alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Dalami Mark-up Biaya Penginapan, Polisi Periksa Manajemen Hotel di Yogyakarta
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c00a126dc06bd5d7d8b4567/dalami-mark-up-biaya-penginapan-polisi-periksa-manajemen-hotel-di-yogyakarta

Dalami Mark-up Biaya Penginapan, Polisi Periksa Manajemen Hotel di Yogyakarta

JAKARTA - Polisi terus menelusuri dugaan korupsi dana Apel dan Kemah Pemuda Islam Indonesia yang diduga di-markup oleh pengurus Pemuda Muhammadiyah, selaku panitia dalam kegiatan tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pemeriksaan dilakukan penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), karena saksi kebetulan berdomisili di daerah tersebut.

"Siapa yang melihat, mendengar dipanggil sebagai saksi," ungkap Argo kepada wartawan, Kamis (29/11/2019).

(Baca Juga: Polisi Klaim Kantongi Saksi Kunci Dugaan Mark-Up Dana Kemah Pemuda)

Sementara Kepala Bidang Humas Polda DIY AKBP Yulianto menyebutkan, saksi yang dimaksud adalah pihak Accounting Hotel Grand Tjokro. Hotel berbintang empat itu merupakan lokasi penginapan peserta Kemah Pemuda dari Pemuda Muhammadiyah.

Pemeriksaan berlangsung pada Selasa 27 November kemarin. Polisi menelusuri biaya sebenarnya yang harus dibayar Pemuda Muhammadiyah untuk menginap saat mengikuti kegiatan Kemah Pemuda di Candi Prambanan.

"Kemarin Acounting Hotel Grand Tjokro," kata Yulianto kepada Okezone.

Meski begitu, Yulianto tidak mau menyebutkan tagihan yang sebenarnya dari pihak Hotel Grand Tjokro. Pasalnya, salah satu biaya di-markup itu adalah biaya penginapan alias tidak sesuai dengan laporan.

"Itu materi, saya enggak boleh kasih tahu," tegasnya

Kemah Pemuda yang dilaksanakan di Candi Prambanan Yogyakarta itu menggunakan anggaran Kemenpora senilai Rp5 miliar yang pencairannya dibagi menjadi dua, Rp3 miliar untuk GP Anshor dan Rp2 untuk PP Pemuda Muhammadiyah.

Belakangan, laporan dari Pemuda Muhammadiyah bermasalah, diduga ada beberapa anggaran yang di-mark-up alias tidak sesuai antara dana yang diberikan dengan belanja di lapangan.

(Baca Juga: JK Minta Penyidikan Kasus Dana Kemah Pemuda "Dahnil Anzar" Transparan)

https://news.okezone.com/read/2018/1...-di-yogyakarta

Bongkarrrr,penjarakan!
Diubah oleh prabocor69
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Ooo kamu ketahuann
polisi semakin profesional.
yg biasa gelembungin biaya di proposal dan markup di LPJ itu kelas mahasiswa emoticon-Big Grin
tapi ternyata dapetnya lumayan sampe 2 ember
Weleh hotel 600rb dimarkup sampe berapa tuh apalagi kalo notanya pake nota warung makan lagi😂
Diubah oleh exneomalas
Weleh makin diubek" dah ma polkis gara" balikin duit emoticon-Ngakak
daptar hotelnya ngga pake airy...
emoticon-Ngakak
ternyata muhi udah busuk dalemny
Kemahnya di hotel kah?
awalnya dapat gratisan....taunya nguntal bom....apeesss
makanya jgn gampang2 makan gratisan....yang kere aj dibelain korek sampah buat makan...


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di