alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Elektabilitas Prabowo Kejar Jokowi, Demokrat: Incumbent Mangkrak
3 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bff21eadad77013328b4567/elektabilitas-prabowo-kejar-jokowi-demokrat-incumbent-mangkrak

Elektabilitas Prabowo Kejar Jokowi, Demokrat: Incumbent Mangkrak

VIVA – Selisih elektabilitas antara Joko Widodo dan Prabowo dalam survei tak terlalu jauh lima bulan jelang pemungutan suara Pilpres 2019. Elite Demokrat sebagai koalisi pendukung Prabowo merespons positif hasil survei tersebut.
Ketua DPP Demokrat Jansen Sitindaon mengatakan hasil survei Median membuktikan belum ada satupun capres yang unggul telak. Dengan survei ini menurutnya kompetisi pilpres masih panjang.
"Benarlah dugaan kami selama ini kalau elektabilitas pak Jokowi memang ketahan tidak naik-naik, alias incumbent 'mangkrak'. Artinya incumbent itu ketika maju kembali kan yang dinilai oleh publik kinerjanya. Kinerja ini biasanya linear terpotret di elektabilitas," kata Jansen kepada VIVA, Rabu, 28 November 2018.
Jansen menilai kinerja Jokowi sebagai capres petahana kurang baik. Ia membandingkan dengan kinerja Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY ketika maju kembali sebagai capres petahana di Pilpres 2009. Kata dia, saat itu, elektabilitas SBY kuat karena stabil di kisaran melebihi 60 persen.
"Sehingga ada kalimat ketika itu, SBY dipasangkan dengan siapapun pasti akan menang dan terpilih kembali. Jadi, jangan dibilang kinerja Jokowi ini lebih baik dari SBY," tutur Jansen yang juga juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno itu.
Kemudian, dengan selisih hanya 12,2 persen merujuk survei lembaga Media Nasioal (Median), ia optimis Prabowo bisa menyalip Jokowi. Sisa kurang lebih lima bulan lagi salah satu alasannya. Selain itu, keyakinan Jansen karena masih ada tahapan debat capres yang diprediksi menjadi keunggulan Prabowo-Sandi

LIHAT JUGA
Gerindra Geram PDIP Sebut Mertua Prabowo Guru Korupsi
PPP Muktamar Jakarta Deklarasikan Dukungan ke Prabowo-Sandiaga


"Belum lagi nanti masuk di debat pilpres, kami yakin dengan visi misinya membangun Indonesia yang lebih baik dan besar, pak Prabowo akan memenangkan kompetisi ini," sebut Jansen.
Baca: Survei Median: Elektabilitas Jokowi di Bawah 50%, Prabowo Bisa Nyalip
Sebelumnya, dalam survei Median, Jokowi-Ma'ruf Amin meraih 47,7 persen. Sementara, Prabowo-Sandi memperoleh 35,5 persen. Selisih dua pasangan ini hanya 12,2 persen. Adapun yang belum menentukan pilihan sebanyak 16,8 persen.
Survei ini dilakukan pada 4 sampai 16 November 2018 dengan metode secara random dengan teknik multistage random sampling. Responden dalam survei ini sebanyak 1.200. Margin of error dalam survei ini sebesar kurang lebih 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

https://www.viva.co.id/berita/politik/1098521-elektabilitas-prabowo-kejar-jokowi-demokrat-incumbent-mangkrak


silahkan pak jekah emoticon-Traveller



Elektabilitas Prabowo Kejar Jokowi, Demokrat: Incumbent Mangkrak

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Betul pak Wowo sebentar lagi gajian.....
Kasih angin emoticon-Belgia
Gurem 2019! Jangan sombong kau
Elektabilitas Prabowo Kejar Jokowi, Demokrat: Incumbent Mangkrak


Tolong...dibantu pic sujud.... emoticon-shakehand
cuma menghibur diri... emoticon-Embarrassment
Sudah boleh sujud syukur? emoticon-Malu
Boleh kok mengklaim emoticon-Wink
PUSKAPTIS pokok nya ga boleh lembaga lain yg survey
Diubah oleh kentutwangi22
kalau jokowi kalah, yg paling menderita itu aslinya kampret, yg sok2 paling suci agamis
fpi, hti dijagal lagi sama orba
emoticon-Wkwkwk
aceh paling di dom lagi
emoticon-Wakaka

papua, bali mah tinggal lepas diri saja dari indo
amrik cina aussie pasti dukung kok
emoticon-2 Jempol

tapi creme de la creme nya adalah kampret semuanya insya Allah mutlak jadi makanan abadi api neraka jahannam
emoticon-2 Jempol
karena sengaja membuat kerusakan di muka bumi, mendukung pemimpin bodoh yg bisa ngapa2in, menyebarkan hoax fitnah dan akan dihitung ikut menanggung semua dosa kezaliman si wowo
emoticon-Wkwkwk
emoticon-Wakaka
mending nyari bini deh wo, mikir itu harta sama kuda kalau lu mati siapa yang ngurus.. emoticon-Mewek
Quote:



nah kampret ga bkalan mikir sampe kaya gini, wong otak di tuker tokai
Diubah oleh kentutwangi22
Quote:


Baiklah....TS silahkan buka celananya....



Elektabilitas Prabowo Kejar Jokowi, Demokrat: Incumbent Mangkrak


emoticon-Ngakak
Diubah oleh nataliupigai.
ntar menjelang pemilu baru sidang kasus ratna diliput live selama berminggu minggu.... siap siap aja lu liat elektabilitas wowok dan partai allah si tukang hoax.. 🤭🤭🤭
Coba dikira2 aja, banyakan mana pemilih jokowi 2014 yang mutusin golput atau pindah dukung prabowo dibanding dengan pendukung prabowo 2014 yang mutusin golput atau pindah dukung jokowi?
Incumbent mangkrak. lol
Diubah oleh o@s!s
jokowi masih tetep yang paling unggul.
Diubah oleh 54m5u4d183
median, dipake bacol emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Om Telolet Om!
ti ati dikeluarin jurus geleng2...
Quote:


Pemilu itu jihad ktbungkamperet

Kalo tinggal dikit aja baru percaya emoticon-Traveller
SBY kebijakannya banyal yg populis ke masyarakat kecil
subsidi BBM ga di cabut, BLT
ini demi mempertahankan popular-nya dia di mata masyarakat.
ibarat kasih permen terus ke anak kecil

padahal subsidi BBM itu , skrg kalo premium susah di cari itu fine2 aja.
duitnya bisa buat pembangunan yg lain.


Tindakan Populis itu belom tentu yang terbaik,
kadang kebijakan yg non populis itu ibarat pill pahit, pahit tapi untuk bisa sehat kembali butuh itu.

kayak Venezeula semua di subsidi lalu bangkrut,

Jaman orba juga gitu, ada windfall besar dari Migas,
salah satu penggunaan besarnya untuk subsidi BBM, yg lainnya ya di KKN
Yg Harusnya mungkin kita sudah punya MRT di era itu, dan berbagai pembangunan lainnya.
Sayang


Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di