alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Medcom.id /
KPK Minta MA Perbaiki Diri
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c00929bdc06bd9e3f8b4586/kpk-minta-ma-perbaiki-diri

KPK Minta MA Perbaiki Diri

KPK Minta MA Perbaiki Diri

Jakarta: Berbeda dengan hakim di dunia peradilan. Sosok yang disebut wakil Tuhan di muka bumi itu malah terantuk kasus korupsi berkali-kali.

 

Sejak Komisi Pemberantasan Korupsi berdiri pada 2005, sebanyak 21 hakim telah ditangkap lembaga antirasywah itu karena terlibat praktik lancung.

 

KPK pun mendorong adanya perbaikan pengendalian internal di Mahkamah Agung setelah operasi tangkap tangan (OTT) mereka terhadap dua hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (27/11).

 

'Kami sudah menggandeng BPKP untuk melakukan audit operasional terhadap beberapa pengadilan yang kami anggap cukup representatif, bahwa pengendalian internal seha-rusnya bisa mencegah tindak pidana korupsi di pengadilan yang umumnya terkait suap. Itu yang sebetulnya kami ingin dorong untuk MA bisa memperbaiki diri,' kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dikutip dari Media Indonesia, Jumat, 28 November 2018.

 

KPK menetapkan dua hakim, yaitu Iswahyudi Widodo dan Irwan, sebagai tersangka penerima suap bersama panitera Muhammad Ramadhan karena diduga menerima suap 47 ribu dolar Singapura (sekitar Rp500 juta) dan Rp150 juta dari advokat Arif Fitrawan (AF) dan seorang pihak swasta Martin P Silitonga (MPS).


Baca: KPK Dinilai Khilaf Menetapkan Lucas Tersangka


Suap itu diduga untuk memengaruhi putusan perkara perdata terkait dengan pembatalan perjanjian akuisisi PT Citra Lampia Mandiri (CLM) oleh PT Asia Pacific Mining Resources (APMR).


'Persoalannya, menurut kami, terkait integritas hakim tersebut. Hakim sudah ada perbaikan kesejahteraan karena untuk jajaran penegak hukum, penghasilan hakim lebih baik daripada aparat penegak hukum lain, baik kepolisian maupun kejaksaan,' ungkap Alex.

 

Pengawasan

 

Dalam menanggapi OTT KPK yang terus berulang, juru bicara MA, Suhadi, mengatakan pihaknya akan mengevaluasi Ketua PN Jakarta Selatan Arifin dan Ketua PN Jakarta Timur Sumino atas kasus yang melibatkan bawahan mereka.

 

'Akan dievaluasi Badan Pengawas MA, apakah pimpinan dari pengadil-an tersebut sudah sesuai atau tidak dengan Peraturan MA No 8 Tahun 2016. Dia mempunyai kewajiban untuk membina dan mengawasi para anggotanya,' ujar Suhadi di Gedung MA, Jakarta, kemarin.

 

Perma No 8/2016 mengatur peng-awasan dan pembinaan atasan langsung di lingkungan MA dan peradilan di bawahnya

 

Meski MA kembali kecolongan, Suhadi berkilah bahwa sistem pengawasan di lembaganya sudah berjalan. Sejumlah peraturan internal diterbitkan, seperti Perma No 7, 8, dan 9 yang terbit pada 2016. Setelah Perma itu dikeluarkan masih terjadi kasus, dikeluarkan Maklumat Ketua MA No 1 Tahun 2017.

 

'Aturan-aturan itu dibuat karena kami tidak ada menoleransi pelanggaran. MA melakukan reformasi secara terus-menerus terhadap badan peradilan,' ujarnya.

 

Kepala Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) Bivitri Susanti mengatakan MA harus lebih keras menangani persoalan korupsi di lembaga itu. 'Berarti (selalu berulang kasus OTT) memang belum ada langkah konkret (perbaikan) yang ditempuh,' tandas Bivitri.

Sumber : http://news.metrotvnews.com/hukum/1b...-perbaiki-diri

---

Kumpulan Berita Terkait :

- KPK Minta MA Perbaiki Diri Lucas Minta KPK Buka Pemblokiran Rekening

- KPK Minta MA Perbaiki Diri KPK Menanti Empat Polisi Ajudan Nurhadi

- KPK Minta MA Perbaiki Diri Lucas Sebut Pengadilan Tipikor Tak Berwenang Mengadilinya

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di