alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
Berkualitas, 6 Film Jadul Lydia Kandou yang Pantang Dilewatkan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfe3cd99478685c338b4590/berkualitas-6-film-jadul-lydia-kandou-yang-pantang-dilewatkan

Berkualitas, 6 Film Jadul Lydia Kandou yang Pantang Dilewatkan

Berkualitas, 6 Film Jadul Lydia Kandou yang Pantang Dilewatkan

Siapa sih yang tidak kenal sama Lydia Kandou? Aktris berusia 55 tahun yang melejit pada awal 80-an ini telah membintangi puluhan film dan sinetron tanah air.

Memulai karir sebagai model iklan, Lydia lantas memulai debutnya di dunia akting saat usianya belum genap 17 tahun. Lewat film 'Wanita Segala Zaman' yang rilis tahun 1979, Lydia berhasil membuka mata para sineas akan bakat aktingnya. Setelah itu ia konsisten mencatatkan namanya di jajaran casting film-film laris pada zaman itu.

Berikut beberapa film-film jadul yang dibintangi aktris penyabet dua Piala Citra ini.


1. Aladin dan Lampu Wasiat (1980)
Aladin adalah seorang remaja miskin yang hidup berdua dengan ibunya. Untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, Aladin bekerja sebagai kuli di pasar. Suatu ketika ia dijebak oleh seseorang yang mengaku sebagai pamannya hingga ia terkurung di dalam gua. Beruntung ia menemukan lampu ajaib tempat jin bersemayam yang akan menuntunnya keluar gua serta membantunya menyunting seorang putri raja yang cantik jelita. Film yang diadaptasi dari dongeng asal Timur Tengah ini sangat laris pada zaman itu.


2. Untukmu Kuserahkan Segalanya (1984)
Perjuangan Rini dalam mempertahankan panti asuhan tempat ia dibesarkan dari penggusuran. Sayangnya usaha itu terkendala oleh surat-surat kepemilikan panti yang tidak lengkap. Namun Rini tak sendiri karena Purnomo, yang seharusnya melakukan penggusuran itu justru merasa iba mendengar tangisan anak-anak panti. Ia pun berbalik menentang bosnya dan bahu-membahu bersana Rini untuk mempertahankan panti tersebut. Akting Lydia sebagai wanita yang gigih di film ini membuatnya masuk nominasi Festival Film Indonesia 1984 kategori 'Pemeran Utama Wanita Terbaik'.


3. Kejarlah Daku Kau Kutangkap (1985)
Berawal dari sebuah foto Mona yang dimuat di sebuah koran oleh Ramadan tanpa seizin Mona, bosnya menugaskan Ramadan untuk membujuk Mona agar tidak menuntut mereka. Mona yang awalnya marah berhasil diluluhkan, bahkan pada akhirnya mereka saling jatuh cinta dan menikah. Setelah hidup bersama timbul konflik karena perbedaan karakter di antara mereka. Ramadan dan Mona pun berkonsultasi dengan sahabat mereka masing-masing yang justru makin memperparah keadaan. Akting memukaunya di film komedi romantis ini mengantarkannya masuk nominasi 'Pemeran Utama Wanita Terbaik' di gelaran Festival Film Indonesia 1986.


4. Cas Cis Cus, Sonata di Tengah Kota (1989)
Bergenre drama komedi, film ini bercerita tentang seorang nenek cerewet yang minta perhatian secara berlebihan dari keluarganya. Ia meminta anak dan menantunya untuk mencarikannya video porno serta minta dikimpoikan dengan tukang pijat buta langganannya. Puncaknya saat sang nenek kabur dari rumah dan membuat anak, menantu, dan cucu-cucunya kelabakan. Untuk yang ketiga kalinya Lydia masuk nominasi 'Pemeran Utama Wanita Terbaik' di Festival Film Indonesia 1990.


5. Boneka dari Indiana (1990)
Hidup Egy tak ubahnya sebuah boneka yang berada di bawah kendali istrinya, Cece dan mertuanya. Suatu ketika ia ditugaskan mertuanya untuk mendekati Eya, wanita simpanan seorang pejabat demi sebuah proyek. Kedekatannya dengan Eya membuat Egy mulai berhasil lepas dari kendali istri dan mertuanya. Melakoni akting sebagai istri yang glamor dan berkuasa, Lydia akhirnya diganjar sebagai 'Pemeran Utama Wanita Terbaik' di Festival Film Indonesia 1991.


6. Ramadhan dan Ramona (1992)
Lydia Kandou memenangkan 'Pemeran Utama Wanita Terbaik' untuk yang kedua kalinya lewat film ini di Festival Film Indonesia 1992. Film yang mempertemukan Lydia dengan Jamal Mirdad ini bercerita tentang Ramadhan, seorang putra bangsawan dari Malaysia yang pergi ke Jakarta untuk merasakan hidup mandiri. Ia bertemu dengan Ramona, seorang wanita kaya yang sedang mencari jati dirinya dengan bekerja dan hidup mandiri. Ramona diam-diam menyimpan kebencian terhadap laki-laki. Namun Ramadhan yang telah jatuh hati padanya terus berusaha mendekatinya meski Ramona selalu menghindar. Bagaimanakah reaksi mereka saat telah mengetahui identitas masing-masing?

Nah itu tadi beberapa film terbaik dari Lydia Kandou. Benar kan kualitas akting Ibunda dari aktris sinetron Nana dan Nasyila ini tak pernah luntur.


Sumber : https://www.idntimes.com/hype/throwb...mpaign=network

---

Baca Juga :

- Berkualitas, 6 Film Jadul Lydia Kandou yang Pantang Dilewatkan Komedi hingga Horor, Ini 5 Film Indonesia yang Tayang Desember 2018

- Berkualitas, 6 Film Jadul Lydia Kandou yang Pantang Dilewatkan Balik Main Film, Ini 10 Potret Aliando Nyanyikan "Asal Kau Bahagia"

- Berkualitas, 6 Film Jadul Lydia Kandou yang Pantang Dilewatkan 7 Film Psychological Thriller Lawas yang Mencekam Hingga Saat Ini

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di