alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ada Nama Keponakan Luhut Pandjaitan di Jajaran Bos Go-Jek yang Baru Terekspos
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfdf784ddd77043198b4567/ada-nama-keponakan-luhut-pandjaitan-di-jajaran-bos-go-jek-yang-baru-terekspos

Ada Nama Keponakan Luhut Pandjaitan di Jajaran Bos Go-Jek yang Baru Terekspos

TRIBUN-MEDAN.com-Sejak pertama kali didirikan pada 2010, perusahaan teknologi ride sharing Go-Jek telah berkembang menjadi salah satu startup unicorn (valuasi di atas 1 miliar dollar AS) di Indonesia.

Setelah melewati sejumlah sesi pendanaan yang meraup dana triliunan rupiah, melibatkan berbagai investor beken seperti Google, Tencent, JD, hingga Astra dan GDP Venture, namun belum banyak yang mengetahui struktur internal Go-Jek.

Belakangan, beredar bocoran informasi dari firma konsultasi investasi Momentum Works soal itu. Dokumen tersebut berasal dari berkas-berkas yang diserahkan Go-Jek dalam proses sesi pendanaan terkini.

Informasi dari Momentum Works membeberkan sebagian komposisi dewan direksi dan dewan komisaris Go-Jek, berikut beberapa pemegang sahamnya.

Susunan dewan direksi

Menurut keterangan Momentum Works yang dihimpun KompasTekno dari Deal Street Asia, Selasa (27/11/2018), CEO sekaligus pendiri Go-Jek, Nadiem Makarim duduk di kursi dewan direksi bersama enam orang lain yang sebagian besar merupakan koleganya.

Nadiem disebutkan memiliki 58.416 lembar saham atau 4,81 persen dari total saham Go-Jek. Ia merupakan individu pemegang saham terbesar di perusaahaan.

Selain Nadiem, anggota dewan direksi termasuk Chief Information Officer Go-Jek, Kevin Aluwi yang memegang 205 lembar saham. Kevin pernah bekerja dengan Nadiem di e-commerce Zalora pada 2012.

Lalu dewan direksi juga diisi oleh Presiden Direktur Go-Jek, Andre Soelistyo. Andre bergabung dengan pada 2016 dari firma investasi Northstar Group yang berinvestasi di Go-Jek pada 2015 dan pernah bekerja di startup fintechKartuku. Go-Jek mengakuisisi Kartuku pada 2017.

Kemudian, ada Chief Commercial Officer, Antoine de Carbonnel yang memegang 1.923 lembar saham. Seperti Andre, Carbonnel juga bergabung pada 2016 dan pernah menjadi presiden direktur di Kartuku.

Tiga anggota dewan direksi lainnya adalah Hans Patuwo yang merupakan principal firma konsultasi McKinsey tempat Nadiem sempat bekerja selama tiga tahun, serta Monica Lynn Mulyanto dan Thomas Kristian Husted. Ketiganya tidak memiliki saham di Go-Jek.

Susunan dewan komisaris

Selain di dewan direksi, menurut informasi dari Momentum Works, Nadiam juga menduduki kursi dewan komisaris sebagai ketua.

Ada sembilan anggota di dewan komisaris -termasuk Nadiem- yang bertindak sebagai perwakilan para investor besar.

Anggota dewan komisaris Go-Jek mencakup Presiden Direktur Astra International, Prijono Sugiarto; Direktur Toba Bara, Pandu Patria Sjahrir; CEO Blili.com, dan COO GDP Venture, Kusumo Martono.

Kemudian ada Managing Director and Head of Southeast Asia Warburg Pincus, Jeffrey Perlman; George Raymond Zage III dari Farallon Capital Asia, Principal Capital Group, Hotak Chow; Zhahui Li dari Tencent Investment; dan Direktur Temasek, Pradyumna Agrawal.

Sesuai dengan ketentuan perseroan terbatas di Indonesia, Go-Jek memiliki struktur organisasi yang terdiri dari pemegang saham, dewan komisaris, dan dewan direksi.

Dewan direksi Go-Jek bertanggung jawab atas manajemen dan operasional perusahaan. Sementara, dewan komisaris melakukan pengawasan terhadap pengurusan perusahaan oleh dewan direksi.

Tanggung jawab lain dari dewan komisaris termasuk meninjau rencana kerja dewan direksi, dan menyusun laporan tahunan untuk rapat pemegang saham. Ada juga kewenangan untuk menentukan remunerasi dan memberhentikan anggota dewan direksi.

KompasTekno telah meminta tanggapan Go-Jek mengenai informasi dari Momentum Works di atas, namun belum memperoleh keterangan.

Soal pendanaan yang didapat Go-Jek, dalam sesi pendaan terkini yang diinisiasi pada Oktober 2018, Go-Jek disinyalir bakal mendapat kucuran dana segar antara 1,5 miliar hingga 2 miliar dollar AS.

Sesi pendanaan itu membuat valuasi Go-Jek diprediksi bakal ikut terdongkrak menjadi sekitar 10 mililar dollar AS, atau lebih dari Rp 145 triliun.

Salah satu nama yang tidak asing muncul dalam jajaran komisaris Go-Jek adalah Pandu Patria Sjahrir dari Toba Bara.

Toba Bara adalah grup perusahaan yang memiliki bisnis di berbagai bidang. Dari mulai bidang energi, kelistrikan, pertambangan, migas, perkebunan-hutan tanaman industri, dan properti.

Perusahaan ini dulunya dimiliki oleh Luhut Binsar Pandjaitan yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia.

Luhut Binsar Pandjaitan sebagai pemilik Perusahaan PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA) melepas hampir 90 persen saham perusahaan miliknya kepada pihak asing.

Dengan penjualan tersebut, Luhut diperikirakan mendapatkan dana segara mencapai Rp1,07 triliun. Harga tersebut mengacu kepada harga lembar saham PT Toba Bara Sejahtera yang mencapai Rp865 per lembar.

Lalu siapakah Pandu Patria Sjahrir?

Pandu Patria Sjahrir meraih gelar Sarjana dari University of Chicago, Amerika Serikat dan Master of Business Administration dari Stanford Graduate School of Business, Amerika Serikat.

Sebelum bergabung dengan PT Toba Bara Sejahtra Tbk, ia pernah berkarir sebagai Analis Senior spesialisasi sektor energi dan pertambangan di Matlin & Patterson dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2010, sebagai Principal di Byun & Co, Alternative Energy Fund Asia (2002 – 2005) dan sebagai Analis di Lehman Brothers (2001 – 2002).

Pada tahun 2014, ia mendapat “Asian Society Young Leaders Awards” yaitu penghargaan untuk pemimpin muda di bawah usia 40 tahun oleh Asia Society. Ia juga terpilih menjadi Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) pada tahun 2015 untuk masa kepemimpinan hingga tahun 2018.

Pandu Patria adalah keponakan Luhut Panjaitan. Ia adalah anak kedua dari adik Luhut, DR Nurmala Kartini Pandjaitan yang menikah dengan ekonom Dr Syahrir. (*)

Sumber: http://medan.tribunnews.com/amp/2018/11/27/ada-nama-keponakan-luhut-pandjaitan-di-jajaran-bos-go-jek-yang-baru-terekspos?page=3
Diubah oleh adrianfuzagame
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Mantab Opung emoticon-Big Grin
pantesan dimanja bener, dan ketika jonan bikin aturan dlu lgsg dicabut tuh aturan dlm satu hari yg skrg malah berefek ke tuntutan ojol yg skrg emoticon-Traveller
Diubah oleh hantupuskom
Sekolah S1 aja diluar,
zzzz lanjut MBA lagi.
Ane merasa hampa dengernya.
asik dpt backingan emoticon-Leh Uga
Mantab. Btw...politik bukan hanya soal kekuasaan. Politik adalah tentang melayani rakyat, memperjuangkan aspirasinya dan memberi manfaat untuk mereka yang sudah menitipkan amanat.
gojek berkembang pesat
emoticon-Belo
Mantul emoticon-Belo
Biasa lah kaya gituan mah...

Lagian diliat dari profil orangnya dan background pendidikannya memang qualified kok duduk di Dewan Komisaris...

Lah si GN kemaren yang backgroundnya anggota TNI masih aktif jadi anggota Dewan Komisaris di AG juga pada diem aja...

emoticon-Wow
hmmmmm....
mo komplain
siap2 di buldozer
nasbung pada sok kritis tapi goblog.. emoticon-Malu (S)

Gojek itu swasta murni.. itu tim sukses si anies uno goblog malah jd direksi d bumd ngurusin pulau reklamasi pula pada belaga tolol ga tau.. emoticon-Malu (S)


emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
Klo die mah bebas emoticon-Shutup
si nadiem lulusan harvard klo gak salah
emang udah pinter dari sononya

masukin sodara/keluarga pejabat mah biasa aja, perusahaan dimari banyak toh

beda sama nasbung lulusan swastol kampus ruko

emoticon-Wakaka
komisaris mah bebas, wong tugasnya cuma buat policy. banyak perusahaan ngasih komisaris ke tni dan polri biar ada keamanan
perusahaan luar negeri juga sama, comissioner boeing,lockheed martin kan mantan jendral USA semua

kalo kaum proletar yg mainnya di warnet mana tahu yg begitu emoticon-Leh Uga:
pendidikannya ga maen"
nih buat yg penasaran ama ponakan opung buldozer

Ada Nama Keponakan Luhut Pandjaitan di Jajaran Bos Go-Jek yang Baru Terekspos
Quote:


bener sih, Freeport pun demikian. CMIIW
emoticon-Traveller
Oohhh pantes saja Prabowo kesal sama ojek online
Lepas Dari lucu2an gitu
Perkembangan technology g bisa dibendung bray. Mau civic SBy jadi dirut, cucumber jkw jadi komisaris, g ngaruh kebijakan sono sini juga emoticon-Leh Uga
mayan dapet beking opung
Serba salahhh... pokoknya kubu Jokowi harus salah.. mau anak jualan martabak? salah, bahkan keponakan kerja di perusahaan bonafid? salah juga... keponakan lho ini, bukan anak. Padahal Orba dipuji2 terus, walaupun terang2an anaknya dikasih semua bisnis strategis, bahkan modalnya juga tinggal ambil dari negara. Makin bingung saya mau jadi apa negara ini.
Diubah oleh lynx18
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di