alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Ismunandar Dilantik sebagai Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c00cd0f56e6af31368b457c/ismunandar-dilantik-sebagai-dirjen-pembelajaran-dan-kemahasiswaan

Ismunandar Dilantik sebagai Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan

[img][/img]

JPP, JAKARTA - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir hari ini melantik dan mengambil sumpah jabatan kepada Pimpinan Tinggi Madya Kemenristekdikti. 

Upacara pelantikan dilaksanakan di Auditorium Gedung D Kemenristekdikti, Senayan (29/11/2018). Pejabat yang baru dilantik saat ini dipilih melalui proses seleksi terbuka sesuai UU ASN Nomor 5 Tahun 2014. Pimpinan Tinggi Madya yang dilantik yaitu Ismunandar sebagai Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Ismunandar dilantik menggantikan Intan Ahmad yang telah memasuki masa purna tugas.

Dalam sambutannya Menteri Nasir mengingatkan kepada pejabat yang baru dilantik tersebut untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya dan menciptakan kondisi pekerjaan lingkungan kerja yang baik dengan menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik bersama dengan para Dirjen lainnya, Staf Ahli serta pejabat eselon II lainnya di lingkungan Kemenristekdikti terutama di bidang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi di Indonesia.

“Saya mengingatkan kepada pejabat yang baru dilantik untuk segera berkoordinasi dengan pejabat lainnya sebagai mitra kerja agar tidak hanya menjalankan tugas di bidang pembelajaran dan kemahasiswaan saja tetapi bisa berkontribusi juga dengan tempat lain untuk melanjutkan terobosan-terobosan di bidang penjaminan mutu pendidikan tinggi di Indonesia agar semakin baik dan berkualitas,” ujar Menristekdikti.

Selain itu Menristekdikti mengatakan dalam penyusunan kebijakan-kebijakan yang ada di Kemenristekdikti harus mengacu pada sistem yang telah berkembang saat ini yaitu ‘Cyber Physical System’.

“Seiring berkembangnya ‘Cyber Physical System’ dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0 saat ini, perguruan tinggi di Indonesia akan terkena dampaknya, akan terjadi ‘the death of university’, akan ada kematian suatu perguruan tinggi jika idea tidak ditumbuh kembangkan, maka dari itu inovasi dan kreativitas harus dilakukan, program ‘distance learning’ juga harus dijalankan dengan baik, tetapi kualitas perguruan tinggi harus tetap dijaga,” tutur Nasir.

Pada kesempatan ini, Menristekdikti mengucapkan terima kasih atas kerja keras Intan Ahmad selama 3 tahun terakhir dalam upaya meningkatkan akses, kualitas pembelajaran maupun penjaminan mutu pendidikan tinggi. Selama menjalankan tugas sebagai Dirjen Belmawa (2015-2018), Intan telah berhasil merancang berbagai program terobosan seperti Sistem Pembelajaran Daring (SPADA), Pendidikan Profesi Guru (PPG), Penyetaraan Ijazah Online, Sistem Verifikasi Ijazah Secara Online (SIVIL), Penomoran Ijazah Nasional (PIN), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Indonesia Research Education Network (IdREN), dan program terobosan lainnya.

Nasir berharap Ismunandar sebagai Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan bisa melakukan aktifitas yang lebih enerjik karena merupakan darah segar di kementerian serta membuat gairah di Kemenristekdikti untuk lebih baik lagi. Nasir juga meyakini Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan yang baru dapat membuat program-program terobosan lainnya dalam upaya Kemenristekdikti untuk menghadapi era Revolusi Industri 4.0

Ismunandar diketahui mencatatkan prestasi sebagai Guru Besar Termuda di Institut Teknologi Bandung pada usia 38 tahun. Sebelum dilantik sebagai Dirjen Belmawa, Ismunandar merupakan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Washington DC, Amerika Serikat. Peraih penghargaan mahasiswa berprestasi ITB (1992) ini menyelesaikan pendidikan sarjana pada tahun 1992 dari Departemen Kimia ITB. Ismunandar melanjutkan studi doktoral di University of Sydney, Australia dan lulus tahun 1998. 

Bertindak sebagai saksi dalam pelantikan adalah Sekretaris Jenderal Ainun Na’im dan Direktur Jenderal Muhammad Dimyati.  Turut hadir undangan lainnya antara lain adalah Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Suwignjo, Staf Ahli Bidang Akademik Paulina Pannen, Pejabat Eselon II di Lingkungan Kemenristekdikti serta tamu lainnya. (ris)


Sumber : https://jpp.go.id/teknologi/pendidik...-kemahasiswaan

---

Kumpulan Berita Terkait TEKNOLOGI :

- Ismunandar Dilantik sebagai Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kolaborasi BPOM-Kemenristekdikti Kawal Inovasi Obat-Makanan

- Ismunandar Dilantik sebagai Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Indonesia dan Belarus Sepakati Kerja Sama Ristek dan Dikti

- Ismunandar Dilantik sebagai Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Enam Madrasah Negeri Lolos di Grand Final Kompetisi Robotik Madrasah 2018

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di