alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Menko Darmin Menilai Penerapan B20 Belum Optimal
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bff0df4620881dd518b4585/menko-darmin-menilai-penerapan-b20-belum-optimal

Menko Darmin Menilai Penerapan B20 Belum Optimal

Menko Darmin Menilai Penerapan B20 Belum Optimal

JPP, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai penerapan mandatori B20 atau campuran biodiesel pada bahan bakar minyak khususnya solar belum optimal dijalankan.

"Belum maksimal rasanya pelaksanaan mandatori B20," kata Darmin usai membuka acara Pertamina Energi Forum 2018 di Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Salah satu penyebabnya, Darmin menilai Pertamina terlalu banyak membuka titik dalam menjalankan program B20. Namun, ia menekankan, peran Pertamina sebagai perusahaan minyak dan gas terbesar di Indonesia diharapkan dapat membantu program pemerintah untuk mengembangkan bahan bakar bakar diesel 20 persen (B20). 

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) siap menyalurkan bahan bakar biodiesel 20 persen (B20) kepada pengguna akhir  melalui  112 terminal bahan bakar minyak (TBBM). 

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan kesiapan tersebut sebagai bentuk implementasi kebijakan mandatory B20 yang diimplementasikan mulai 1 September ini.

"Untuk mendorong peningkatan jumlah pengguna bahan bakar biodiesel yang ramah lingkungan ini, kami sudah siap dan seluruh fasilitas Pertamina sudah siap 100 persen untuk mencampur dan menyalurkan biodiesel sebagai implementasi kebijakan mandatori B20," kata Nicke.

Nicke menjelaskan dari 60 Terminal BBM yang telah menyalurkan B20, Pertamina mencatat sejumlah TBBM dengan penyaluran tertinggi seperti TBBM Jakarta Group, TBBM Kotabaru Group, TBBM Surabaya dan TBBM Balikpapan.

PT Pertamina (Persero) sempat menyatakan kekurangan pasokan FAME (Fatty Acid Methyl Eter) atau bahan campuran biodiesel 20 persen atau B20 dari Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BBN). 

Dari 112 terminal BBM, baru 69 terminal BBM yang sudah menerima penyaluran FAME. Sementara sebagian besar daerah yang belum tersalurkan FAME berada di kawasan timur seperti Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, dan Sulawesi.

"Seluruh instalasi Pertamina sudah siap blending B20. Namun penyaluran B20 tergantung pada suplai FAME, di mana hingga saat ini suplai belum maksimal didapatkan," kata Direktur Utama Pertamina.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Retail Pertamina, Mas'ud Khamid, menjelaskan keberhasilan Pertamina untuk mendukung program pemerintah tersebut memang sangat bergantung keberlanjutan pasokan FAME dari para produsen. (ant)

 


Sumber : https://jpp.go.id/ekonomi/energi/327...-belum-optimal

---

Kumpulan Berita Terkait EKONOMI :

- Menko Darmin Menilai Penerapan B20 Belum Optimal Pemerintah Mempermudah Persyaratan Bangun Rumah Korban Gempa NTB

- Menko Darmin Menilai Penerapan B20 Belum Optimal Menko Puan Memastikan Kelancaran Pembangunan Rumah Korban Gempa NTB

- Menko Darmin Menilai Penerapan B20 Belum Optimal Menko PMK Ingatkan Rakyat Indonesia Satu Keluarga

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di