alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
PM Mahathir Sebut Orang Malaysia Tak Mau Kerja Keras, Hanya Ingin Dibantu, Bakal Disa
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfeb09654c07a5b2a8b4569/pm-mahathir-sebut-orang-malaysia-tak-mau-kerja-keras-hanya-ingin-dibantu-bakal-disa

PM Mahathir Sebut Orang Malaysia Tak Mau Kerja Keras, Hanya Ingin Dibantu, Bakal Disa

TRIBUN-MEDAN.COM - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad memperingatkan negaranya bisa disalip oleh negara tetangga dari sisi ekonomi.

Sebabnya sebagaimana diwartakan Malaysian Insight via Asia One Senin (26/11/2018), Mahathir menyebut orang Malaysia tidak mau bekerja keras.

Pemimpin terpilih tertua di dunia itu mengatakannya dalam upacara pembukaan Dash Resort yang berlokasi di Langkawi pada Minggu (25/11/2018).

Saat ini, kata Mahathir, warga Malaysia bergantung kepada bantuan finansial seperti Bantuan Rakyat 1Malaysia (BR1M) yang dibentuk di masa pemerintahan Barisan Nasional.


PM berusia 93 tahun itu mengungkapkan saat ini Malaysia mendatangkan pekerja asing untuk melakukan pekerjaan yang tak ingin dilakukan warganya.

"Pemerintah mengambil pajak dari orang asing hanya untuk dihabiskan bagi orang yang menganggap dirinya punya masalah di bidang keuangan," terangnya.

PM berjuluk Dr M itu memprediksi negara Asia Tenggara lainnya seperti Vietnam bakal segera menyalip mereka karena negara itu punya warga yang bersedia bekerja keras.

Mahathir melanjutkan, di Vietnam, orang-orangnya begitu tekun.

"Sementara di sini (Malaysia), orang tak ingin bekerja karena pemerintah bakal memberi uang," tuturnya.

PM yang pernah berkuasa pada periode 1981-2003 itu juga meminta para pejabatnya tidak fokus kepada kegiatan komersial semata.

Dia menegaskan tugas utama dari pemerintah adalah mengusulkan hukum supaya disahkan parlemen dan segera menerapkannya.

Mahathir meminta agar tugas bisnis diserahkan kepada sektor swasta.

"Pemerintah tak punya pengalaman menangani bisnis. Kami bisa kehilangan banyak uang nantinya," bebernya.

"Sektor swasta jelas lebih tahu bagaimana menghasilkan uang. Mereka mempunyai banyak ide," kata PM dari koalisi Pakatan Harapan tersebut.

Mahathir menuturkan, agar pengusaha tidak dipersulit karena negara sama sekali tidak membesarkan mereka, namun bakal mendapat penghasilan sebesar 36 persen.

Penerus Mahathir

Sebelumnya, Mahathir Mohamad menyatakan masih belum bisa menjanjikan siapa yang bakal menjadi penerusnya.

Namun, dalam sebuah forum jurnalistik seperti dilansir The Straits Times, Mahathir menyiratkan dia tidak ingin salah pilih.

Ketika dia pensiun pada 2003, Abdullah Ahmad Badawi yang kala itu berstatus wakil perdana menteri naik menggantikannya.

"Ketika saya memilih Abdullah, saya melihatnya sebagai pribadi yang baik serta religius. Namun, lihat apa yang dia lakukan," keluh Mahathir.

Menu
PM Mahathir Sebut Orang Malaysia Tak Mau Kerja Keras, Hanya Ingin Dibantu, Bakal Disalip Vietnam
Rabu, 28 November 2018 04:01

mahathir-mohamad-saat-bertemu-dengan-presiden-jokowi_20180719_164308.jpg
Mahathir Mohamad (kanan) saat bertemu dengan Presiden Jokowi. - Dok.Biro Setpres

Dia melanjutkan, setelah Abdullah menjabat hingga 2009, wakilnya, Najib Razak, menjadi orang nomor satu di Negeri "Jiran" hingga 2018.

Najib merupakan putra dari PM kedua Malaysia Tun Abdul Razak Huseein yang berkuasa pada 1970 hingga 1976. Mahathir menjelaskan, Najib merupakan seorang ikon.

"Tentunya dia bakal sangat bagus. Namun, kini lihat apa yang diperbuatnya," tuturnya.

Ia menjelaskan, telah berjanji kepada mantan wakilnya, Anwar Ibrahim, untuk menyerahkan kekuasaan setelah pensiun.


Perjanjian itu terjadi ketika Mahathir memilih bergabung dengan koalisi PH untuk menumbangkan Najib dan koalisi Barisan Nasional.

Anwar yang pernah dipecat Mahathir akibat tuduhan sodomi dan korupsi di 1998 berdamai pada 2016 demi menyongsong Pemilihan Umum Malaysia 9 Mei 2018.

Saat itu, dilaporkan Mahathir bakal menyerahkan kursi orang nomor satu Malaysia kepada Anwar dua tahun setelah dia menjabat.

"Saya memang berjanji kepada Anwar dia bakal menggantikan saya setelah pensiun. Tapi, semua tentu kembali kepada kehendak rakyat," tutur Mahathir.

"Jika memang rakyat Malaysia menghendaki Datuk Seri Anwar Ibrahim untuk memimpin mereka, maka mereka berhak memilih dia. Karena itu, saya tak bisa menjanjikan apa pun," lanjut dia.

Adapun Anwar kembali ke pemerintahan setelah memenangkan pemilihan kursi Parlemen Kota Port Dickson pada 15 Oktober lalu. (*)

medan.tribunnews.com/amp/2018/11/28/pm-mahathir-sebut-orang-malaysia-tak-mau-kerja-keras-hanya-ingin-dibantu-bakal-disalip-vietnam?page=3

Sudah bukan rahasia lagi kalau bumiputera itu malas
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di