alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Education /
Pemilihan Metode pengajaran bahasa Arab terkait dengan penyajian materi pengajarannya
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfdef13529a455c3e8b4567/pemilihan-metode-pengajaran-bahasa-arab-terkait-dengan-penyajian-materi-pengajarannya

Pemilihan Metode pengajaran bahasa Arab terkait dengan penyajian materi pengajarannya

Pemilihan metode dalam pengajaran dan pembelajaran bahasa Arab dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti latar belakang bahasa dan sosio-kultur murid, pengalaman guru, tujuan dan program bahasa yang diberikan.
            Metode pengajaran bahasa Arab di Indonesia yang digunakan selama ini juga berbeda. Pengajaran bahasa Arab mula-mula diadakan agar murid/santri memiliki kemampuan memahami dan mendalami al-Qur’an dan Hadits, dan mudah mengikuti pelajaran ilmu-ilmu keislaman lainnya seperti, fiqh dan tafsir.
Kemudian pilihan metode pengajaran kemudian jatuh pada metode gramatika tarjamah, sebuah metode yang memberikan dan menyajikan kecakapan penguasaan berbagai kaedah gramatika Arab dan atas pemahaman atas teks-teks sumber keislaman yang belum berharkat, yang biasa disebut dengan ‖kitab kuning‖.
            Tetapi dalam kenyataanya, metode dan teknik yang dominan dipakai di Indonesia. Sampai akhir abad ke-19 ini kebanyakan melahirkan santri atau murid yang tahu tentang bahasa, bukan mahir dalam menggunakan bahasa. Alih-alih akan melahirkan santri atau murid yang mampu mengekspresikan dan mengkomunikasikan pikiran dan perasaanya dalam bahasa Arab, metode ini bahkan melahirkan tidak sedikit murid yang hanya hafal kaedah atau definisi nahwu-sharaf, tetapi tidak mampu mengaplikasikannya dalam membaca teks-teks yang berbahasa Arab, seolah-olah mengetahui kaedah adalah suatu hal dan membaca teks-teks Arab tanpa harkat adalah hal yang lain. 
 Fenomena ini tidak hanya khas produk madrasah atau pesantren masa lalu, tetapi bahkan terjadi pada murid/santri dari beberapa madrasah/pesantren sekarang. Tampaknya, ini akibat dari penguasaan tata bahasa Arab yang tidak diarahkan untuk membuat kalimat-kalimat Arab yang gramatikal atau menganalisis kalimat-kalimat Arab, sederhana dan kompleks, dari sisi gramatika Arab, tetapi hanya sebatas pengetahuan tentang tata bahasa Arab itu sendiri.

 
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di