alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Sains & Teknologi /
Mencoba Menguak Kemungkinan Pintu Kemana Saja ala Doraemon Terwujud Sungguhan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfe0c51d44f9fa6568b457c/mencoba-menguak-kemungkinan-pintu-kemana-saja-ala-doraemon-terwujud-sungguhan

Mencoba Menguak Kemungkinan Pintu Kemana Saja ala Doraemon Terwujud Sungguhan

Hai GanSis!! Pasti banyak diantara GanSis semua yang suka dengan kartun Doraemon. Secara kartun dari Jepang ini gak sekedar 'hahahihi' ini aja. Ada isinya (makna) yang kental dengan wawasan teknologi masa depan.

Quote:


Dari kantong ajaib Doraemon kerab muncul alat-alat canggih yang katanya dari masa depan atau abad 22. Dan alat yang paling bikin kepincut penggemar Doraemon salah satunya ialah Pintu Kemana Saja.

Dalam bahasa Jepang disebut Dokodemodoa. Sedang bila diterjemahkan kedalam bahasa Inggris menjadi Door Anywhere.

Bila ada betul Pintu Kemana Saja ini, pasti para Milennial suka banget ini. Karena bisa travelling kemanapun dalam waktu sekejab.

Meski didalam cerita Doraemon, Pintu Kemana Saja ini baru ada pada abad 22. Namun sepertinya para ilmuwan sudah ngebet ingin buat alat canggih ini.

Quote:


Pintu kemana saja Doraemon digagas oleh ‘VR ZONE Project I Can’, dalam pembuatan pintu Doraemon ini, mereka menggunakan teknologi Virtual Reality. Jadi meskipun kamu tidak beneran berada di suatu tempat, namun dengan teknologi ini kamu bisa merasakan sensasi yang sangat menyerupai berada di tempat tersebut.

Pintu ajaib Doraemon pernah dipamerkan di pusat perbelanjaan di Jepang bernama Solamachi, acara ini dilangsungkan pada tanggal 20 Februari sampai 13 April 2017 yang lalu.

Meski baru hanya sebatas virtual. Langkah ini sudah membuktikan manusia uda gak sabaran ingin mewujudkan segera Pintu Kemana Saja menjadi nyata. Padahal sekarang baru abad 21 ya.

Mungkinkah Pintu Kemana Saja bisa terwujud sungguhan?

Ini mungkin harapan banyak orang. Salah satunya mereka yang sedang LDR, merantau, sampai meraka yang jauh dari orang tua. Hiks jadi sedih.

Tentu yang diinginkan oleh orang-orang iyalah Pintu Kemana Saja yang sungguhan. Bisa membawa manusia secara fisik untuk berpindah tempat dalam waktu singkat. Kalau dipikir-pikir orang-orang pinter versi Indonesia juga bisa ya yang beginian. Hehe..

Terus terang untuk membahas kemungkinan apa Pintu Kemana Saja bisa terwujud sungguhan, jujur pikiran saya yang gak seberapa ini gak sanggup. Ampun!! Barangkali berpuluh tahun kedepan akan ada terobosan teknologi yang bisa mewujudkan Pintu Kemana Saja. Moga aja ya..

Namun saya terpikir satu hal tentang Pintu Kemana Saja ini..

Cikal bakal Pintu Kemana Saja

Ngomong - ngomong soal terobosan teknologi. Sadar gak sadar pendahulu kita sampai masa kita sekarang ini. Sebenarnya kita sudah menemukan cikal bakal teknologi untuk Pintu Kemana Saja.

Hal ini bisa saja terjadi bila betul konsep Pintu Kemana Saja ialah membawa manusia pindah dari satu titik ke titik dalam waktu singkat. Artinya bagaimana sebanyak mungkin mempersingkat waktu perjalanan.

Pernah terpikir gak GanSis, bahwa jalan raya, moda transportasi sampai alat komunikasi adalah cikal bakal teknologi untuk Pintu Kemana Saja. Ya ini hanya pendapat pribadi saya saja tentunya dibantu referensi bacaan yang selama ini saya baca. Boleh setuju, boleh tidak.

Orang dulu, ketika jamannya belum ada jalan raya, masih hutan belantara ditengah bukit dan gunung melewati lembah dan sungai. Bila ingin berpergian bisa menghabiskan waktu berhari-hari sampai minguan meski jarak tempunya hanya 2-3 kilometer saja. Itu terjadi karena medan yang berat. Belum lagi kalau jumpa macan, ah itu lain lagi ceritanya.

Quote:


Kemudian orang-orang berpikir untuk bikin jalan raya, jembatan, bikin terowongan sampai membelah bukit untuk mempersingkat perjalanan. Alhasil jarak & waktu perjalanan bisa berkurang. Kalau sebelumnya sampai bermingu-minggu, jadi bisa hitungan hari sudah sampai.

Quote:


Zaman terus berkembang. Alat transportasi dari hanya sepeda roda satu, motor, kereta api, kapal sampai pesawat terbang ditemukan. Dan hal ini semakin mempersingkat waktu perpindahan manusia dari satu tempat ke tempat lainnya. Bisa dalam hitungan menit, kita sudah bisa berpindah tempat ke negara lain. Dan ini nyata, bukan virtual loh.

Setidaknya saat ini manusia sudah berada dijalur yang benar. Semakin mendekatkan jarak antara lokasi dan manusia.

Saat ini, sebenarnya manusia sudah bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya secara real time. Hanya saja belum utuh secara fisik. Masih sebatas audio, video dan pikiran manusia saja yang bisa "pergi" kemanapun. Artinya manusia baru bisa berpergian ala "Pintu Kemana Saja" dalam bentuk digital.

Hal ini bisa terjadi berkat alat komunikasi. Kita bisa menelpon seseorang yang berada dari jarak jauh. Misal Budi dari Medan menelpon Wati di Makassar. Dalam detik yang sama suara mereka bisa langsung terhubung untuk komunikasi tanpa perlu menunggu Pak Pos datang mengantar surat.

Quote:


Suara manusia bisa berpindah ketempat yang jauh, bahkan kini ada Video Call. Ada gambarnya juga. Sampai teknologi termuktahir, manusia bisa seolah berpergian keseluruh dunia tanpa keluar rumah. Meski kita sadari itu hanya sebatas virtual.

Namun itu sudah sebuah kemajuan signifikan. Dimana pikiran manusia bisa berpindah ke tempat yang jauh melalui medium tulisan, audio dan video. Artinya sebagian dari diri manusia sudah bisa merasakan teknologi "Pintu Kemana Saja".

Tinggal sekarang bagaimana memindahkan manusia dari satu tempat ketempat lain dalam waktu singkat. Tanpa perlu naik pesawat dan harus secara fisik berpindah tempat.

Jika benar Pintu Kemana Saja mampu memindahkan manusia ketempat yang jauh dalam waktu singkat. Itu berarti ada laju kecepatan yang luar biasa untuk proses pengiriman objek. Dan keadaan ini menjadi kompleks karena Pintu Kemana Saja bukanlah soal mengirim file-file .3gp, .mp4 dan lainnya yang bisa diunduh hanya dengan jaringan 4G atau bahkan 5G.

Masalahnya ini yang dikirim manusia secara fisik. Kalau kamu pernah lihat Naruto itukan ada jurus teleportasi. Penggunanya ialah Bapaknya Naruto, Hokage ke-2, dan beberapa shinobi lainnya. Kita tahukan untuk melakukan jurus itu dibutuhkan tenaga yang lumayan besar.

Quote:


Pertanyaannya sekarang, jika benar bisa terjadi perpindahan manusia dari satu tempat ketempat lain hanya dalam waktu singkat ala Pintu Kemana Saja. Itu artinya ada sebuah kecepatan yang luar biasa yang dihadapi manusia. Seperti kalau manusia naik kereta cepat. Bila bukan karena teknologi yang canggih lah manusia merasa nyaman-nyaman saja naik kereta cepat. Dan Itu baru kereta cepat.

Mungkin kalau Pintu Kemana Saja kecepatannya melebihi kecepatan cahaya. Karena bisa memindahkan objek secara seketika. Hal ini mungkin bisa saja dilakukan saat ini. Namun pertanyaannya, apa fisik manusia sanggup menghadapi kecepatan yang super duper kencang? Bahkan melampaui kecepatan cahaya.

Saat ini kita mungkin yakin teknologi manusia yang ada sekarang bisa membuat alat atau kendaraan yang bisa menempuh perjalanan secepat kilat bahkan tidak menutup kemungkinan melewati kecepatan cahaya. Dengan kecepatan yang super cepat bisa dibilang kita akan melompati waktu. Ada waktu yang di-skip.

Saya pikir ini soal kecepatan waktu. Seberapa cepat manusia berlari tentu akan mencapai tujuan lebih cepat. Pada "Pintu Kemana Saja" ini ilmuwan mungkin akan berusaha memecahkan cara atau bagaimana manusia bisa mencapai kecepatan diatas batas tanpa merasa kecapaian (karena berlari), juga tanpa mengalami gangguan fisik seperti sesak nafas atau baju sobek-sobek seperti Komeng.

Nah itulah mungkin kira-kira bagaimana cikal bakal teknologi Pintu Kemana Saja. Ini bukan hasil penelitian, hanya sebuah pendapat recehan dari saya.

Ditulis oleh Rianda Prayoga

Baca thread lainnya:
Quote:
Diubah oleh riandyoga
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
ane pakai pintu bre bisa pertamax emoticon-Malu
bahaya itu pintu klo ada beneran, klo sm orng yg ga bertanggung jawab diarahin ke kamar mandi orng gmn?
Quote:


emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)
Quote:


Mungkin nanti aturannya bisa dibuat seperti telepon. Gak bisa sembarangan nimbul pintunya. Mesti ada persetujuan dari kedua bela pihak
Kalo beneran ini terjadi, bisa meledak angka pengangguran di indonesia. IYKWIM emoticon-Wakaka
alat buat maling lebih gampang emoticon-Malu
Quote:


i understood that reference
kemajuan jaman terasa begitu cepat semakin berkembangnya teknologi.
besar kemungkinan pintu doraemon bisa terwujud suatu ketika nanti.
Quote:


Gojek, Grab, angkot, bluebird, damri emoticon-Leh Uga
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
well siapa yg tau?
dulu banyak hal yg gak mungkin, skrng bs dibuat.

jd mungkin saja..
Dari Doraemon ke teknologi trus ke Naruto..

emoticon-Ngakak



Etapi kalau pintu kemana aja beneran ada, percuma ada brankas dong, ya? 🤔
Belum lagi perusahaan transportasi juga bisa langsung pada tutup, tuh. emoticon-Big Grin
yg dimaksud pintu kemana aja itu sebenarnya "melipat ruang dan waktu", kalau bahasa ilmiahnya bisa dibilang "Worm Hole"
semua baru konsep aja dimasa kini emoticon-Malu

yg lebih mendekati adalah teknologi Teleportasi (kaya di Film Star Trek) yg sudah berhasil diujicoba dan berhasil emoticon-Cool
walaupun yg di ujicoba itu masih sebatas foton emoticon-Ngacir
kalo ada kaya gini, perusahaan mobil,pesawat,kapal pada bangkrut bre
Balasan post alifrian.
Quote:


gak masalah kok, semuanya juga akan trgerus perkembangan zaman dan teknologi jika ada yg lebih baik emoticon-Cool

memangnya perkembangan Handphone/SmartPhone gak menggerus industri yg udah lebih mapan sejak abad sebelumnya ? emoticon-Malu
Pintu Kemana Saja.

Mengingatkan ane sama wormhole di film Interstellar, cuma dalam skala yang lebih kecil.
Udh mau kiamat klo emang beneran ada tu pintu. Kendaraan dah kgk laku yang ada
Mungkin hanya terwujud dalam virtual reality, sama seperti mesin waktu emoticon-Nohope
lebih masuk akal dari padan mesin waktu
Diubah oleh fukumen
Bisa aja nanti ada Gan...
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di