alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Militer /
Bagaimana sih Spesifikasi SU-35 sampai bisa buat Amerika dan sekutunya was-was
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c00dec01854f7e43a8b456b/bagaimana-sih-spesifikasi-su-35-sampai-bisa-buat-amerika-dan-sekutunya-was-was

Bagaimana sih Spesifikasi SU-35 sampai bisa buat Amerika dan sekutunya was-was

Su-27M/Su-35 dikembangkan berbasis Su-27S (Flanker-B) berkursi tunggal yang merupakan Su-27 standar produksi generasi pertama. Su-27M/Su-35 mengusung mesin baru yang lebih bertenaga tetapi lebih irit bahan bakar dan jangkauan terbang yang lebih jauh serta manuver yang lebih lincah  berkat rasio daya dorong perberat yang meningkat dan dibekali perangkat avionik yang lebih baik. Su-27m/Su-35 sempat diproduksi dalam jumlah terbatas, beberapa diantaranya ikut dalam tim aerobatik Russkiye Vityazi (Russian Knight), yang saat itu juga sudah memakai Su-27S dan Su-27UB (tandem seater). Su-27m/Su-35 hanya sempat dibuat satu unit varian kursi ganda yaitu Su-35UB, namun ta pernah tercatat dalam dinas aktif AU Rusia. Salah satu prototype Su-27m/Su-35 kemudian dimodifikasi dan dikonversi menjadi Su-37 (oleh media barat dijuluki Terminator) dengan mesin Lyulka Saturn AL-31FP (FP singkatan dari Forsazhnyy Povorotnyy / Rotating Afterburner) yang dilengkapi sistem kendali nosel pengarah dorongan gas buang ata TVC (Thrust-Vectoring Control). Tercatat hanay ada dua unit Su-37 yang dibuat dan berdemo terbang di beberapa airshow ternama termasuk Farnborough Airshow 1996, Su-37 juga tidak masuk jalur produksi karena hanya dipakai sebagai peraga teknologi (technology demonstrator) saja.

Bagaimana sih Spesifikasi SU-35 sampai bisa buat Amerika dan sekutunya was-was

Pada tahun 2003, atas inisiatif dan dana internal (bukan pesanan atau dana dari pemerintah Rusia) Sukhoi JSC memulai pengembangan varian generasi lanjut Su-27 dengan penekanan pada Manuverabilitas dan Avionik. Hasilnya yaitu prototype Su-35BM (Bolshaya Modernizatsiya / Big Modernization)yang terbang perdana 19 Februari 2008 dari landas pacu komplek LIIMG (Lotno-Issledovatelskiy Institut Imeni Gromova) alias Gromov Flight Reserach Institute di Zhukovsky dan di piloti oleh Sergei Bogdan, salah satu pilot uji andalan Sukhoi. Su-35BM resmi ditawarkan di pasar fighter ala November tahun yang sama sebuah model Su-35 dipamerkan di stand KNAAPO (Komsomolskoye-Na-Amure Aviatsionnoye Proizvodstvennoye Obyedineniye) di Dubai Airshow, tapi baru pada Paris Airshow 2013,Su-35S unujuk gigi dengan demo terbang yang mengguncang langit Le bourget, Paris. Tidaklah salah jika sejak Agustus 2009 pemerintah Rusia telah memesan sebanyak 48 unit Su-35S (desainasi resmi AU Rusia) , pesanan ini bisa bertambah sambil menunggu kedatangan T-50 PAK-FA. 
Bagaimana sih Spesifikasi SU-35 sampai bisa buat Amerika dan sekutunya was-was

Perubahan dan peningkatan yang dilakukan antara lain yaitu:

- Di bagian atas hidung tidak hanya terpasang IRST, tapi juga bukaan (aperture) untuk infra merah pendeteksi rudal, yaitu MAWS (Missile Approach Warning Sensor) , satu diantara enam aperture yang terpasang di beberapa titik strategis yang melingkupi seluruh sektor di sekitar pesawat. - Roda pendarat depan Su-35S berkonfigurasi roda ganda (twin wheel) bersisian, dibanding roda tunggal Su-27. - Rem udara yang berukuran besar terpasang di bagian punggung atau dorsal airbrake (mirip pada F-15 Eagle dan menjadi ciri khas keluarga Flanker) dihilangkan pada varian Su-35S, yang otomatis menghilangkan sistem penggeraknya, sehingga mendongkrak kapasitas ruang dalam body yang dimanfaatkan untuk menambah 22 % kapasitas bahan bakar internal menjadi 11.500 kg atau sekitar 14.375 liter dari Flanker generasi awal. - Bagian lubang intake Su-35S dikatakan sedikit lebih lebar walaupun dalam hitungan centimeter saja. - Sirip ekor vertikal ganda (twin vertical tailfin) juga sedikit lebih pendek dibanding Su-27 dengan bilah rudder Su-35S lebih besar. Gerakan bilah rudder Su-35 juga bisa berbeda arah  (differential deflection), sehingga bisa difungsikan sebagai rem udara pengganti dorsal airbrake. - Cerobong mesin (nozzle) dilengkapi pengarah dorongan gas buang atau TVC yang meningkatkan manuverabilitas atau kelincahan pesawat terutama pada rentang kecepatan rendah. - Sepasang mesin AL-41F1S (izdeliye 117S) memiliki daya dorong 16% lebih besar daripada mesin seri AL-31 pada Flanker generasi sebelumnya. Izdeliye 117S juga diklaim oleh pabrikan memiliki TBO (Time Between Overhaul) serta umur pakai yang lebih panjang dibanding Su-27. - Service life berkisar 4.000 jam untuk pemakaian normal menurut klaim pabrikan, walaupun belum terbukti.
Selengkapnya di : https://militerhebatdunia.blogspot.c...i-flanker.html

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Thread sudah digembok
Mantap.. Indonesia emang butuh pesawat ini untuk menjaga wilayah kedaulatan NKRI
US punya F-35, bisa ngalahin Su-35 pada skema pertempuran udara BVR masbro emoticon-Embarrassment

Edit: Su-35, baru nyadar sehari kemudian emoticon-Ngakak (S)
Diubah oleh schrodinger.cat
yang dipajang berita kapan sih.. su 57 kan juga batal mass production
Biarin deh nyimak lwas drpada sepi yg ngisi klonengan sma tukang gas smua .... update mna update
×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di