alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
George H W Bush, Ayah dan pelayan terbaik bagi AS
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c03773dc1d7705f5e8b456a/george-h-w-bush-ayah-dan-pelayan-terbaik-bagi-as

George H W Bush, Ayah dan pelayan terbaik bagi AS

George H W Bush, Ayah dan pelayan terbaik bagi AS
Mantan Presiden AS George H. W. Bush saat berbincang dengan media di Helsinki, Finlandia, 30 September 2002 (dirilis ulang 1 Desember 2018).
Firasat itu sudah hadir. Beberapa pekan sebelum mengembuskan napas terakhir, George Herbert Walker Bush berucap, "Aku tak sabar bertemu kembali dengan Barbara dan Robin," kepada pastornya, Russel J. Levenson Jr.

Barbara Bush, sang istri tercinta, baru tujuh bulan lalu meninggal dunia akibat penyakit pneumonia yang dideritanya selama lima tahun terakhir. Sementara Robin Bush, putri keduanya lebih dulu mendahului kedua orang tuanya akibat leukimia saat baru berusia 3 tahun, pada 1953.

"Tidak ada yang menanyakan lebih jauh perihal ke mana ia hendak pergi dan dengan siapa," kata Levenson kepada The New York Times, Sabtu (1/12/2018).

Pengalaman "nyaris" meninggal dunia sudah sering dialami Bush sejak didiagnosis Parkinson, penyakit yang membuatnya sulit bergerak dan berbicara, beberapa tahun silam.

Kematian sang istri membuatnya bangkit, "aku belum siap mati," tuturnya ketika itu.

Namun, sejak kematian istri yang sudah dinikahinya selama 73 tahun itu juga, Bush memutuskan tak ingin kembali lagi ke rumah sakit untuk pengobatan yang selama ini dijalankannya.
George H W Bush, Ayah dan pelayan terbaik bagi AS
Mantan Presiden AS George H.W. Bush (kanan) dan mantan Ibu Negara Barbara Bush (kiri) tiba di Kongres Nasional Partai Republik, 2 September 2008 (dirilis kembali 1 Desember 2018).
Musim panas tahun ini, Presiden ke-41 Amerika Serikat (AS) itu memutuskan untuk mengungsi sementara ke rumah keluarga di Kennebunkport, Me. Musim berganti, Bush memutuskan untuk kembali ke kediamannya di Houston.

Sejak itu kondisi kesehatannya memburuk. Bush tak banyak berpijak dari tempat tidurnya. Dia menolak makan. Sebagian besar waktunya hanya dihabiskan untuk tidur.

Sahabat terdekatnya yang juga mantan Menteri Luar Negeri AS, James A. Baker III, berada di sana pada Jumat (30/11/2018) pagi, untuk mengecek keadaannya.

"Ke mana kita akan pergi, Bake?" tanya Bush kepada sahabatnya itu. "Ke surga," jawab Baker. "Ya, aku mau ke sana," balas Bush.

Bush dikelilingi orang-orang paling setia semasa hidupnya pada saat-saat terakhir, Baker bersama istrinya, Susan Baker; Jean Becker, kepala staf kepresidenan pada masanya; pastor Levenson; dua dokter pribadinya, Clint Doerr dan Amy Mynderse; beserta perawat-perawatnya.

Hadir juga putra keempatnya, Neil Bush bersama istrinya, Maria, dan putra mereka, Pierce. Seorang cucu perempuannya juga hadir, Marshall Bush.

Satu per satu mengucapkan salam perpisahan. Begitu juga dengan putra pertamanya, George W. Bush, yang sedang berada di kediamannya di Dallas. Melalui suara sambungan telepon yang diperbesar, Presiden ke-43 AS itu berucap bahwa Bush senior adalah ayah yang luar biasa dan dia begitu menyayanginya.

Bush senior pun membalas, "Aku juga sayang padamu, nak."

Kalimat itu menjadi yang terakhir baginya. 30 November 2018 sekitar pukul 22.10 wkatu AS, Bush senior wafat pada usia 94 tahun di kediamannya sendiri, dikelilingi keluarga, kerabat, dokter, dan pegawai setianya.

Baker, sang sahabat, menggambarkan kematiannya sebagai momen penuh kedamaian. Tidak ada kesakitan dan bahkan kesulitan bernapas. "Sangat indah," tukas Baker.
"Baca bibirku"
Bush menjabat sebagai Presiden ke-41 AS sepanjang periode 1989 dan 1993. Masa pemerintahannya bersamaan dengan berakhirnya Perang Dingin dan hengkangnya Irak dari Kuwait.

Kebijakan luar negeri mendominasi masa pemerintahannya. Momentum paling dikenal dari Bush selama menjabat adalah ketika dirinya membuat koalisi militer untuk menjatuhkan Saddam Hussein di Kuwait, 1990.

Sebelum menjadi presiden, Bush menjabat sebagai Wakil Presiden untuk Ronald Reagan selama dua periode.

Slogan kampanyenya yang paling terkenal saat 1988 adalah "Baca bibirku: Tak ada pajak baru!". Kalimat itu menjadi sihir yang menggiringnya pada kemenangan. Namun, kalimat itu juga yang menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.

Mengutip BBC, Bush hanya mampu bertahan satu periode. 1992, posisinya digeser oleh Bill Clinton. Penyebab terbesar kekalahannya adalah melemahnya ekonomi AS.

Sebelum terjun ke politik, Bush adalah penerbang Angkatan Udara (AU) pada Perang Dunia ke II. Saat sedang menjatuhkan bom ke menara radio milik musuh, pesawat tempurnya ditembak jatuh oleh pasukan Jepang, September 1944.

Delapan rekannya ditangkap dan dieksekusi. Bush beruntung. Seorang pasukan AL AS menyelamatkannya. Satu tahun setelah kejadian itu, Bush mundur dari AU. Bush kemudian menikahi Barbara yang ketika itu baru berusia 18 tahun.

Bush kemudian memulai bisnis perminyakan dan berhasil menjadi jutawan saat berusia 40. Pada 1964, Bush memutuskan terjun ke dunia politik. Partai Republik dipilih sebagai kendaraan politiknya.

Bush berhasil masuk ke Kongres, menjadi Duta Besar PBB untuk Tiongkok, Ketua Umum Partai Republik, dan juga Direktur CIA. Dia menjadi salah satu pemimpin dunia yang mendukung penghentian senjata nuklir dan peruntuhan tembok Berlin.

Bush menjadi satu dari dua Presiden AS yang berhasil menyaksikan putranya menduduki posisi tertinggi di pemerintahan. Satu presiden lainnya adalah John Adams dan putranya (1979-1801) John Quincy Adams (1825-1829)

Kendati Bush junior berhasil memimpin selama dua periode, namun citra Bush senior lebih mulus ketimbang putranya itu. Associated Press menggambarkan Bush senior dengan banyak hal. Dia menjadi satu dari sedikit Presiden AS yang begitu siap dalam memberikan pelayanan terbaik.

"Hanya sedikit pria dan wanita pelayan AS yang kapasitas pelayanannya yang lebih besar dari Poppy," sebut AP.

Jenazah Bush akan disemayamkan di Capitol Rotunda, Washington DC. Masyarakat AS bisa memberikan penghormatan terakhirnya di lokasi itu mulai dari Senin hingga Rabu (5/12/2018).

Menurut rencana, Bush akan dimakamkan di bawah tanah perpustakaan yang dibangunnya di Texas A&M University, berdampingan dengan makam sang istri dan putri tercintanya.
George H W Bush, Ayah dan pelayan terbaik bagi AS


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...erbaik-bagi-as

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- George H W Bush, Ayah dan pelayan terbaik bagi AS Pabrik baterai kendaraan listrik dibangun tahun depan

- George H W Bush, Ayah dan pelayan terbaik bagi AS Napi buron dan motif gembong narkoba di Lapas Lambaro

- George H W Bush, Ayah dan pelayan terbaik bagi AS Dari cekcok Pilpres, Lion Air, hingga denda Sari Roti

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di