alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Oesman Sapta disarankan fokus di partai
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfe1f745a516303288b459c/oesman-sapta-disarankan-fokus-di-partai

Oesman Sapta disarankan fokus di partai

Oesman Sapta disarankan fokus di partai
Ketua KPU Arief Budiman (kiri) didampingi Direktur Pusat Studi Konstitusi FH Universitas Andalas Feri Anshari (kanan) memberikan pernyataan kepada wartawan seusai menerima audiensi dengan Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara (APHTN) terkait status pencalonan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pemilu 2019 di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (27/11/2018).
Nasib Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang sebagai calon anggora Dewan Perwakilan Daerah (DPD) masih menggantung. Oesman yang pencalonannya sudah dicoret KPU, disarankan fokus memenangkan partainya.

Anggota Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemilu Bersih Titi Anggraini mengatakan bahwa lebih elok jika Oesman konsentrasi mengurus partai karena parliamentary threshold (ambang batas legislatif) naik dari 3,5 persen menjadi 4 persen.

"Sebagai pimpinan partai politik, akan lebih bijaksana kalau yang bersangkutan berkonsentrasi mengurus dan mengelola partai sehingga menjadi partai yang maju dan modern, dan membiarkan kontestasi DPD itu dikelola oleh orang di luar pengurus partai," kata Titi melalui Bisnis.com.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedianya memutuskan nasib Oesman pada Pada Selasa (27/11/2018). Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, pihaknya berhati-hati dalam proses ini sehingga belum memutuskan pencalonan Oesman.

Arief mengatakan jangan sampai keputusan yang diambil oleh KPU justru menimbulkan persoalan baru. "Ini sebagai salah satu bentuk kehati-hatian kita," kata Arief dikutip Kompas.com.

Arief mengatakan, pihaknya masih menyimpan kekhawatiran terhadap langkah yang akan diambil KPU. Untuk itu, KPU mempertimbangkan banyak hal sebelum mengambil keputusan yang matang.

KPU berada di simpang putusan tiga lembaga peradilan hukum. Mahkamah Konstitusi telah mengeluarkan putusan yang melarang pengurus partai menjadi calon anggota DPD. MA mengabulkan gugatan uji materi Oesman terkait PKPU Nomor 26 Tahun 2018 yang memuat syarat pencalonan anggota DPD.

Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta juga membatalkan surat keputusan KPU yang menyatakan Oesman tidak memenuhi syarat sebagai calon anggota DPD. Hakim memerintahkan KPU mencabut SK tersebut.

Oesman Sapta Odang dilantik menjadi Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dalam sidang paripurna di Senayan Jakarta, Selasa (4/4/2017) lalu. Jabatan Ketua DPD itu melengkapi jabatan lainnya yang sudah dipegang Oesman, yaitu Wakil Ketua MPR dan Ketua Umum Partai Hanura. Oesman pernah menjadi sorotan karena rangkap jabatan itu.

Pada Pemilu 2019, Oesman kembali mencalonkan diri melalui menjadi anggota DPD melalui daerah Kalimantan Barat. KPU mencoret Oesman dari daftar caleg DPD pada 20 September 2018 lantaran tidak menyerahkan surat pengunduran diri dari partai politik.

KPU mencoret Oesman berdasarkan Peraturan nomor 26/2018 tentang pencalonan perseorangan peserta pemilu anggota DPD. Peraturan itu melarang pengurus partai pusat, provinsi, dan daerah menjadi bakal calon anggota DPD.

Pengurus partai yang hendak mencalonkan sebagai anggota DPD, harus mundur dari partainya. Calon anggota DPD menyerahkan salinan surat keputusan pemberhentian dan/atau surat pernyataan pengunduran diri dari kepengurusan parpol pada 19 September 2018, sehari sebelum penetapan daftar calon tetap (DCT).

Jika tidak ada bukti surat tersebut, maka KPU RI tidak bisa menetapkan caleg tersebut ke dalam (DCT) pemilu 2019. KPU pun mencoret nama Oesman Sapta dari daftar tetap caleg DPD karena tak melampirkan surat pengunduran diri.

KPU membuat aturan tentang pencalonan anggota DPD sebagai respons atas putusan Mahkamah Konstitusi nomor 30/PUU-XVI/2018 pada 23 Juli 2018. MK mengabulkan gugatan Muhammad Hafidz tentang syarat pencalonan anggota DPD pada Undang-Undang Pemilu yang tidak mencantumkan larangan pengurus partai politik.

Direktur Pusat Studi Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Andalas Feri Amsari menyarankan agar KPU menyurati Oesman untuk mematuhi putusan MK dengan memberikan surat pengunduran diri sebagai pengurus parpol.

"Jadi itu pilihan paling negarawan bagi Pak OSO. Agar beliau sendiri yang bergerak menghilangkan kekisruhan ini," ucap Feri.
Oesman Sapta disarankan fokus di partai


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...okus-di-partai

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Oesman Sapta disarankan fokus di partai Boeing banjir gugatan dari keluarga korban JT610

- Oesman Sapta disarankan fokus di partai Apakah pilpres harus sengit?

- Oesman Sapta disarankan fokus di partai Bolos lebih dari 46 hari, 33 PNS dipecat

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di