alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kejaksaan Temukan Indikasi Korupsi Berjemaah BPR Bombana Sultra
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfe5592ddd77056368b4567/kejaksaan-temukan-indikasi-korupsi-berjemaah-bpr-bombana-sultra

Kejaksaan Temukan Indikasi Korupsi Berjemaah BPR Bombana Sultra

Kejaksaan Temukan Indikasi Korupsi Berjemaah BPR Bombana Sultra


[ KORUP NEWS 28/11/2018 ]



Pengusutan kasus korupsi keuangan negara pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bahteramas di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara, bakal menyeret banyak orang sebagai pihak yang harus bertanggung jawab secara hukum.

"Bukan menakut-nakuti tetapi mengacu pada alat bukti yang telah dimiliki penyidik, sangat mungkin banyak oknum yang harus dimintai pertanggungjawaban secara hukum," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bombana Baharuddin di Kendari, Sabtu (25/11). Dikutip dari Antara.

Sejumlah pihak yang dimintai klarifikasi adanya dugaan penyelewengan uang negara pada BPR Bahteramas menerangkan, tidak ada keuntungan dari bank yang modalnya bersumber dari para kepala desa itu.

"Untuk sementara yang kami dalami adalah penyaluran sekitar Rp 50 juta. Dari beberapa orang yang dimintai klarifikasi menguatkan dugaan terjadinya kerugian keuangan negara," kata Baharuddin.

Jaksa penyelidik Kejaksaan Negeri Bombana menggandeng auditor negara untuk mengungkap secara akurat dugaan penyelewengan keuangan negara pada BPR Bahtermas.

"Penyelidik telah meminta klarifikasi dari pihak-pihak yang memiliki tanggung jawab dan wewenang dalam kegiatan usaha BPR Bahteramas di Bombana," lanjut Baharuddin yang juga mantan Kasi Penkum dan Humas Kejati Sultra.

Meskipun modus operandi belum dapat dibeberkan secara detail, namun berdasarkan informasi permulaan yang dihimpun penyelidik diduga kuat terdapat perbuatan melawan hukum yang berimplikasi menimbulkan kerugian negara hingga belasan miliar rupiah.

"Menegakkan hukum tidak boleh berandai-andai. Jaksa bekerja profesional berdasarkan fakta yang berkekuatan hukum sehingga tidak menimbulkan prasangka subyektif," katanya.

Kejaksaan optimistis menuntaskan kasus ini sampai tahap penyidikan sebelum tahun 2018 berakhir agar mereka yang dicurigai lalai menjalankan tanggung jawab memperoleh kepastian hukum.

"Oknum yang berpotensi menjadi tersangka belum dapat dipublikasikan, karena masih perlu penguatan bukti. Kalau bukti sudah cukup segera penetapan tersangka dan dipastikan ditahan. [cob]



sumur

Korupsi semakin meluas...
Pelakunya juga beragam, dari berbagai instansi ada aja koruptornya..
Udah akut banget ini penyakit korupsi..
Harus ada penegakan hukum dan alternatif hukum yang lebih berat dan ketat..


emoticon-Hot News

*KORUP NEWS hadir untuk memberikan kita semua informasi agar tersangka korupsi mendapatkan sanksi sosial yang berat dari masyarakat. Mohon agar berita mengenai koruptor dibesarkan, agar mereka malu dan tidak diterima lagi oleh masyarakat.*


Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Sangat memperihatinkan ya gan.


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di