alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Indonesia Baru Ujicoba 5G, Tiongkok Sudah Ujicoba 6G, 10 Kali Lebih Cepat
3.4 stars - based on 10 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bff4689dbd77040568b4567/indonesia-baru-ujicoba-5g-tiongkok-sudah-ujicoba-6g-10-kali-lebih-cepat

Indonesia Baru Ujicoba 5G, Tiongkok Sudah Ujicoba 6G, 10 Kali Lebih Cepat

Banyak dari kita yang belum bisa menikmati teknologi 5G bahkan 4G.
Namun, Tiongkok ternyata sudah berupaya menghadirkan teknologi 6G.
Tiongkok sendiri dikabarkan sedang mempelajari teknologi 6G yang memiliki kecepatan download hingga 1 TB per detik.
Iya, 1 TB per detik atau 10x lebih cepat dari 5G.
Melansir dari Giz China, Su Xin, Ketua dari IMT-2020 (5G) Kelompok Kerja Teknologi Nirkabel mengatakan bahwa pada awal tahun 2018 ini Tiongkok suadh meluncurkan studi konsep 6G.
Dirinya juga menambahkan bahwa tidak hanya tiongkok saja yang sudah berusaha mengembangkan 6G.

Indonesia Baru Ujicoba 5G, Tiongkok Sudah Ujicoba 6G, 10 Kali Lebih Cepat  Teknologi 6G
Tetapi negara-negara seperti Amerika Serikat, Rusia, Uni Eropa, dan negara lainnya juga berusaha secara intensif mengembangkan teknologi 6G ini.
Memiliki kecepatan hingga 1 TB per detik, tentu kalian bisa mendownload banyak film dengan resolusi Blu-ray hanya dalam hitungan detik.
Selain itu, pada era 6G sendiri diperkirakan komunikasi juga bisa dilakukan di bawah laut loh.
6G sendiri diperkirakan akan siap hadir pada 2030 mendatang.

Memang untuk kedatangan teknologi 6G masih jauh di depan mata kita.
Hal itu karena teknologi 5G saja masih sangat terbatas.
Bahkan di Indonesia sendiri masih banyak daerah yang belum tercakup teknologi 4G loh.
Nah, jadi kira-kira apakah teknologi 6G akan bisa benar-benar hadir pada 2030 mendatang?

Kita tunggu saja yah, karena 5G saja masih belum bisa dinikmati.
Indonesia Ujicoba Jaringan5G
Jaringan 4G di Indonesia memang makin merata dan meluas hingga ke daerah, meskipun kualitasnya masih jauh dari harapan.
Meski masyarakat belum puas dengan kinerja jaringan 4G, ternyata operator di Indonesia sudah mulai mengenalkan teknologi 5G.
Teknologi 5G memang bakal memberikan kinerja yang jauh lebih baik dibanding 4G saat ini, seperti dari sisi kecepatan, latensi, dan kapasitas.
Intinya, teknologi 5G bisa menampung ledakan pengguna internet yang bakal terjadi di Indonesia, sesuai tren peningkatan pengguna data yang terjadi saat ini.
Dengan latensi (jeda) yang sangat rendah dan kecepatan sangat tinggi, penerapan teknologi 5G akan memudahkan kehadiran mobil otonom, atau pembedahan jarak jauh.
Dalam ujicoba teknologi 5G oleh Indosat Ooredoo dan Ericsson Rabu lalu (22/11/2018), didapat kecepatan 10 Gbps, artinya ratusan kali lebih cepat dibanding teknologi 4G saat ini.
Setidaknya sudah ada 3 operator yang mengujicoba teknologi 5G di Indonesia.
Telkomsel dan XL Axiata melakukan ujicoba teknologi 5G pada Agustus lalu.
Uji teknologi 5G dilakukan Telkomsel dengan menampilkan mobil otonom atau mobil yang berjalan tanpa sopir dalam ajang Asian Games 2018.
Sedangkan XL memamerkan teknologi 5G lewat pengalaman cepatnya internetan untuk meningkatkan pelayanan publik.
Yang terbaru adalah uji coba teknologi 5G yang dilakukan Indosat dan Ericsson, yang mampu mencapai kecepatan 10 Gbps.
Lalu, bagaimana tahapan penerapan jaringan 5G di Indonesia saat ini?
Denny Setiawan, Direktur Penataaan Sumberdaya Kementrian Komunikasi dan Informatika, memaparkan roadmap penerapan 5G di Indonesia dalam acara diskusi panel Road to 5G Technology di Indosat (22/11/2018).
Latar belakangnya adalah sesuai perkembangan Revolusi Industri 4.0, maka Indonesia membangun 5 sektor industri yang memiliki daya saing kelas regional (setingkat Asean).
Lima sektor industri itu adalah Makanandan Minuman, Tekstil dan Pakaian, Otomotif, Elektronik, dan Kimia.
Untuk mendukung perkembangan 5 sektor industri itu, maka jaringan 5G menjadi teknologi favorit yang akan menjadi tumpuan.
Hal ini karena sifat jaringan 5G yang mumpuni, latensi rendah (kurang dari 1 milidetik), jaringan yang masif, dan kecepatan data yang sangat tinggi.
Menurut Denny, Indonesia adalah negara berkembang dengan pertumbuhan pembelanja online tertinggi.
Kamu tentu ingat lemotnya akses ke berbagai e-commerce seperti Lazada, Tokopedia dan Bukalapak, saat hari Flash Sale seperti 11-11 kemarin.
Maka kehadiran jaringan 5G diharapkan bisa mendongkrak potensi Indonesia untuk memunculkan lebih banyak Unicorn (perusahaan teknologi bernilai lebih dari USD 1 miliar) seperti Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, dan Go-Jek.
Pasalnya, perusahaan raksasa seperti itu akan menggerakan ekonomi kerakyatan berbasis teknologi informasi.
Banyak yang hal yang harus dipertimbangkan oleh pemerintah untuk menggelar jaringan 5G ini, tak semata hanya kesiapan teknologinya saja.
Menurut Denny, aturan yang akan dibuat untuk menggelar jaringan 5G meliputi penentuan frekuensi yang dipakai untuk 5G, nilai frekuensi 5G tersebut, kemudahan membangun BTS, dan model bisnis yang efisien.
Berikut tahapan penerapan 5G di Indonesia
Tahun 2017
- Ujicoba teknologi 5G indoor frekuensi 15Ghz oleh XL
- Ujicoba teknologi 5G indoor frekuensi 72Ghz oleh Telkomsel
Tahun 2018
- Ujicoba teknologi 5G indoor & outdoor frekuensi 28Ghz oleh Telkomsel di Asian Games XVII
- Ujicoba teknologi 5G outdoor frekuensi 28Ghz oleh XL
- Ujicoba teknologi 5G indoor frekuensi 28Ghz oleh Indosat
Tahun 2019
- Penyusunan dan sosialisasi draft kebijakan 5G
Tahun 2020 - 2021
- Finalisasi kebijakan dan regulasi untuk 5G (spektrum, model bisnis, BHP, dll)
- Ujicoba 5G dengan device 5G komersial (sudah ada di pasar)
- Konsultasi publik
Tahun 2022
- Lelang frekuensi 5G
- Launching layanan broadband berbasis 5G (Mobile dan Fixed Broadband)
Jadi jika tak ada halangan, maka teknologi 5G di Indonesia baru bisa dinikmati pada tahun 2022 nanti.
Padahal di Amerika, jaringan 5G sudah mulai diresmikan pada 1 Oktober 2018, sedangkan di Swiss baru saja bisa dinikmati pada 8 November 2018 lalu.
Seperti hadirnya teknologi 3G dan 4G yang lalu, kita mesti harus bersabar untuk menikmati 5G, meskipun pihak Kominfo bertekad tak mau tertinggal dibanding negara lain di ASEAN.

 http://bangka.tribunnews.com/2018/11...cepat?page=all.




Diubah oleh wingchun.master
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
emoticon-Selamat
semakin dihina malah semakin maju hebat China itu emoticon-2 Jempol
emoticon-Selamat
jangankan indonesia
amerika aja kalah pada china dalam pengembangan jaringan
emoticon-2 Jempol mantap
menglen numba wan
emoticon-Imlek
Diubah oleh grenademan24


cilakaaa luwa welass waa emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo
mantap juga cina
emoticon-Leh Uga
emoticon-Selamat


negara lain udah begitu maju
kita masih sibut sara
emoticon-Leh Uga
emang hape 5g udah ada di dunia? kalo belum mah lom mewabah jaringan 5g, apalagi 6g

trus speed 1TB/sec itu media penyimpanan bisa kejar speed segitu? emoticon-Thinking
Gila
1 halaman isi nya idiot semua

Internet kencang tp disensor pemerintah sialan emoticon-Ngakak
Balasan post kitten.meow
Quote:


tololnya anda sinophobia itu sampai menjudge di dunia ini cuma pemerintah china yg sensor internet
Balasan post bpln.boss
Quote:


Sensor nya penuh dengan penipuan
Kwkwkwkww
Jadi president nya skrg kayak tuhan aja emoticon-Ngakak

President taik tipu2
Balasan post kitten.meow
Quote:


hey...bajingan sinophobia paok !

kenyataannya aja presiden xi jinping yg lu hina taik itu jadi org paling powerful nomoe satu di dunia
https://www.kaskus.co.id/thread/5b70...-satu-di-dunia
Balasan post galbadia
Quote:


bicara speed bukan hanya bicara koneksi maksimum speed..... tp bicara jg kemampuan minimum speed...... klo maksimal 1Tb.... bisa jadi minimal ke end user di 1Gbps

dengan jaringan 4G aja kita dah ga ngalamin tu namanya bandwidth ukuran kbps
Balasan post bpln.boss
Quote:


Krn diktator dan propaganda busuk nya
Sampai dia disamakan sama tuhan

Lu tau kan dia itu juga manusia emoticon-Ngakak
Sama2 budak delusi loe berdua
2030 katanya indonesia bubar, sodara2
Halaman 1 dari 5


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di