alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kasus Mayat Dalam Drum, Ekonomi Sulit Jadi Motif Kriminal Terbesar
2 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c01f16196bde6ba728b4570/kasus-mayat-dalam-drum-ekonomi-sulit-jadi-motif-kriminal-terbesar

Kasus Mayat Dalam Drum, Ekonomi Sulit Jadi Motif Kriminal Terbesar

Jakarta - Masyarakat Klapanunggal, Kabupaten Bogor sempat heboh dengan penemuan mayat dalam drum. Mayat tersebut diketahui bernama Abdullah Fitri Setiawan atau kerap disapa Dufi. Investigasi kemudian menyatakan pasutri Nurhadi-Sari sebagai tersangka pembunuh mayat dalam drum di Bogor. 

Dalam wawancara dengan 20Detik, Nurhadi mengatakan motif ekonomi sebagai dorongan utama melakukan pembunuhan. Nurhadi menginginkan mobil korban untuk membayar hutang. Sari ikut terlibat dalam pembunuhan mantan wartawan tersebut.

Baca juga: Apa yang Terjadi pada Otak Saat Seseorang Membunuh?


"Ekonomi, atau disebut instrumental hingga kini masih menjadi motif yang mendominasi tindakan kriminal. Pelaku mengingkan barang berharga atau harta kekayaan milik korban," kata psikolog forensik Reza Indragizi pada detikHealth, Jumat (30/11/2018).

Menurut Reza, tindak kriminal secara teori bisa dicegah termasuk yang bermotif instrumental. Namun hal ini sulit diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pelaku umumnya sudah merasa sangat terdesak hingga merasa harus merampas harta yang bukan miliknya.

Sebagai manusia biasa, pelaku umumnya merasa bersalah dengan tindakannya yang berakibat buruk bagi orang di sekitar korban. Menyikapi hal ini, penegak hukum jangan sampai bersimpati pada pelaku. Terdakwa kasus kriminal tetap harus menerima sanksi sesuai hukum dan aturan yang berlaku, meski telah minta maaf pada keluarga korban. 

Baca juga: Psikolog: Waspadai Permainan Opini Pelaku Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi


https://health.detik.com/berita-deti...minal-terbesar

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
rakyat salih bunuh, kriminalitas tinggi semua karena ekonomi sulit jaman mukidi emoticon-Big Grin
perekonomian di era pakdhe baik.
katanya gegara esemka, skrg gegara ekonomi, besok ganti apalagi??
bikin hoax itu mesti konsisten jg, klo gak bs malu kayak yg ginian
Kasus Mayat Dalam Drum, Ekonomi Sulit Jadi Motif Kriminal Terbesar
makanyq K rjo yg bener jangan K lonan muluk
orang mati masih aj digoreng2
terus esemkanya gimana?? emoticon-Big Grin

ini mah karna ssi yang berujung sial emoticon-Traveller
di tipi sih muhammad nurhadi emg belagu sok kaya, arogan, kredit gak mampu bayar, ditagih2 debt kolektor


yg salah malah kowi, nasbung bloon kehabisan bahan coli
Diubah oleh pocong.212
Balasan post ferina.
Quote:


itu bininya dijadiin umpan main kuda2an kan ?

seharusnya walau ekonomi sulit tetap tidak akan melakukan perbuatan keji dan munkar kalau saja dia benar2 beragama
epek bergaul dengan rijik kah ? emoticon-Entahlah

Kasus Mayat Dalam Drum, Ekonomi Sulit Jadi Motif Kriminal Terbesar
Diubah oleh appple
Quote:


emoticon-shakehand
"Ekonomi, atau disebut instrumental hingga kini masih menjadi motif yang mendominasi tindakan kriminal. Pelaku mengingkan barang berharga atau harta kekayaan milik korban," kata psikolog forensik Reza Indragizi pada detikHealth, Jumat (30/11/2018).

Bukan ekonomi, tp mental
Mau kaya, hidup enak ga mau kerja, ga mau usaha
Modal 500rb dr jual tivi udah bisa jual gorengan, udah bisa hidup
Yang berduit aja masih nyolong bro..
emoticon-Embarrassment


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di