alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / Buku /
Senja, Cerita, Realita
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c00f041dbd770ac6b8b4567/senja-cerita--realita

Senja, Cerita, Realita

"Untung aja gua masih baru! Kalau gua udah jadi anggota, ga bakal gua diemin!"
"Yaudah sabarin dulu Nja, 2 hari lagi juga balik. "

     Diam. Hanya suara pohon yang bercumbu dengan angin yang menyela perbincangan. Senja tidak menyaut, tatapannya kosong kedepan. Danau yang didepan matanya seolah merayu Senja untuk mententramkan hatinya karena kejadian tadi. Kejadian debat yang berujung pada diskriminasi karena Senja hanyalah seorang junior. Perdebatan yang disulut karena sikap senior perempuan yang bernama Bella pada seorang junior laki-laki, Gatha. Senja yang tidak terima Gatha diam saja ketika ada kesewenang²an. Senja tidak mengerti kenapa Gatha tidak membela diri dan terlihat pasrah. Senja hanya berpikir satu, Gatha takut karena sedang penataran, dan ini sebuah kesalahan, maka harus ada seseorang yang berani untuk menyuarakan kebenaran.
     Senja, seorang gadis manis yang kritis.
Berambut panjang bergelombang, dengan tinggi 160 cm, Senja sangatlah gemulai.
Fajar sangat menyukai ketika Senja tersenyum dengan menunjukkan giginya yang bersih dan rapih, belum lagi saat rambutnya diurai. Namun Senja lebih suka mengikat rambut nya.
Fajar seorang laki-laki yang mendekati sempurna. Dengan tinggi badan yang lebih tinggi 10 cm dari senja dipadukan dengan badan nya yang mendekati atletis berwarna kuning langsat.Ia lembut. Apalagi terhadap Senja.

"Kan lu udah tau sendiri Nja kalau organisasi yang beginian pasti mental yang di.... "
"Eh itu berdua siapa? Ngapain pacaran! Ini masa penataran! Mesum aja!" Sela suara tegas dari tanah yang lebih tinggi.

     Senja memutar kepalanya ke belakang, mata nya memicing, bibirnya sedikit terangkat oleh kemarahan. Senja berdiri bersamaan Fajar yang menemani dia sedari tadi,berjalan menghampiri 2 orang yang menegur nya.
Sejajar lah muka Senja dengan kak Galan ketua BEM yang menegurnya itu. Diam namun sengit. Seperti ada peperangan diantara tatapan mereka. Senja menatap dengan tajam sedangkan kak Galan membalasnya dengan tatapan seorang senior.

"Otak lu tuh yang mesum!"
"Nja," Suara Fajar coba memadamkan suara Senja dengan lembut. Ia tau apa yang akan terjadi selanjutnya. Sahabatnya semasa SMP ini sewaktu waktu bisa lepas kendali.

"Diem Jar, senior kek gini tuh harus diajarin kali² biar ngotak! Biar bersih tuh Otak! "

     Fajar langsung bergegas menggandeng Senja meninggalkan 2 orang yang mematung karena tidak mengira seorang wanita, terlebih junior nya yang sedang dalam masa penataran seberani itu kepada senior. Terlebih lagi seorang ketua BEM.

" Jar tar dulu, gua belum selesai. " Seka Senja memberhentikan langkahnya.
" Simpan energi lu buat 2 hari kedepan. "
" Lu takut kan? Bilang aja! Gua udah ga bisa diemin tuh orang! Kurang ajar banget bilang kita mesum! Kalau lu takut, lu jauhin gua aja selama masa penataran! "
" Nja, gua ga takut apapun selama lu sama gua. Ya kecuali Tuhan. Sama alm.Mamah.
Dan yang harus lu inget, gua ga pernah kan melewatkan kejadian apapun sama lu selama kita SMP bareng? Trs waktu SMA kita ga sama, gua sempet jadi abang boongan lu cuma buat nanggung ceramahan guru gara² lu bolos. "
" Ahahaha.. Iya iya maaf. " Senja membaik seiring melepaskan tangan Fajar dari wajahnya.
 

   Jam makan malam menyapa. Jajaran kertas nasi berjajar yang diatasnya tersedia nasi, teri, tempe orek, sambal dan lalapan.
Para peserta anggota baru BEM Pandawa University duduk rapih berhadapan yang dipisah oleh makanan. Masing-masing memegang segelas air putih untuk minumnya. Hanya itu dan tidak boleh nambah.
Do'a dipimpin Koordinator lapangan BEM.
Makan berlangsung dengan khidmat. Hening dan rapih.

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
salah kamar gan, coba agan ngetrit di forum sfth


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di