alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Bahaya! Gangguan Kesehatan Pekerja ini Bisa Sebabkan Kematian!
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfe51ebd44f9f49668b4576/bahaya-gangguan-kesehatan-pekerja-ini-bisa-sebabkan-kematian

Bahaya! Gangguan Kesehatan Pekerja ini Bisa Sebabkan Kematian!

Bahaya! Gangguan Kesehatan Pekerja ini Bisa Sebabkan Kematian!
Foto via Unsplash

Seiring dengan bertambahnya usia, banyak gangguan kesehatan yang menurunkan tingkat produktivitas manusia. Hal ini tidak mengherankan karena performa organ vital memang akan menurun seiring bertambahnya usia. Nah, kondisi demikian bisa menghinggapi siapa saja, tidak terkecuali para pekerja kantoran yang mungkin selama ini dituntut untuk bekerja secara maksimal. Berkaitan dengan hal itu, gangguan kesehatan bisa saja terjadi, namun sering disepelekan akibat efeknya yang tidak terlihat mengganggu. Padahal untuk jangka panjang, gangguan kesehatan ini bisa berdampak buruk bagi kehidupan para pekerja. Apa saja kira-kira gangguan kesehatan itu?

1. Gangguan Tidur dan Jam Istirahat yang Berantakan

Sudah bukan rahasia lagi bahwa beberapa pekerja memiliki masalah dengan jam istirahatnya. Hal ini turut berpengaruh pada tingkat produktivitasnya. Bagi pekerja yang harus membagi jam kerja menjadi dua shift, mengatur pola tidur secara seimbang tentu menjadi hal yang sulit. Terlebih apabila mereka harus berhadapan dengan jam lembur atau shift malam yang benar-benar mengacaukan waktu istirahat. 

Gangguan tidur memiliki banyak jenis, mulai dari insomnia, mendengkur, sleep apnea, narkolepsi, dan beberapa gangguan lainnya. Untuk kasus insomnia, rata-rata dirasakan oleh hampir seluruh pekerja, terutama bagi yang terpaku pada dateline dan target. Banyak hal yang menjadi penyebab gangguan tidur terjadi. Salah satunya adalah keadaan psikis. Dampaknya pun cukup berimbas pada produktivitas kerja, yakni kelelahan; merasa lemas dan mengantuk; mudah marah; dan sulit untuk konsentrasi di siang hari. Efek jangka panjangnya tentu bisa menimbulkan depresi dan kematian mendadak. Apakah kamu merasakannya juga?

2. Meningkatnya Kadar Asam Lambung

Meski sudah berpenghasilan, tentu tidak bisa jadi jaminan bahwa semua pekerja mampu membeli makanan bergizi dan sehat, serta makan tepat waktu. Jam kerja yang kejam dan menyiksa membuat mereka sering melewatkan makan berat maupun ringan, serta minum air yang cukup. Hal ini tentu harus dihindari semaksimal mungkin. 

Namun, dampak gangguan lambung tidak bisa dikendalikan begitu saja. Ironisnya, di Amerika Serikat pada beberapa tahun lalu, kasus kematian yang terjadi banyak disebabkan oleh gangguan kadar asam lambung. Apabila tidak segera ditindaklanjuti, gangguan kesehatan ini tentu bisa mengakibatkan kematian. Terlihat sepele, tapi dampaknya cukup mengerikan, bukan?


3. Anemia

Selain asam lambung, kesehatan darah juga perlu diperhatikan oleh para pekerja. Hal ini berkaitan erat dengan sistem metabolisme tubuh yang tentunya berimbas pada tubuh yang fit dan prima. Banyak dari kita yang pasti menyaksikan teman sekantor merasa mudah ngantuk dan lelah. Selain disebabkan gangguan tidur, hal ini juga disebabkan oleh anemia atau kekurangan darah. Jangan sepelekan jenis gangguan kesehatan ini karena akibatnya cukup fatal dan akan mengganggu produktivitas kerja.
 
Nah, dari ketiga gangguan kesehatan, mana yang sering disepelekan menurutmu? Kini saatnya untuk mulai sadar akan kesehatan tubuh sebelum terlambat. Hal ini tidak lain demi kesehatan di masa tua. Karena siapa lagi yang akan peduli pada kesehatan tubuh kalau bukan kita? Apa yang dilakukan di masa muda sesungguhnya adalah investasi di masa tua. Jadi, mulai sadar akan kesehatan masing-masing ya, Guys!

Sumber
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
tifus. ada ga sih pekerja usia 20-30th yg belum pernah kena tifus?
Balasan post unyiliwiliwil77
Quote:


kakak ane sebelum 30 udh pernah kena

soalnya kerja bagai quda..

Quote:


Wkwkwk


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di