alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Games / Games /
Elemen Horor Psikologis dalam Game Doki-Doki Literature Club
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c037c601854f72c528b4580/elemen-horor-psikologis-dalam-game-doki-doki-literature-club

Elemen Horor Psikologis dalam Game Doki-Doki Literature Club

Elemen Horor Psikologis dalam Game Doki-Doki Literature Club

source: teamsalvato.com

Sebelum membahas topik kali ini, ada baiknya kalian tonton dulu trailer game yang satu ini bagi yang belum nonton ya..emoticon-Jempol



Ane search ternyata sudah pernah ada yang bikin trit tentang game ini tahun lalu. Ya ane tau ane telat. Tapi ane punya pemikiran yang baru sempat tersampaikan kali ini. Dan ane jamin ini bukan repost ya. Oh iya, trit ini bakal penuh SPOILER. Oleh karena itu jangan protes ya kalo kena spoilernya.emoticon-Hammer2
Oke, kesan apakah yang didapat setelah menonton trailer di atas? Tentu sangat family-friendly kan ya. Namun faktanya, dari pesan peringatan di awal-awal itu ane sudah mengira bahwa game ini pasti menyembunyikan sesuatu dibalik kemasannya. Rupanya developer game ini, Team Salvato, menggunakan teknik pemasaran yang mirip dengan anime Madoka Magica. Agan tak pernah tau, bahwa permen yang agan makan itu beracun atau nggak kan? Nah sama dengan ini, game dengan konten yang sinister, dikemas dengan tampilan memikat hati, menjadikan pihak yang tertarik untuk memainkan game ini pun terbagi menjadi tiga, yaitu:
  1. Player yang memiliki selera gaming visual novel imut dipenuhi cewek-cewek 2D cantik,
  2. Player yang penasaran dengan sinopsis dan warning message-nya,
  3. dan player yang dipaksa buat memainkan game ini oleh gamer lainnya yang udah memainkannya.emoticon-Big Grin

Terlepas dari pembawannya yang imut, fuwa-fuwa, dan mengadaptasi VN romance untuk mendapatkan gadis yang ingin agan kencani, ada suatu elemen yang unik, yang menjadikan game ini cukup revolusional. Elemen tersebut adalah Breaking the 4th Wall. Ane gak tau apa istilahnya dalam Bahasa Indonesia, namun dari terjemahannya sih berarti mendobrak dinding keempat. Movie yang pernah dan berhasil dalam menerapkan teknik penceritaan seperti ini contohnya yaitu Deadpool, dimana tokoh utama sering berkomunikasi dengan penonton seakan dia keluar dari layar bioskop, dan menjadikan eksistensi karakternya hidup, bukan hidup di dalam universe movie-nya, namun benar-benar nyata di dunia ini. Nah Doki-Doki Literature Club melakukan ini dengan lebih jauh lagi.
Ada empat karakter gadis yang tersaji, yaitu Sayori, Yuri, Natsuki, dan Monika. Monika adalah karakter dengan jalan cerita yang unik. Bukan hanya dia dapat berkomunikasi dengan pemain secara langsung, namun script game-nya memaksa pemain untuk melakukan tindakan ekstrim supaya ceritanya terus berlanjut.
Elemen Horor Psikologis dalam Game Doki-Doki Literature Club


Setidaknya, ada beberapa elemen yang menjadi pelengkap efek horor dalam game ini, seperti glitch yang tidak dapat ditebak, jumpscare, gore, dan Breaking the 4th Wall. Semuanya dieksekusi dengan baik. Glitch-glitch terjadi akibat tindakan Monika mengacau di dalam game, sehingga game berusaha untuk mengoreksi keadaan. Monika adalah program yang kalau diberikan Turing Test, dia akan lolos tanpa kesulitan. Karakternya terasa begitu nyata karena dari dialog-dialognya, seolah-olah dia dapat membaca pemikiran pemain. Monika itu karakter yang sifatnya didesain bukan hanya untuk plot game biasa. Dia terasa hidup, seakan mengawasi pemain. Dia sadar bahwa dia itu karakter dalam sebuah game, dan mempunyai akses setara admin untuk memodifikasi script game itu sendiri. Setidaknya, itu yang developer buat mengenai karakternya. Kita tau bahwa itu semua memang rekayasa developer, dan dimaksudkan untuk memberikan efek chills untuk penonton, namun dieksekusi dengan sangat baik sehingga kesannya itu Monika memang mencurangi developer, seakan ada "ghost" dalam karakternya.
Elemen Horor Psikologis dalam Game Doki-Doki Literature Club

source: aminoapps.com

Monika pandai sekali memanipulasi karakter lainnya, supaya mereka melakukan hal di luar batas nalar. She's really a genuine sociopath, membuat Yuri gila dengan obsesinya, Natsuki dengan pelecehan seksualnya, dan Sayori anxiety-nya. Dengan keberadaannya di cerita ini, DDLC memberikan rasa tidak nyaman akan antisipasi yang tak pasti. Kapan akan terjadi jumpscare di game yang ceria ini, akan menuju kemanakah cerita game ini, itu semua memberikan hasil yang sangat berbeda dari ekspektasi. DDLC meramu ketakutan kepada penonton lewat editing musik, sebagai pertanda bahwa akan segera muncul jumpscare. Kadang memang false alarm, namun diganti ke momen yang tidak dapat di tebak, atau memunculkan atmosfir yang tidak nyaman bagi penonton. Bayangkan saja agan terjebak di ruangan kelas selama 3 hari, dengan mayat yang perlahan mulai membusuk, tanpa dialog, dan hanya ditemani musik yang sangat unsettling.
Oh iya, saat cerita sudah sampai pada tahap akhir, semua keanehan di tahap sebelumnya dijawab dengan lengkap, membuatnya masuk akal. Lalu pemain diisolasi di dalam keadaan berdua hanya dengan Monika, berbicara, membuat puisi, atau hanya saling tatap. Game ini menerapkan Breaking the 4th Wall dengan jenius, dan menempatkannya pada aspek yang belum dijamah oleh media lainnya. Di dalam game ini, pemain diharuskan mengambil tindakan selaku admin di PC pemain, untuk merespon tingkah Monika dalam memodifikasi game file. Dia bisa mengenali nama asli agan, dengan mengintip user profile di PC agan, atau akun Steam agan, serta dia sadar bahwa dia sedang direkam, jika agan bermain sambil melakukan stream. Bahkan, mungkin saja Monika sadar bahwa ane sedang membahas dirinya, dan kita sedang mendiskusikannya. emoticon-Takut
Elemen Horor Psikologis dalam Game Doki-Doki Literature Club

source: ids.uni.edu

Team Salvato memberikan pengalaman unik kepada pemain yang tidak bisa didapatkan dari game lain. Oleh karena itu, game ini mencapai kepopularitasan yang luar biasa. Di akhir tahun 2017, mereka mengumumkan pencapaian 1 juta download dengan predikat "Overwhelmingly Positive" di Steam. Hal ini bisa dicapai juga berkat harganya yang sangat murah, yaitu $0. Gratis tis. Developer seperti ini nih yang patut didukung.
Elemen Horor Psikologis dalam Game Doki-Doki Literature Club


Demikian ulasan ane mengenai game DDLC ini. Bagaimana? Apakah agan-agan sepemikiran dengan ane?
GIF
Sekian. 
El. Psy. Congroo.

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Ntar ane cobain emoticon-Games
duh, gagal pertamax emoticon-Cape d...
Diubah oleh rahadianachmad
bisa mejeng di pejwan emoticon-Ultah
menarik untuk dicoba
Gk baca tritnya, takut spoiler wkwk
Udah download game nya tp belum ane maenin hehe, gara" banyak game di pc yg belum selesai, jd yg ini di hold dulu

Ntar ane uji nyali eh coba dulu bray emoticon-Games

Diubah oleh akdamian
Pernah liat di yutub ...
emoticon-Shakehand2
horor bingitss
vvibu
ane dah tamat ini game ,storynya mantap meski awalnya ngebosenin pokoknya jangan jangan pernah nyerah sampai ending dapat surat dari dan salvato
Ane baru sampe ending yg gantung diriemoticon-Malu (S)
monika ya imuts emoticon-Malu
Gila. Dev nya kren
Quote:

Quote:

Monggo gan. Very recommended
Quote:

Monggoooemoticon-Shakehand2
Quote:

Populer banget kan di yutub
Quote:

Sekalian uji nyali...
Quote:

Sip lah. Ini agan survivor game ini nih emoticon-Shakehand2
Quote:

Teruskan gan emoticon-thumbsup
Quote:

Iya gan
Awalnya skeptis mau baca thread ini.. 😩 Apalagi ane bukan gamer.

Tapi, begitu selesai baca, malah jadi penasaran mau cobain. 😅



Otw donlod.. emoticon-Ngacir
Quote:


All hail team MONIKA emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
engga serem tapi gan emoticon-Ngakak (S)
dulu klo gk salah di awal" peluncuran bnyk rumor nih game bisa ngutak-atik isi HDD kita, itu bener gk sih? yah, meskipun ane yakin paling cuma akal"an developernya aja, tapi gara" rumor itu ane belum berani mainin di laptop, cuma pernah nyoba bentar versi androidnya
Ini game ihik gitu Gan...?
hey, hey monika..
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di