alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Citizen Journalism /
Seruan Kosong HRS dan Kepentingan Politik di Balik Reuni 212
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bff78739252337b2e8b4568/seruan-kosong-hrs-dan-kepentingan-politik-di-balik-reuni-212

Seruan Kosong HRS dan Kepentingan Politik di Balik Reuni 212

Seruan Kosong HRS dan Kepentingan Politik di Balik Reuni 212
Habib Rizieq Shihab (HRS) dikabarkan akan hadir secara 'virtual' pada Reuni 212 yang digelar pada Minggu (2/12). HRS akan menyampaikan pesan melalui telekonferensi video sebab Rizieq masih berada di Mekah, Arab Saudi.

Tak ketinggalan, HRS menyeru kepada masyarakat Indonesia untuk hadir dalam Reuni 212. Katanya, semangat Reuni 212 itu adalah untuk Membela Tauhid, Membela NKRI.

Mendengar pernyataan HRS itu seperti lelucon di tengah hari. Sebab jika dirinya memang Membela Tauhid dan NKRI, harusnya berani pulang ke Indonesia. turut hadir dalam reuni tersebut.

Jika tak berani pulang, maka Reuni 212 ini tak layak untuk diikuti. Karena penyerunya saja tak berani menampakkan batang hidungnya di Reuni tersebut.

HRS jangan hanya berani berkoar-koar dari luar dan merasa paling menguasai agama. Tetapi kelakuannya justru pengecut karena tak berani mempertanggungjawabkan kasus hukumnya dan memilih kabur.

Dengan segenap kelakuannya itu, HRS ini tidak layak disebut ulama dan panutan masyarakat. HRS suka menebar provokasi sesuai penafsiran agama yang dia anggap benar, tidak memahami akhlak dan etik dalam berkata-kata.

Kemudian, HRS menyebut bahwa Reuni 212 ini adalah untuk perjuangan murni membela tauhid. Ini jelas tak logis, sebab orang yang terlibat di dalamnya, baik panitia penyelenggara dan pihak yang diundang semuanya berasal dari kelompok Prabowo-Sandiaga. Ini pasti jelas politis.

Hal itu dibenarkan oleh mantan pengurus Alumni 212 sendiri. Salah satunya adalah Kapitra Ampera yang merupakan mantan Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab. Dia mengatakan reuni 212 sudah disusupi kepentingan politik.

Sementara itu, mantan Penasehat PA 212 Usamah Hisyam membuat heboh yang memilih mundur dari PA 212. Dia menilai cita-cita PA 212 kian melenceng dari cita-cita awal untuk mempersatukan dan menjalin ukhuwah Islamiyah di kalangan umat Islam Indonesia.

Kata Usamah, selama tiga bulan terakhir, terutama memasuki tahapan Pileg dan Pilpres 2019, ia menilai arah perjuangan PA 212 tidak murni lagi sesuai dengan yang tercantum di poin pertama.

Tak ketinggalan, Mantan Pengacara Habib Rizieq Razman Arif Nasution juga ikut mengecam jika reuni aksi 212 yang digelar 2 Desember mendatang itu diisi kegiatan politik. Ia menilai Reuni 212 ini semakin 'berat sebelah'. Arahnya mendukung Prabowo-Sandi.

Pendapat beberapa 'orang dalam' PA 212 itu bisa jadi benar. Menurut pengamat politik, Sonny Madjid, bahwa umat Islam mulai kehilangan simpatik terhadap kegiatan reuni 212 karena hampir semua kegiatan PA 212 bernuansa politik.

Dosen Universitas Pamulang ini menilai Reuni 212 pasti dibawa ke arah politik praktis. Sebab, semua pelaksana reuni 212 masuk dalam bagian politik praktis seperti Slamet Ma’arif (Jubir FPI/Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga) dan Novel Bamukmin pendukung Prabowo-Sandiaga.

Selain itu, beberapa nama yang aktif di parpol seperti, Hidayat Nur Wahid dari PKS dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, juga turut ikut di dalamnya. Tak logis bila Reuni 212 tak diarahkan ke Prabowo-Sandi.

Melihat pemaparan di atas, kita harusnya jangan mudah ditipu dengan kedok Reuni 212. Ini adalah usaha menunggangi semangat Bela Agama 212 untuk kepentingan politik. Sudah akui saja.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
ha er es dianggap imam besar umat , yg sukses menggerakkan umat memenjarakan mulut jamban, apapun bully,framing,opini,fitnah ke ybs, the show must go on


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di