi, otomatis kalau rusak salah siapa? Masa pabrikannya yang salah," tutur Yongkie.

"Maka dari itu diingatkan kepada pemilik mobil, bahwa kalau nggak memakai BBM yang sesuai spesifikasi maka garansinya bisa hilang,"lanjut Yongkie. Ia mengatakan bahwa desain mesin dibuat dengan selalu mengacu kepada peraturan pemerintah yaitu terkait standar emisi. Contohnya, tiap mobil berbahan bensin di Indonesia saat ini harus sesuai dengan standar emisi Euro4.


emoticon-Jempolemoticon-Jempolemoticon-Jempolemoticon-Jempolemoticon-Jempol


Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
ketua gaikindo cuma komen soal mobil....
...kalo motor gimana...??


...gw sering gonta ganti premium-pertalite waktu awal² diperkenalkan pertalite...
...soal harga gw pilih premium, tapi SPBU tertentu udah gak ada premium, jd terpaksa isi pertalite...

...tp sekarang udah permanen pake pertalite...yaaa itu...takut pengaruh ke mesin...
Aman aja kok Gan... Santai aja...
Balasan post jagotorpedo
saat ini untuk yang motor belum gan, soalnya motor masih sampai Euro3 aja gan

Sesuai peraturan mentri berikut :

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O. Kategori M adalah kendaraaan bermotor beroda empat atau lebih, digunakan untuk angkutan orang, kategori N merupakan kendaraan bermotor beroda empat atau lebih untuk angkutan barang, dan kategori O adalah kendaraan bermotor penarik untuk gandengan atau tempel.

Makasi commentnya gan emoticon-Salam Kenal
Balasan post vickymalmsteenz
hahaha, aman jika sesuai standar gan

makasi commentnya gan emoticon-Salam Kenal
Aman gan kalo emang motornya gak di ganti ganti spek nya
(salah satu penyakit kita kurang puas ama spek motor)

Ane kadang campur petra ama pertamax 60% petrea 40% pertama gmna tuh gann hehe
hmmm gimana lagi, ane masih dapet hibahan dari ortu honda tahun 2011an tp mampunya masih beli pertalite aja emoticon-No Hope
Aman gan , karena sejak ane lahir mpe tuwir skarang blom pernah ada kendaraan yg mledak gara gara gonta ganti bahan bakar ( yg sesuai, jangN bensin di isi solar 😂😂😂 )
kalo abis gajian isiin yang biru gan kalo tanggal tua isiin yang putih
Balasan post adrianoutsiders
hahaha, sama gan tapi ingat dipake sampe uda bener2 mau habis baru isi yang putih emoticon-thumbsup
motor yang tahun keluarnya lebih dulu dari pertalite yaa ,, masih aman lah pakai premium ... asal jangan solar aja mentang mentang murah ,,, gtu ajaa siee ... kalau motor injeksi si menurut ane wajib pake pertalite dan diatassnya ... emoticon-Ngacir2 emoticon-Jempol
ah saya klx selama 5 tahun ga ada masalah gonta ganti....
Balasan post atredeis007
yakin gan ? uda pernah coba bongkar mesin ?
hahahaha


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di