alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Kode ngopi ratusan juta rupiah buat hakim
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bff8335dad7700b208b456c/kode-ngopi-ratusan-juta-rupiah-buat-hakim

Kode ngopi ratusan juta rupiah buat hakim

Kode ngopi ratusan juta rupiah buat hakim
Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Iswahyu Widodo mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan terkait OTT kasus suap penanganan perkara di PN Jaksel, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (29/11/2018) dini hari.
Istilah ngopi sudah sangat lekat di kuping masyarakat Indonesia sebagai ajakan minum kopi. Bagi pengacara, panitera, dan hakim di pengadilan, ngopi itu bisa berarti uang ratusan juta rupiah.

Istilah ngopi terendus dari kasus suap yang melibatkan pengacara Arif Fitrawan; panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Muhammad Ramadhan; serta dua hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Iswahyu Widodo dan Irwan. Pada Kamis (29/11/2018), KPK menahan keempat orang itu.

"Dalam komunikasi yang terekam tim penyidik KPK, teridentifikasi kode yang dilakukan adalah ngopi," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dikutip Antaranews. Istilah ngopi itu untuk menanyakan uang suap sudah tersedia atau belum.

Kasus ini bermula ketika KPK menangkap pengacara Arif Fitrawan di restoran cepat saji di Tanjung Barat, Jakarta Selatan pada Selasa 27 November 2018.

Secara paralel, tim KPK lainnya menangkap Muhammad Ramadhan di kediamannya di daerah Pejaten Timur. Di rumah Ramadhan, tim KPK menyita uang yang diduga terkait dengan suap dalam perkara, sebesar $47 ribu Singapura atau sekitar Rp500 juta.

Uang di rumah Ramadhan itu diduga akan dialirkan ke hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ramadhan diduga sebagai perantara suap.

Tim KPK bergerak lagi dan menangkap hakim Iswahyu Widodo dan Irwan di tempat indekos masing-masing di Jalan Ampera Raya.

KPK menduga Iswahyu Widodo dan Irwan menerima uang suap Rp650 juta untuk memuluskan penanganan perkara perdata di PN Jakarta Selatan.

Selama proses sidang, pengacara Arif Fitrawan melakukan komunikasi dengan Muhammad Ramadhan sebagai panitera pengganti PN Jaktim. Ramadhan diduga sebagai perantara terhadap majelis hakim yang menangani perkara di PN Jakarta Selatan.

Setelah itu, muncul kode ngopi dari hakim. Kode itu maksudnya rencana bertemu terkait dengan janji pemberian uang yang disepakati pengacara Arif melalui perantara Ramadhan.

"Oknum hakim tersebut bertanya 'Ayo jadi ngopi gak?' untuk mereka bertemu dan dalam pertemuan tersebut ditanyakan apakah uangnya sudah ada atau belum," kata Alex.

Pada 22 November 2018 terjadi transaksi transfer dari Martin P Silitonga ke rekening Mandiri atas nama Arif Fitrawan sebesar Rp500 juta. Selanjutnya pada 27 November 2018 Arif Fitrawan melakukan penarikan sebesar total Rp500 juta di 3 kantor cabang Mandiri.

Pada 27 November 2018, Arif menukar uang Rp500 juta tersebut ke dalam mata uang dolar Singapura sebesar $47 ribu Singapura. Arif pada hari yang sama lalu menitipkan uang $47 ribu Singapura tersebut ke Muhammad Ramadhan untuk diserahkan kepada majelis hakim.

Sebelumnya majelis hakim telah menerima uang sebesar Rp150 juta dari Arif melalui Ramadhan untuk mempengaruhi putusan sela yang dibacakan pada bulan Agustus 2018. Hakim dijanjikan akan menerima lagi Rp500 juta setelah putusan akhir pada 29 November 2018.
Ragam kode pelaku korupsi
Pelaku tindak pidana korupsi selalu menyembunyikan operasinya dengan beragam cara, termasuk bahasa dan kode rahasia atau disebut pula argot. Kode rahasia itu bisa berupa ajakan minum kopi, minuman keras, jahitan baju, bermacam buah, santri, pengajian dan murtad.

Sebelum dipakai dalam kasus hakim di PN Jaksel, kopi sebenarnya sudah dipakai sebagai kode APBD Kota Semarang, Jawa Tengah. Istilah kopi coro diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Semarang Akhmad Zainuri pada sidang 2 Juli 2012 di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Kopi coro alias kopi kecoak sering diidentikkan dengan sesuatu yang tidak enak. Dalam kasus ini, istilah kopi coro digunakan ketika uang yang diberikan tidak sesuai harapan karena nilainya terlalu sedikit.

Kasus suap di Semarang itu juga mengungkapkan istilah susu kaleng, nyam-nyam, dan luwak. Susu kaleng mengacu uang dalam hitungan miliar, sedangkan uang yang akan diberikan kepada anggota DPRD disebut nyam-nyam dan luwak adalah pihak yang meminta uang.

Kode minuman keras terungkap dalam sidang kasus dugaan korupsi Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP). Kode berupa merek minuman keras itu dipakai keponakan mantan Ketua DPR Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi.

Beberapa merek minuman keras seperti McGuire, Vodka dan Chivas Regal menjadi penanda untuk penerima uang di DPR. Pada sidang 6 November lalu, Irvanto dituntut hukuman 12 tahun penjara.

Kode lainnya adalah jahitan yang muncul dari politisi PDI Perjuangan, Damayanti Wisnu Putranti untuk menerima uang suap. Damayanti divonis 4,5 tahun penjara pada 27 September 2016 lalu karena menerima suap dari Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama Abdul Khoir agar memuluskan proyek jalan di Maluku.

Bahasa rahasia lainnya yang pernah karib adalah Apel Malang, Apel Washington dan Semangka. Mantan Direktur Pemasaran Grup Permai, Mindo Rosalina Manulang, mengungkapkan sandi dari terpidana Angelina Sondakh dalam kasus suap proyek Wisma Atlet.

Apel malang mengacu ke uang rupiah, apel washington sama dengan dolar, semangka adalah permintaan dana serta pelumas merupakan uang. Istilah itu, menurut Rosa sengaja diciptakan Angie agar tidak terlihat vulgar.

Penyamaran istilah juga terjadi dalam kasus korupsi pengadaan Quran di Kementerian Agama. Dalam kasus ini, mantan politikus Partai Golkar, Zulkarnaen Djabar, punya kode khusus mengatur proyek pengadaan Quran dan laboratorium komputer.

Sandi yang digunakan Zulkarnaen saat berbicara dengan para pejabat Kementerian Agama yang mengurusi kedua proyek antara lain santri, pengajian, dan murtad.

Santri merupakan orang yang akan dikenalkan Zulkarnaen mengurusi proyek dan mengikuti tender. Sedangkan pengajian adalah perintah agar memenangkan proyek. Zulkarnaen meminta panitia lelang tidak murtad, artinya tak memilih pemenang tender selain yang disorongkan Zulkarnaen.
Kode ngopi ratusan juta rupiah buat hakim


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...iah-buat-hakim

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Kode ngopi ratusan juta rupiah buat hakim Lion Air PK-LQP tak laik terbang sejak di Denpasar

- Kode ngopi ratusan juta rupiah buat hakim Senjata cekcok Sampang bukan milik aparat

- Kode ngopi ratusan juta rupiah buat hakim Dahnil, kemah, dan rasuah

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di