alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Saat Dua Menteri Jelaskan Utang Pemerintahan Jokowi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c0236e6c0d77071598b456a/saat-dua-menteri-jelaskan-utang-pemerintahan-jokowi

Saat Dua Menteri Jelaskan Utang Pemerintahan Jokowi

Merdeka.com - Dua menteri kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Budi Karya Sumadi (Menhub) dan Muhadjir Effendy (Mendikbud) menjadi narasumber dalam talkshow Indonesia Maju di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Keduanya membeberkan kesuksesan pemerintahan Jokowi selama 5 tahun terakhir.

BERITA TERKAIT
Jokowi Bagi 3.000 Sertifikat Tanah Untuk Warga Kabupaten Bogor
Ketua KPK Tepis Prabowo Soal Korupsi di Indonesia Sudah Stadium 4, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Setiap Tahun Semakin Membaik.
KA Joglosemarkerto Menghubungkan Kota Sekitar Jateng dan DIY, Ini Tarifnya

Keduanya sempat membahas posisi utang Pemerintah Indonesia di hadapan ribuan mahasiswa. Baik Budi Karya maupun Muhadjir berusaha menjelaskan posisi utang yang banyak menjadi pembicaraan tersebut.

"Kan banyak yang bilang Indonesia utangnya banyak. Di sini kelihatan perbandingan rasio utang Indonesia sebesar 29 persen, bandingkan dengan Malaysia sebesar 68 persen, Thailand sebesar 35 persen. Turki sebesar 207 persen dan Brasil sebesar 281 persen," kata Budi Karya Sumadi mengawali pembicaraan dengan slide data yang ditampilkan di layar, Jumat (30/11).

Usai membeberkan data, Menteri Budi Karya meminta pendapat Menteri Muhadjir yang disebutnya sebagai Mantan Rektor. Muhadjir pun mengawali komentar dan penjelasannya.

"Yang penting utang itu digunakan untuk investasi, tidak untuk dikonsumsi. Kalau kita gunakan investasi kemudian ada keuntungannya digunakan untuk membayar cicilan utang, termasuk untuk membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi," katanya.

Menteri Muhadjir memberi contoh saat menjabat sebagai rektor dan membangun kampus Muhammadiyah Malang (UMM) senilai puluhan miliar. Tidak semua anggaran pembangunan UMM menggunakan uang fresh, tetapi juga melalui peminjaman atau utang.

"Tetapi kita pinjam dengan baik, kita kelola dengan baik, kita hitung dengan baik. Sehingga dapat membangun UMM makin besar. Alhamdulillah 11 tahun tetap menjadi juara di Jawa Timur," ungkapnya.

Mendapat penjelasan lewat pengalaman Muhadjir membangun UMM, Menteri Budi pun menimpali tentang dialognya dengan rektor UMM, Fauzan.

"Tadi saya memang tanya pada Pak Rektor, ini bisa bangun UMM sebesar ini gimana? Swadaya, dan ternyata Universitas Muhammadiyah Malang mempraktikkan ada sebagian yang pinjam. Jadi bukan negara saja tetapi Universitas juga," kata Menteri Budi menimpali.

Muhadjir juga menegaskan, di dunia ini tidak ada negara yang tidak mempunyai utang. Amerika Serikat sebagai negara super power pun juga memiliki utang besar.

"AS utangnya jauh lebih besar dibanding utang Indonesia. Brasil utangnya 261,5 persen artinya beban utangnya itu cukup besar. Utang itu selama masih di bawah 50 persen maka dianggap masih aman. Malaysia sudah tidak aman. Turki tidak aman, Thailand masih aman, Indonesia aman, Brasil sangat berbahaya," jelas pria yang sebelumnya dikenal sebagai pengamat Militer ini.

Kata Menteri Muhadjir, Brasil diperkirakan akan menghadapi masalah besar kalau tidak pandai-pandai mengelola negaranya.

"Brasil akan menjadi negara gagal yang disebut dengan midle income track, dia terjebak dalam pendapatan menengah, naik tidak bisa dan lebih mudah menurun. Dan Indonesia harus menghindari ini," jelasnya.

Penjelasan kedua menteri pun semakin hangat dengan hadirnya guyonan pelawak Dul Gombres dan Topan. Keduanya membawa suasana penuh tawa selama memberikan penjelasan tentang utang pemerintahan Jokowi. [lia]

sumber https://www.merdeka.com/peristiwa/sa...okowi-kln.html
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Adalah fakta bahwasanya Pak Jokowi dengan janjinya pada tahun 2014 pemilu pilpres tidak akan mengambil kebijakan berhutang. Namun, tak disangka beliau mengambil keputusan berani dan sangat memiliki resiko mengorbankan suaranya dan elektabilitasnya dengan kebijakan pembangunan infrastruktur secara masif walaupun dengan resiko mengambil hutang.
Dasar pengambilan keputusan tersebut karena peraturan BI yang mengatakan kalau utang negara dibolehkan memiliki nilai beberapa persen dari bruto ApBN negara.

Ya, sebenernya pihak nasbung kalau make isu utang era jokowi membengkak tidaklah salah, hanya saja nastak harus memberikan umpan lambung bahwasanya hutang negara masih dalam batas yang diperkenankan oleh BI.

Tapi soal infrastruktur ane paling gedek sama gak setuju di bagian kereta cepat jakarta bandung.
Buat apa cobaa, naik travel kan udah banyak. Kan ga butuh amat urgensinya ke bandung cepat2.

Kalau gue sih mending hutang banyak buat bikin ibukota negara sebagai pusat pemerintahan yang baru, karena Jakarta makin turun tanahnya akibat gedung tinggi serta eksploitasi air tanah yang berlebihan, jadi tenggelamnya jakarta bukan mitos.
Diubah oleh floriantito
dengerin tuh takkemoticon-Imlek
Balasan post floriantito
Quote:


lu pernah survey random ngga di masyarakat?? di warkop, di konter hp.. ngantri di rumah sakit, ngantri obat di apotik, di JNE atau di mana deh.. yang ketemu langsung orangnya.. bukan via online.. ketemu/kenal sendiri sendiri.. jangan yg berkelompok

coba aja lu tanya 1 pertanyaan ini

"di pemilihan presiden 2014 kemarin , lu pilih prabowo atau jokowi?"
jawabannya cuma 2 yaitu
1. gue kemarin golput
2. gue kemarin pilih *******


ada 1 nama yg ngga akan lu temui.. atau kalo nama itu disebut, ngga lebih dari 20%.. padahal pilpres kemarin suaranya 48% - 52 %
Diubah oleh tukangkredit
Quote:


Kayaknya enggak mungkin gan kalau survey sendiri,
oh makasih gan gambarannya.
Saya kemarin sih gak milih juga karena saya bingung pilihannya aneh yaitu Pak Jokowi belum 1 periode megang Jakarta sedangkan Prabowo partai pendukungnya enggak banget nampaknya agan lebih mengerti ya dikalangan menengah kebawah.

Tapi kalau golput gan nanti dimarahin Mahmud MD gan, katanya sudah jadi hak dan kewajiban warga negara diatur oleh konstitusi bahwa harus memilih dalam pemilu.
Balasan post floriantito
Quote:


survey sendiri aja gan... iseng iseng aja tanya
kalo survey sendiri kan kita bisa jujur pada diri sendiri

tapi hasil survey itu jangan dipublish di online.. nanti bisa jadi masalah


coba aja lu tanya 1 pertanyaan ini

"di pemilihan presiden 2014, lu pilih prabowo atau jokowi?"
jawabannya cuma 2 yaitu
1. gue kemarin golput / ngga milih / ngga nyoblos / ke luar kota / ngga dapet kartu
2. gue kemarin pilih *******

ada 1 nama yg ngga akan lu temui
Diubah oleh tukangkredit
Quote:


kesimpulannya dong gan, intinya menurut agan gimana. PM deh.
Saya lingkungannya industry gan, disini kubu2an, masalah politik kalau dilisankan jarang, namun grup wa omongan politik kencang betul.
Balasan post floriantito
Quote:


kesimpulannya.. gue mengajak elu dan semua kaskuser untuk baca sekeliling kita. mendengar orang orang di sekitar kita

coba mengurangi berita dari "katanya.. katanya dan katanya" yang akan bikin kita rentan terhadap hoaks
beeh. ni trit di isi saling komen
lebih menarik baca komen di postingannya
emoticon-Ngacir
Balasan post floriantito
- ada negara yang hutang banyak, tapi baik2 saja
- ada negara yang hutang banyak, tapi krisis

hutang indonesia masih termasuk rendah, dan pendapatan pemerintah juga lumayan beragam,
indonesia juga bukan FULL SOSIALIS,
beda sama venezuela.

tapi emang yang lucu, janji sebelum jadi presiden "gak bakalan hutang" emoticon-Shutup

Quote:


golput boleh gan,
kalo ngajak2 golput, apalagi besar2an pake media massa > kena ciduk.

tapi bagi nastaik, lu golput, apalagi berani kritik pemerintah = AUTO NASBUNG.

*kritik tentu saja beda dengan hoax/fitnah.
Balasan post tukangkredit
Quote:


ini yg ** maksudnya si bowo ya?
dan dari survei pribadi lu jarang nemu yg pilih joko? main lu kurang jauh bray. 2014 gw sekeluarga coblos joko (dulu gw masih naif)

dan skrg gw malah disebut nasbung gara" sering kritik ketidak becusan si joko emoticon-Traveller
Balasan post floriantito
buat cawe-cawe lah yah gan
lumayan kan dapat fee

-----
selalu aja membandingkan dengan yang buruk
Quote:


kalau si TukangKredit lokasi tinggalnha base nasbung wajar makanya, tergantung lokasi sih.
Kalau lagi dijawa tengah atau jawa timur asal nyoba survey, pasti suara Jokowi kenceng.

Nah ane memaklumi aja kata2 dia. Soalnya tergantung wilayah, kalau di jakardah kan campur2 nano2, mungkin bener juga dia dan mungkin juga salah.
Quote:


Skrng golput apa pindah haluan bre?
Balasan post kudo212
Quote:


simpan kebenaran itu untuk diri kita sendiri bre,,,
ngga usah dipublish, karena kadang kebenaran itu pahit



=========================================
lu pernah survey random ngga di masyarakat?? di warkop, di konter hp.. ngantri di rumah sakit, ngantri obat di apotik, di JNE atau di mana deh.. yang ketemu langsung orangnya.. bukan via online.. ketemu/kenal sendiri sendiri.. jangan yg berkelompok

coba aja lu tanya 1 pertanyaan ini

"di pemilihan presiden 2014 kemarin , lu pilih prabowo atau jokowi?"
jawabannya cuma 2 yaitu
1. gue kemarin golput /ngga milih/ngga nyoblos/ke luar kota/ngga dapet kartu
2. gue kemarin pilih *******


ada 1 nama yg ngga akan lu temui.. atau kalo nama itu disebut, ngga lebih dari 20%.. padahal pilpres kemarin suaranya 48% - 52 %
Diubah oleh tukangkredit
Balasan post k4ktus
Quote:

ada yg ngga di perhatikan mengenai utang jepang dan USA
1. USA itu utangnya dalam mata uang USD, yang dia cetak sendiri. artinya USA ngga akan kena imbas akibat gejolak mata uang

2. Jepang, 100% utang jepang itu adalah kepada rakyatnya sendiri. ibarat orang tua utang sama anak.. pasti lebih ringan

sekarang misalnya pemerintah dan BUMN Indonesia utangnya 100% dalam rupiah.. gue yakin sih pasti aman, dan ngga usah risau dengan persentase utang pemerintah


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di