alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Santri dan Mahasiswa Se-Salatiga Berkomitmen Lawan Hoax
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfffdcbde2cf20f0f8b456a/santri-dan-mahasiswa-se-salatiga-berkomitmen-lawan-hoax

Santri dan Mahasiswa Se-Salatiga Berkomitmen Lawan Hoax

Santri dan Mahasiswa Se-Salatiga Berkomitmen Lawan Hoax


Santri dan Mahasiswa di Salatiga Deklarasikan Anti Hoax demi tegaknya nasionalisme. Ratusan santri dan puluhan mahasiswa di Salatiga, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah mendeklarasikan anti hoax dan anti politisasi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Deklarasi itu dilaksanakan bersama dengan acara Literasi Media dan Tausiyah di Pondok Pesantren Wakaf Literasi Islam (WALI), Salatiga, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. kamis siang (29/11/2018).


“Kami warga santri dan mahasiswa serta masyarakat Se-Salatiga, dengan ini menyatakan menolak segala berita bohong atau hoax serta sentimen bermuatan suku, agama, ras, dan antar golongan,” kata Hafyz Marshal selaku ketua pelaksana acara.

Hafyz melanjutkan, santri siap turut serta menjaga keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta kerukunan masyarakat khususnya di wilayah Salatiga dan sekitarnya.
Di tempat yang sama, Pimpinan Ponpes WALI, KH Anis Maftukhin mengapresiasi acara Literasi Media dan deklarasi santri serta mahasiswa. Menurutnya, santri dan mahasiswa sudah seharusnya menjadi garda paling depan yang memerangi hoax dan sentimen atau politisasi bermuatan SARA.

Santri dan Mahasiswa Se-Salatiga Berkomitmen Lawan Hoax

Sebagai intelektual Islam, lanjut KH Anis Maftukhin, santri dan mahasiswa harus menjadi pelopor dalam menyajikan informasi yang sehat dan mendidik serta mengedepankan sikap saling menghargai kerukunan beragama.

“Santri adalah pembawa misi Islam yang damai, yang mengutamakan kemaslahatan, dan anti kebohongan,” tandasnya.
“Santri juga siap untuk saling memberikan informasi yang sehat dan berimbang serta sesuai fakta demi keharmonisan masyarakat di Salatiga sekaligus mendukung jalannya pemerintahan saat ini” tambah KH Anis Maftukhin.

Senada dengan KH Anis Maftukhin, Husein Sanusi selaku pemateri mengatakan bahwa santri dan mahasiswa perlu mencegah berita hoax demi terciptanya kondisi yang kondusif.

“Melakukan pencegahan dan antisipasi terhadap tumbuh kembangnya penyebaran berita bohong atau hoax adalah salah satu cara mendukung pembangunan nasional” ucap Husein Sanusi yang juga selaku editor di salah satu media nasional.
Dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Habib Sholeh Anis Baasyin selaku pimpinan Suluk Maleman, Pati, Jawa Tengah yang berpendapat bahwa deklarasi anti berita hoax ini menjadi momentum bersama untuk melawan dan membenahi pikiran manusia agar tercipta situasi yang aman dan nyaman.

“Hoax yang paling utama dilawan adalah digadaikan nya akal sehat bangsa dan masyarakat” ujar Habib Anis didepan puluhan santri, mahasiswa, dan wartawan.

Sementara itu, mahasiswa IAIN Salatiga, Nazzmu Zaman (21) mengaku acara ini mengingatkan betapa pentingnya memilih dan memilah informasi dengan teliti demi keberlanjutan pembangunan nasional.

“kami mahasiswa se-Salatiga akan menginformasikan kepada masyarakat luas dengan pemberitaan yang benar demi berlanjutnya pembangunan nasional yang dilakukan pemerintah” tutup mahasiswa yang biasa dipanggil Zamzan ini.

sumber : https://www.goodnewsfromindonesia.id/2018/11/29/santri-dan-mahasiswa-se-salatiga-berkomitmen-lawan-hoax-demi-tegaknya-pancasila-dan-nkri
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di