alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Pemerintah akan tetapkan tarif kebersihan pada wisatawan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c011d5ddac13ee1498b4576/pemerintah-akan-tetapkan-tarif-kebersihan-pada-wisatawan

Pemerintah akan tetapkan tarif kebersihan pada wisatawan

Pemerintah akan tetapkan tarif kebersihan pada wisatawan
Aksi membersihkan sampah di kawasan wisata Pantai Ujong Blang, Lhokseumawe, Aceh, Minggu (16/9/2018)
Dalam waktu dekat, jika berpelesir ke daerah-daerah wisata, ada kemungkinan para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, harus mengeluarkan uang lebih. Sebab, pemerintah berencana untuk memungut dana kebersihan kepada mereka.

Rencana tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan. Dana yang terkumpul dari sana akan digunakan untuk pengelolaan sampah.

"Kalau turis asing sekitar USD 10 (Rp143.000). Kalau lokal mungkin USD 1. Tapi dimasukkan dalam tiket atau di hotel dia nginap. Sehingga nanti bisa dikelola oleh Pemda dengan benar," kata dia, seperti dikutip Merdeka.com, Jumat (30/11/2018).

Kendati demikian, Luhut mengatakan bahwa besarnya jumlah pungutan masih dalam perhitungan.

Adapun pungutan ini dilakukan sebagai salah satu upaya pemerintah untuk menanggulangi sampah plastik yang kian merajalela. Terlebih, sudah banyak kasus yang menyebabkan rusaknya alam dan tewasnya sejumlah hewan.

Sebut saja soal paus yang mati di perairan Pulau Kapota, Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Saat ditemukan, paus tersebut sudah membawa sekitar 5,9 kilogram sampah yang didominasi plastik di dalam perutnya.

Tak hanya paus, banyak pula ikan-ikan dan hewan laut lainnya yang terkontaminasi limbah. Jika dikonsumsi oleh manusia, pemerintah mengkhawatirkan soal dampaknya terhadap tumbuh kembang generasi mendatang. Apalagi menurut data, Indonesia juga telah menyandang gelar sebagai penyumbang plastik terbanyak kedua di dunia.

Untuk melandasi aturan baru ini, pemerintah juga tengah mengkaji aspek hukumnya agar tak timbul masalah di kemudian hari. Hotel dan tempat-tempat wisata yang menerapkan pungutan juga akan diawasi oleh beberapa pihak.

Nantinya, aturan tersebut akan dikeluarkan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) yang membahas dua hal utama. Pertama, ada waste to energy dan kedua sampah plastik di ubah jadi biodiesel.

Harapannya, skema itu rampung tahun ini dan diterapkan pada Februari 2019. Hal ini pun diharapkan dapat menjadi gerakan besar yang membawa perubahan bagi penanganan sampah di Indonesia.

Soal wilayah mana saja yang akan jadi contoh, Luhut juga mengaku masih akan ada peninjauan lebih lanjut.

"Nanti akan ada pertemuan lanjutan untuk sampah ini, rencananya akan ada model untuk penanganan sampah. Kota-kota yang menjadi tujuan turis seperti Bali, Labuan Bajo, kita bisa bikin untuk pungutan sampah di sana," jelasnya, seperti dikutip Antaranews.com, Jumat (30/11).

Selain Bali dan Labuan Bajo, ada juga Banjarmasin, Balikpapan, Denpasar, dan beberapa daerah lain dengan total 10 wilayah.
Mendorong pengganti plastik
Untuk mengurangi pemakaian plastik, pemerintah saat ini juga tengah mendorong pemakaian bahan pengganti plastik. Bahkan, beberapa kota disebutkan tengah memerangi pemakaian plastik, baik berupa kantung maupun sedotan.

Selain itu, pemerintah juga tengah merekomendasikan plastik dari bahan singkong sebagai alternatif. Hanya saja, untuk memproduksinya dibutuhkan biaya yang masih cukup tinggi.

"Tapi itu tidak boleh kita bunuh plastik, karena digunakan juga ditempat lain. Penggantinya mungkin plastik cassava melalui singkong, tapi memang tinggi cost-nya karena permintaannya rendah. Tetapi, kalau branding ini jalan, harganya akan naik dan ciptakan perusahan baru lapangan kerja baru," ujar Luhut, seperti dikutip Viva.co.id, Jumat (30/11).

Selain upaya dari segi pariwisata, Luhut juga menambahkan bahwa pemerintah berencana untuk memasukkan edukasi penanganan sampah plastik dalam kurikulum sekolah mulai dari TK hingga SMA.

Tahun ini saja, pemerintah telah menerapkan program tersebut pada sekolah-sekolah yang ada di 13 provinsi untuk selanjutnya diperluas menjadi 34 provinsi pada 2019.

Nantinya, implementasi proyek ini akan berbeda-beda, sesuai dengan jenjang pendidikannya. Modulnya juga akan disiapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sedangkan kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman fokus pada pendampingannya.

"Konkretnya dimasukkan ke dalam pembelajaran yang sudah ada, tergantung jenjang pendidikan. Misalnya untuk anak TK, akan dimasukkan ke dalam permainan, gambar, dan sebagainya," jelas Asisten Deputi Pendayagunaan Iptek Maritim Neni hendiarti, seperti dikutip Antaranews.com, Jumat (30/11).
Pemerintah akan tetapkan tarif kebersihan pada wisatawan


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...pada-wisatawan

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Pemerintah akan tetapkan tarif kebersihan pada wisatawan Polemik korupsi di Indonesia ibarat kanker stadium 4

- Pemerintah akan tetapkan tarif kebersihan pada wisatawan Hari ini IHSG anjlok, minus 0,84 persen

- Pemerintah akan tetapkan tarif kebersihan pada wisatawan Lapas Lambaro Aceh bobol, 113 napi melarikan diri

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di