alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Pangeran Jepang Kritik Ritual Penobatan Kaisar Baru Pakai Uang Rakyat
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c01ef3e642eb6280e8b456a/pangeran-jepang-kritik-ritual-penobatan-kaisar-baru-pakai-uang-rakyat

Pangeran Jepang Kritik Ritual Penobatan Kaisar Baru Pakai Uang Rakyat

Pangeran Jepang Kritik Ritual Penobatan Kaisar Baru Pakai Uang Rakyat
Pangeran Akishino (Kiri) Jepang dan istrinya, Puteri Kiko, pada konferensi pers menjelang ulang tahun ke-53 di kediaman Pangeran di Tokyo. Foto ini diambil pada 29 November 2018. (AFP/Badan Rumah Tangga Kekaisaran).

TOKYO, KOMPAS.com - Pangeran Akishino dari Jepang menyampaikan kritik publik atas rencana penggunaan uang rakyat untuk ritual keagamaan yang berkaitan dengan penobatan kaisar baru tahun depan.

Pangeran Akishino, putra bungsu dari Kaisar Akihito, akan menjadi putra mahkota pada 2019 saat ayahnya menyerahkan takhta kepada kakaknya, Naruhito.

Melansir AFP, dia mengambil langkah tidak biasa dengan menyebut penggunaan uang negara untuk ritual penobatan akan melanggar prinsip konstitusional yang memisahkan negara dan agama.

Berbicara pada konferensi pers pekan lalu yang dipublikasikan pada Jumat (30/11/2018), dia mengatakan ritual Daijosai yang akan berlangsung pada November tahun depan memiliki sifat sangat religius.

Sebagai informasi, Daijosai adalah nama yang diberikan untuk festival panen Niinamesai yang dilakukan kaisar baru, dan selalu diikuti oleh penobatan takhta.

"Saya ingin tahu apakah pantas untuk membiaya hal yang sangat religius ini dengan uang negara," katanya. Japan Times mewartakan, hukum tertinggi melarang negara terlibat dalam kegiatan keagamaan.

Pangeran suda menentang penggunaan dana publik yang terakhir kali dipakai dalam upacara pada 1990, setahun setelah ayahnya naik takhta pada 1989.

Dia mengaku sudah menyampaikan kritiknya kepada Badan Rumah Tangga Kekaisaran, namun tidak ada yang mendengarkannya.

Kepala Badan Rumah Tangga Kekaisaran Shinichiro Yamamoto segera beraksi dengan meminta maaf.

Meski demikian, pemerintah telah memutuskan untuk memakai dana publik untuk upacara.

"Karena Daijosai sebelumnya diadakan dengan dukungan publik (dana publik), masuk akal untuk meniru yang sudah ada," kata Yamamoto.

Dalam ritual yang digelar pada 14-15 November tahun depan, kaisar baru akan memberikan persembahan beras kepada leluhur dan Tenjin Chigi, dewa langit dan bumi.

Ritual juga diisi dengan berdoa bagi perdamaian dan panen berlimpah untuk negara dan rakyat.

Meski ritual tahunan Niinamesai dibiayai oleh kantong pribadi kaisar, tapi Daijosai akan memakai uang negara sebagai tugas resmi keluarga kaisar dalam upacara dan jamuan makan.

Sebelumnya, Daijosai pada November 1990, yang menelan biaya sekitar 2,2 miliar yen.

Komentar pangeran Akishino terlontar menyusul sekelompok warga Jepang yang besiap untuk menuntut pemerintah atas rencana menggunakan uang rakyat dalam beberapa upacara penobatan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pangeran Jepang Kritik Ritual Penobatan Kaisar Baru Pakai Uang Rakyat", https://internasional.kompas.com/rea...i-uang-rakyat.
Penulis : Veronika Yasinta
Editor : Veronika Yasinta
Diubah oleh dragonroar
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
harusnya gimana
Pangeran Jepang Kritik Ritual Penobatan Kaisar Baru Pakai Uang Rakyat
#2019KaisarJokowiemoticon-thumbsup


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di