alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kemenpora: Ngapain Pemuda Muhammadiyah Harus Kembalikan Rp 2 M?
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfdfb2060e24bed538b456a/kemenpora-ngapain-pemuda-muhammadiyah-harus-kembalikan-rp-2-m

Kemenpora: Ngapain Pemuda Muhammadiyah Harus Kembalikan Rp 2 M?

Jakarta - Kemenpora mengaku heran Pemuda Muhammadiyah mengembalikan uang Rp 2 miliar terkait kegiatan apel dan kemah pemuda Islam 2017. Padahal, Pemuda Muhammadiyah turut serta dalam kegiatan tersebut.

"Yang jelas sepertinya nggak perlu dikembalikan Rp 2 miliar, secara fisik itu Pemuda Muhammadiyah hadir kok di acara itu, saya melihat sendiri, saya melihat itu, ngapain harus dikembalikan?" kata Sekretaris Kemenpora Gatot Dewa S Broto saat dihubungi, Rabu (28/11/2018).

Gatot mengatakan pengembalian uang kepada negara merupakan sesuatu yang jarang terjadi. Pengembalian uang, menurut Gatot, biasanya dilakukan jika ditemukan kelebihan pembayaran.

"Biasanya jarang pengembalian kaya gitu, yang ada pengembalian karena misalnya temuan BPK dikenali ada kelebihan pembayaran dan sebagainya," ujarnya.

Pemuda Muhammadiyah sebelumnya mengaku telah mengembalikan uang Rp 2 miliar dengan alasan harga diri dan kontrak kegiatan yang tak sesuai kesepakatan awal. Namun Gatot menyebut pihaknya belum menerima uang yang dikembalikan itu.

"Belum ada, baru saya cek, kontak PPK nya, pejabat pembuat komitmennya, yang membuat perjanjian dengan Pak Fanani itu," tuturnya.

Gatot mengaku tidak tahu ke mana Pemuda Muhammadiyah mengirimkan uang Rp 2 miliar itu. Menurut dia, pengembalian uang kepada lembaga negara mempunyai aturan tersendiri.

"Prosesnya gini, dari pihak penerima ini, siapapun ya, karena sudah diatur dalam peraturan menteri keuangan ya, harus berhubungan dengan internal pemberi, dalam hal ini kan ada PPK," ujar Gatot.

Gatot menjelaskan, jika Pemuda Muhammadiyah ingin mengembalikan uang maka harus berkoordinasi dengan PPK terlebih dahulu. Setelah itu, PPK akan berkomunikasi dengan bagian keuangan Kemenpora untuk menerbitkan billing number.

Billing number itu kemudian diberitahukan kepada PPK dan disampaikan kepada bendahara. Pemuda Muhammadiyah seharusnya mengembalikan uang tersebut sesuai billing number yang diberikan.

"Ke Kemenpora hanya melaporkan saja tanpa harus membawa uangnya, nanti sama Kemenpora dikasih billing number. Billing number itu ke bank berapa, ke nomor berapa, harus setor ke kas negara," imbuhnya.

https://news.detik.com/berita/d-4320344/kemenpora-ngapain-pemuda-muhammadiyah-harus-kembalikan-rp-2-m?tag_from=wp_nhl_judul_10&_ga=2.205478608.1130387785.1543195864-1003649547.1519096890

Secara logika sehat memang tidak masuk akal klo Dahnil cs mengambalikan uang itu. Sama sekali tidak ada gunanya. Sebuah tindakan yg aneh.

Lebih aneh lagi, ternyata uang 2M yg diklaim telah dikembalikan itu ternyata blm masuk ke kemenpora. Ini gawat....

Kira2 kenapa ya kok Dahnil cs mengembalikan uang itu? Apakah takut nggak bisa kentut sebulan?

Kemenpora: Ngapain Pemuda Muhammadiyah Harus Kembalikan Rp 2 M?

Kemenpora: Ngapain Pemuda Muhammadiyah Harus Kembalikan Rp 2 M?

Salam 2 milyar. Wahahahahaha
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 8
mgkin di kirim ke calon yg minta2 sumbangan itu

hehehe
Quote:


ngapain ... ?
ana takut dimasukin prodeo , kebetulan ada yg kasih dana talangan nih .... emoticon-thumbsup
2M itu harga dirinya kudahnilemoticon-Big Grin
kok kemenpora yang panik?

seru ini mah
Mana foto kuda sumbawa yg sial ditunggangin dahnil?
Quote:


kudanya lg diopname emoticon-Turut Berduka
jadi gini.. kasus ini lucu

apakah uang bisa membuatmu bahagia?
Kemenpora: Ngapain Pemuda Muhammadiyah Harus Kembalikan Rp 2 M?
peserta hadir, kegiatan berlangsung... coba tanya peserta , bisa saja diantara mereka ada yang merasa tidak puas
Quote:


Yang panik tuh yg tiba2 mulangin duit 2 M emoticon-Ngakak
Padahal Kemenpora bilang gak perlu ada pengembalian duit emoticon-Ngakak
Bakal seru nih emoticon-Big Grin
Diubah oleh cabekriting21
Quote:


Ada yg gak kebagian e-kardus makanya dilaporin emoticon-Ngakak
kita tunggu saja hasil penyelidikan pak pulisi
Mengerikan emoticon-Angkat Beer


Quote:


kemenpora panik bisa keluarin duit 2 milyar cuma pake proposal hasil scan
emoticon-Leh Uga
Selama ini terlihat vokal menyuarakan kebenaran seolah - olah dia berada di dalam kebenaran... tapi ternyata malah dia sendiri juga yang mengingkarinya... Hadeh... ternyata selama ini dibalik topeng saja toh... emoticon-Cape deeehh
Balasan post unicorn.phenex
Quote:


"Yang jelas sepertinya nggak perlu dikembalikan Rp 2 miliar, secara fisik itu Pemuda Muhammadiyah hadir kok di acara itu, saya melihat sendiri, saya melihat itu, ngapain harus dikembalikan?" kata Sekretaris Kemenpora Gatot Dewa S Broto saat dihubungi, Rabu (28/11/2018).

kader muhammadiyah beneran hadir, otomatis butuh ransum dll disana (kemah pemuda)
itu yang pake duit 2 M, jadi kegiatannya bukan fiktif, kemenpora gak perlu panik lah emoticon-Big Grin
yang aneh kenapa itu kuda nil mendadak panik, terus tiba2 balikin 2 M ????? emoticon-Big Grin
Niat jadi oposisi ndak bersih juga percuma, apalagi di pengadilan nanti terbukti korupsi... Segera bertobat aja!
panic attack itu makanya si kudahnil kembaliin 2m padahal prosedurnya gak bener.. mungkin psikolog di bp raia bisa menjelaskan lebih dalam heuheuheue cuih
Balasan post cabekriting21
Quote:


iya juga ya. Tapi Kemenpora juga dapat tanya siapa yang ngelaporin. Kepo aja apa kepo banget??

mudah mudahan kasus ini bisa dituntaskan




Quote:


gini ya bree..
elu minta sumbangan kan pake proposal yaaaa..
Diproposal kan disebutin buat apa aja dan jumlahnya.
Kalo antara proposal dan kenyataan on site beda selisih dana bantuannya buat apa breee?emoticon-Big Grin
Diambil aje apa gimana?
Kpingin tau aja nih breee
emoticon-Leh Uga
Balasan post unicorn.phenex
Quote:


blunder secara birokrasi kah? Apa termasuk pidana?
Halaman 1 dari 8


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di