alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfd99489478689e488b4568/petunjuk

Petunjuk

Assalamualaikum
Saya tidak tahu harus bagaimana dan post kemana. Tolong Pembaca beri saya saran. Tentunya jika ada yang lebih berpengalaman dalam agama islam. Tolong beri saya saran.

Begini Masalahnya

Dulu saya orangnya suka gonta ganti pasangan. Sampai beberapa tahun yang lalu saya bertemu dengan perempuan. Awalnya cuman teman dekat dengan dia. Sampai akhirnya timbul kenyamanan dan rasa suka.

Waktu itu saya masih smp. jadi belum tau konsekuensi terlalu dekat dengan yang non muhrim dan larangan berpacaran. Jadi saya menjalin hubungan dengan santai santai saja.

Seiring berjalannya waktu, perempuan ini mulai terbuka dengan saya. Dia mengaku bahwa dia mengidap menyakit psikologi dan ada masalah pd sistem imun dan peredaran darah sehingga dia mudah sakit. Hal itu menjadi masalah besar baginya, apalagi di tambah orang tuanya bercerai. Dengan psikologis yang seperti itu dan keadaan yang broken home. Perempuan ini frustasi layaknya orang yang ingin bunuh diri. Sampai katanya saya datang. Dia mengaku kalau saya sangat berarti dan sangat mengisi kekosongan hati yang ditinggal ayahnya. Dia juga mengaku kondisi psikologinya membaik setelah bertemu dengan saya. sehingga penyakit lainnya tidak masalah untuknya.

Seriring berjalannya waktu, saya makin dekat dengan dia. semakin dekat dan semakin dekat. setiap waktu kami menghabiskan waktu bersama. sampai saya sudah berani mengenalkan perempuan ini ke keluarga saya.

Orang tua saya termasuk orang religius sholeh dan shaliha. Tentu saja mereka merasa kecewa setelah tau hubungan saya dengan perempuan ini. Orangtua saya menceramahi saya.

Tetapi saya mengaku sangat cinta dengan perempuan tsb. jadi saya menghiraukan nasihat orang tua.

Tapi kami semakin menjadi dan mencapai puncaknya. Saya mencium bibirnya suatu waktu. Terpikir oleh saya kenapa saya berani melakukan ini? Dengan umur yang sangat muda. Darimana asalnya rasa ini. Kenapa pertemuan kami selama ini terjadi kejadian yang sangat tidak baik.

Saya muslim, saya tau aturannya bagaimana. Tetapi hanya tidak sadar dan termakan oleh hawa nafsu.

Penyesalan datang, tak hanya karena perempuan tersebut. tetapi perempuan perempuan yang pernah menjadi pacar saya.

Entah kenapa saya sangat sadar atas keharaman yang telah saya lakukan. Akhirnya saya mengakhiri hubungan dengan perempuan ini dan menjelaskan hubungan kita yang tidak boleh dilanjutkan.

Ditemani penyesalan bagi seorang muslim. disaat saya mengakhiri hubungan, perempuan ini seperti tidak terima dengan keadaan. Dia selalu mengahampiri saya dan melampiaskan rasa sakitnya. Tentu saja dia menganggap saya orang yang sangat berarti di kehidupannya. dengan penyakitnya yang ada dan ayahnya yang pergi meninggalkan dia. Dia mengaku dia butuh saya.

Setelah itu seiring berjalan waktu saya menjaga jarak dengan perempuan dan lebih berbaur dengan laki laki. Apalagi sekolah saya negri. ikhwan dgn akhwat di campur. sangat sulit menghindari kontak langsung dengan lawan jenis.

Meskipun begitu, perempuan ini masih menghampiri saya, entah dengan rasa gembira atau kecewa. Dia selalu marah dan terkadang menyalahkan saya terhadap rasa sakit hatinya. Dia menyamakan saya dengan ayahnya yang meninggalkannya.

Tentu saja saya merasa sangat bersalah. Sangat, saya tidak mengerti tanggung jawab apa yang harus saya lakukan. Ditambah dia selalu mengajak saya berdua di tempat terbuka karena dia mengaku ingin melampiaskan rasa dan curhat tetapi hanya saya orang yang dia percaya. Saya cukup merasa bersalah sehingga menerima untuk mendengar keluhannya. Tetapi saya merasa terganggu karena dia selalu meminta berdua sedangkan saya ingin menjaga jarak dengan lawan jenis. Bagaimana bisa kalau dia tetap mendekati saya?

Jika saya tidak menanggapi, dia bilang tidak ada yang peduli dengannya dan dia mengaku ingin bunuh diri saja. saya menjadi takut tetapi tidak tau harus apa.

saya harus peduli karena hanya saya yang tau kondisinya. Tetapi berdua dengan lawan jenis membuat saya risih dan bingung. Saya hrs menanggapi keluhannya tetapi hanya berdua. Apa di perbolehkan berduaan secara hukum islam? Kalau saya tegas, nanti terjadi sesuatu dengannya.

Tolong Beri saya saran bagaimana cara menghadapi situasi seperti ini.
Wassalamualaikum


Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Quote:


Waalaikumsalam

Dear agan bocahnyasarr yg sedang hijrah,
Sudah siap menjalani agama sepenuhnya?

Btw, sakit yg menyerang imun tu sakit apa? (Sorry kepo emoticon-Big Grin )

Orang yg banyak masalah, apalagi kesepian memang rentan baper. Apalagi broken home, ga punya temen dan kamu tiba2 dateng ngasih rasa. Ya itu jadinya. Tapi Kita skip ini aja ya.

Laki2 & perempuan bukan ga boleh berinteraksi, tapi ada batasan dan aturan seperti menundukan pandangan dan dilarang berdua.

Cari aman aja gan, ngobrolnya dirumah bareng ortu, kalo diluar ajak temen.


..........
...............

Kalau sudah begitu coba libatkan guru bp dan temen perempuan lainnya yang baik supaya deketin temenmu ini. Kamu mundur perlahan.

Masalah dia menyalahkan kamu gini gitu, jangan diambil hati. Masalah dia mau bunuh diri, itu cuma ancaman. Kalau memang bener mau bunuh diri, udah mati dari dulu kok.
Quote:


Yap. Bundir ya tinggal lompat dr atap selesai. Jauhin aja kl kurang nyaman. Cinta berdasarkan cinta bkn krn pengganti bokap atau penahan bunuh diri.
Boleh maen kok gan..
Tapi ngajak teman putri lainya...

Jadi nggak berdua an...

Lebih seru kok...
serahkan semua pada ahlinya.
Dia membutuhkan nte buat tempat curhat ya udh, apa susah nya jadi tempat curhat, tinggal jadi pendengar aktif.

Takut berduaan, suruh dia bawa teman curhat di masjid.

Takut temannya ga bisa jaga rahasia, curhat di rumah nte di temani nyokap nte.

Masalah simpel jangan di buat ribet
Pindah sekolah aja
Tuh skol udah gak aman buat ente emoticon-Cool
anggep sj lu beruntung secara belum lu nikmati. secara terbalik, lu bakal nyesel kl misal lu sdh terlalu jauh berhubungan. percayalah!!!

emoticon-Cool


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di