alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Gamis Geruduk Balaikota, Wali Kota Siantar malah Serahkan Piala
3.67 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c027787dcd770c2298b4569/gamis-geruduk-balaikota-wali-kota-siantar-malah-serahkan-piala

Gamis Geruduk Balaikota, Wali Kota Siantar malah Serahkan Piala


Gamis Geruduk Balaikota, Wali Kota Siantar malah Serahkan Piala

Gamis Geruduk Balaikota, Wali Kota Siantar malah Serahkan Piala

Gamis Geruduk Balaikota, Wali Kota Siantar malah Serahkan Piala

Gamis Geruduk Balaikota, Wali Kota Siantar malah Serahkan Piala

Gerakan Masyarakat Islam (Gamis) kota Siantar untuk kedua kalinya melakukan unjuk rasa. Dilain sisi, Wali Kota Siantar, Hefriansyah, malah memilih menghadiri penyerahan kejuaraan Wali Kota Cup dari pada menemui pengunjukrasa.

Puluhan massa Gamis merasa keberatan, setelah kedatangan mereka ke Balaikota, hanya disambut oleh tiga perwakilan pejabat di lingkungan Pemko Siantar, Jumat (30/11/2018), sekira pukul 15.30 WIB.

Saat itu, Sekda, Budi Utari, Assisten I, Leonardo Simanjuntak dan Kabag Tapem, Junaidi Sitanggang, yang datang menemui puluhan pengunjuk rasa.

"Kami hadir disini, atas perintah Wali Kota, untuk bertemu dengan bapak dan ibu serta saudara kami, dan abang-abang kami,"kata Budi Utari dengan nada rendah.

Suasana unjuk rasa di Balaikota Siantar yang berlangsung selama satu jam lebih itu, terasa memanas. Karena ketiga perwakilan Wali Kota yang hadir menemui pengunjuk rasa dianggap tidak berkompetan memberi penjelasan terkait alasan Wali Kota, memindahkan lokasi pembangunan tugu Sang Naualuh ke lapangan Adam Malik.

"Sekarang gini, Pak Wali Kota yang milih masyarakat, ini kami disini, kok ga ada (Wali Kota), diwakilkan. Ga cocok gini, maunya Wali Kota lah, karena yang memilih kan masyarakat. Kenapa diwakilkan?," tegas Ustad Yunan Arga.

Gamis menuntut agar Wali Kota menghentikan pembangunan tugu Raja Sang Naualuh Damanik, di Lapangan H Adam Malik. Namun tuntutan tak kunjung digubris. Pembangunan tugu masih terus berlanjut.

Unjuk rasa Gamis yang kedua kali ini, Wali Kota, Hefriansyah, kembali mengelak. Hefriansyah menghunjuk pejabat birokratnya untuk hadir menemui pengunjukrasa.

Lihat Juga: Tolak Tugu Raja Sang Naualuh di Lapangan H Adam Malik, Massa Gamis Datangi DPRD Siantar, Ini Fotonya

Sementara massa Gamis terus mendesak agar pembangunan tugu Sang Naualuh, di lapangan Adam Malik dihentikan. Bahkan, Gamis juga mempertanyakan dasar pemindahan lokasi pembangunan tugu, yang dilakukan Hefriansyah.

Gamis menyebut Wali Kota memindahkan lokasi pembangunan tugu yang semula di Lapangan Merdeka ke Lapangan Adam Malik. Perubahan lokasi pembangunan tugu itu melalui surat No: 600/5289/X/2018 diteken Wali Kota Siantar, Hefriansyah, pada 29 Oktober 2018, lalu.

Selama aksi unjuk rasa berlangsung, Hefriansyah tidak ada diruang kerjanya. Wali Kota Siantar itu memilih menghadiri acara penyerahan piala kejuaraan Wali Kota Cup, di Lapangan Kampus USI, sore sekira pukul 16.00 WIB.

Pada kesempatan itu, Wali Kota menyampaikan sambutanya kepada para pemenang, seraya menghanturkan candaan yang membuat susana penyerahan hadiah semakin semarak.

Sumber

Bagaikan hartawan tanpa harta

Bagaikan raja bangpetak, tanpa rakyat emoticon-Peace
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
gak usah didengerin... wong itu patung raja siantar... tolong cek asal usul gamis itu... pendatang dr pulau sebrangkah? Pelajari dulu asal usul siantar...
gw dukung raja siantar
dimana bumi dipajak disitu langit di junjung
lama2 budaya asli nusantara diganti dg budaya onta
Quote:


Quote:


P.Siantar kota paling toleran

https://www.viva.co.id/berita/nasion...paling-toleran
astajim, subahenol ya akhi ukhti...mari kita meng onta kan seluruh nagori di indonesia ya akhi ukhti emoticon-Shakehand2

arabisasikan indonesia dan budayakan onta emoticon-Marah emoticon-Marah emoticon-Marah

all hail xaruduy emoticon-Salaman


*versinasbungtaikprokilafuvkidiot


emoticon-Traveller
Diubah oleh isengajah02
Yah elah, kaum caper.
segala patung dimasalahin.
emoticon-Cape d...
haiyaaa cilakah wa welassss mari kita menglengkan indonesia emoticon-Shakehand2

cingcailah menglengnisasi kan indonesia dan budayakan sifit emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)


all hail menglen emoticon-Imlek


*versinastaikmatasifit


emoticon-Traveller
Klo patung si rijik yg dibangun dsitu..kira2 bakal protes gak gerombolan suci ini ya..emoticon-Confused
tolong jangan rusak kota siantar sebagai salah satu kota tertinggi toleransi di Indonesia dengan kepentingan beberapa orang..

apalagi itu Tugu penghormatan ke leluhur Raja Damanik..udah biasa...

dijadiin nama jalan untuk menghormati jasa mereka. Kok pada protes sih?
Raja raja an, nafsu gede tenaga ga ada, yang dukung hanya dalam bentuk doa emoticon-Ngakak (S)

Tipikal khas maksifetak ngangkang sumut emoticon-Big Grin


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di