alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
UAS Berikan Simbol Dukungan untuk Menjelaskan Posisinya pada Kancah Pilpres
1 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c02c35792523378278b456c/uas-berikan-simbol-dukungan-untuk-menjelaskan-posisinya-pada-kancah-pilpres

UAS Berikan Simbol Dukungan untuk Menjelaskan Posisinya pada Kancah Pilpres

UAS Berikan Simbol Dukungan untuk Menjelaskan Posisinya pada Kancah Pilpres
Twitter
UAS berpose dengan simbol dukungan pasangan capres.


Aksi pemberian dukungan oleh kalangan ustadz dan pemuka agama di kancah Pemilihan Presiden (Pilpres) tidak terelakkan.

Meski sebenarnya, Ustadz Abdul Somad alias UAS menjelaskan, dalam beberapa kesempatan ceramahnya, dirinya tidak mendukung sana atau sini.

Posisinya netral, tidak dukung sana, tidak dukung sini, tapi, kata dia, umat sudah mengetahui ke arah mana dukungannya diberikan.

Dalam salah satu ceramahnya, dia menjelaskan posisinya netral, tapi secara tersirat, dia menjelaskan, umat sudah tahu ke mana dirinya memberikan dukungannya.

Karena itu, saat memberikan simbol ini, kubu pendukung Prabowo Subianto pun tidak bisa menyembunyikan rasa bahagia mereka.

@harychandra091:
Fix
tengah malam gini
Barakallahumafinkum umrik ya UAS MATURNUWUN





Dalam kesempatan sebuah ceramahnya, UAS tegas menyatakan, semua umat Islam harus menggunakan hak pilih mereka.

Dia juga meminta agar umat Islam tidak terjerumus dalam dosa besar berupa kesaksian palsu karena memilih setelah dikasih uang atau politik uang.

Dalam kesempatan ini, UAS secara tegas meminta agar umat Islam tidak tergiur Rp 50.000 atau Rp 100.000 untuk mencoblos.

Uang sebesar itu tidak bernilai dibandingkan waktu 5 tahun setelahnya.
Twit ini kemudian di-retwit oleh Fadli Zon lewat akun pribadinya.

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, menyatakan akan hadir di reuni akbar 212 .

Dilansir TribunWow.com hal tersebut disampaikan Fadli Zon di laman Twitter miliknya @fadlizon, Jumat (23/11/2018).

Pernyataan Fadli Zon itu menanggapi unggahan akun @212ReuniAkbar yang menampilkan video dirinya saat menerima undangan reuni tersebut.

Kegiatan reuni akbar 212 diketahui akan berlangsung di Monas, pada Minggu (2/12/2018) mendatang.

Pada unggahan sebelumnya, Fadli Zon juga menunjelaskan, jika ia menerima audiensi dari panitia gabungan reuni akbar Aksi Bela Islam 2 Desember (212) di Ruang Rapat Pemimpin DPR RI, Kamis (22/11/2018).

"Menerima Audiensi Panitia Gabungan Reuni Akbar Mujahid 212 di Ruang Rapat Pimpinan DPR RI" tulis @fadlizon.

https://www.instagram.com/p/BqHJaJhA...ource=ig_embed

Ia juga mengunggah video berdurasi 1 menit 55 detik
reuni akbar 212 dalam kicauannya itu.

Dalam unggahan video tersebut, perwakilan panitia gabungan reuni 212, mengungkapkan bagaimana sejumlah anggota reuni yang akan berangkat menuju ke Jakarta tiba-tiba dibatalkan tiket nya oleh biro perjalanan terkait.

Dikatakan oleh panitia gabungan reuni 212, bahwa biro perjalanan tersebut mendapatkan tekanan dari pihak-pihak yang tidak diketahui latar belakangnya.

Pada unggahan sebelumnya, Fadli Zon juga menunjukkan jika ia menerima audiensi dari panitia gabungan reuni akbar Aksi Bela Islam 2 Desember (212) di Ruang Rapat Pemimpin DPR RI, Kamis (22/11/2018).

"Menerima Audiensi Panitia Gabungan Reuni Akbar Mujahid 212 di Ruang Rapat Pimpinan DPR RI" tulis @fadlizon.

Ia juga mengunggah video berdurasi 1 menit 55 detik dalam kicauannya itu.
Dalam unggahan video tersebut, perwakilan panitia gabungan reuni 212, mengungkapkan bagaimana sejumlah anggota reuni yang akan berangkat menuju ke Jakarta tiba-tiba dibatalkan tiket nya oleh biro perjalanan terkait.

Dikatakan oleh panitia gabungan reuni 212, bahwa biro perjalanan tersebut mendapatkan tekanan dari pihak-pihak yang tidak diketahui latar belakangnya.
Pembatalan sepihak tersebut merupakan kejadian yang sudah terjadi dari tahun-tahun sebelumnya.

"Kemudian juga ketika tiket yang sudah di pesan, semua dibatalkan secara sepihak dan ini juga yang kami rasakan sebagaimana tahun tahun yang lalu ini bisa terjadi berulang ulang," lanjutnya.

Acara reuni akbar 212 menurut penuturan panitia, akan dihadiri oleh kurang lebih 4 Juta alumni 212 yang berada di seluruh Indonesia.

"Karena rencananya kami akan dihadiri oleh sekitar kurang lebih 4 juta alumni 212 yang berada di seluruh indonesia dan mereka sudah kemarin banyak dari daerah daerah yang melaporkan untuk siap datang, namun di tengah perjalanan mereka sudah siap dan antusias, ada hal hal yang tidak mengenakkan." lanjut panitia.

Padahal, ujar panitia itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian yakni Polda Metro Jaya dan Mabes Polri.
Karenanya, panitia meminta wakil rakyat dalam hal ini anggota DPR untuk mempertanyakan persoalan yang ada.

"Nah itu tadi yang bisa menjadi bahan renungan buat kita kemudian juga wakil wakil rakyat, ini harus benar-benar dipertanyakan kenapa kok ini masih aja terjadi," terang panitia.

"Padahal kami dengan pihak kepolisian, Polda Metro Jaya sudah berkoordinasi sudah me-mapping bagaimana cara pengamanan dan itu sudah kita lakukan bahkan dalam minggu ini dari Mabres Polri akan memanggil kami panitia untuk membicarakan hal-hal yang terkait pengamanan karena kami mendengar isu ada beberapa kelompok penyusup yang akan melakukan kerusuhan dan sebagainya," imbuhnya.


Argo berharap, kegiatan tersebut dapat berjalan tertib dan peserta bisa menaati peraturan hukum yang berlaku.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Ma'arif mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan acara Reuni 212.

"Sedang dipersiapkan untuk 212. Insya Allah tak beda jauh dengan 212 tahun 2016. Dari berbagi provinsi sudah siap, sudah ada yang sewa beberapa gerbong kereta, sudah beli tiket pesawat," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Jakarta Pusat, Jumat (9/11/2018).


http://wartakota.tribunnews.com/2018...lpres?page=all


Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Dalam salah satu ceramahnya, dia menjelaskan posisinya netral, tapi secara tersirat, dia menjelaskan, umat sudah tahu ke mana dirinya memberikan dukungannya.

Lebih parah lagi berarti cuma ikut2an doang, keknya gak sreg sama wowo krn ngaji gak bisa, pribumi juga bukan. emoticon-Traveller
UAS dukung orang yg gak pernah jumatan, ngaji gak bisa, semoga Allah nunjukin yg benar... Aamiin
artinya 2 periode ... emoticon-Menang

Diubah oleh klorofi
Ohh kirain uas ujian akhir semester? ternyata uas yg ini

#balikkanan
Quote:


kalo gagal ... alasan sdh disiapkan ...

salah JOKOWI ... emoticon-Big Grin..... emoticon-Menang
Diubah oleh klorofi
Dukung yang ga bisa sholawatan? emoticon-Cape deeehh
gak kaget,termasuk gerombolanya
UAS Berikan Simbol Dukungan untuk Menjelaskan Posisinya pada Kancah Pilpres
Gak penting sih UAS bakal milih siapa, karena menurut ane, UAS SANGAT PAHAM siapa yang pantas menjadi pemimpin dan kita sebagai orang Indonesia juga sehrausnya juga cukup waras untuk melihat siapa yang pantas jadi pemimpin.

Ali bin Abi Thalib Radhiallahu anhuma pernah berkata: pemimpin adalah cerminan rakyatnya

pahami apa kata Ali bin Abi Thalib tersebut kemudian kaitkan antara capres dan pendukungnya, maka kita bisa melihat siapa yang lebih pantas.
L loser kah
Balasan post Doedoeng108
Quote:


Namanya juga milih dari 2 yang ada.

Kubu yang satu, Islamnya "minoritas" bikin aturan presidensial treshold. akhirnya pilihan cuma sedikit.
kubu takut gagal 2 periode.
Mengurangi kadar demokrasi.

Kubu yang kedua, Islamnya "mayoritas", siap bersaing, nggak setuju presidensial treshold.
Jelas ini lah yang dipilih UAS, lebih sportif.
gk berani sebut nama......tanya knp
Balasan post klorofi
Quote:

2 periode gagal.

Nyungsep di DKI

tenggelam di Sum Ut
Balasan post youdoyouknow
Quote:


Mending yang nggak bisa shalawatan, tapi "mayoritas" islamnya.

Dari pada yang satu,"minoritas" islamnya. cuma dijadiin tukang tangkap

Balasan post udalupanie
Quote:


samalah dengan ini rebutannya



Balasan post tim.hore.hore
Quote:


Kalo sebut namanya, pasti kejet kejetlah yang satunya.

Sama reuni 212 aja panik abis.
ga heran kalo ini sih
hak dia mau milih siapa yg merasa gak di dukung gak usahlah sewot

Pribumi bukan, muslim bukan... eh dijadiin sebagai pemimpin... senyumin aja
Balasan post xrm
Quote:


Prilakunya udah pribumi 100%.
Kalo nggak kan nggak mungkin jadi komandan kopasus.
Cuma pak UAS yg tau pilihannya..gak usah di hubung2kan dan ditafsirkan macam..silahkan milih sesuai dgn pilihan masing2emoticon-Traveller
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di