alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Warga Jombang Kecewa, Bantuan Telur Malah Busuk dan Berbelatung
3 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfd5559c1d770184e8b4567/warga-jombang-kecewa-bantuan-telur-malah-busuk-dan-berbelatung

Warga Jombang Kecewa, Bantuan Telur Malah Busuk dan Berbelatung

Warga Jombang
Kecewa, Bantuan Telur
Malah Busuk dan
Berbelatung

Oleh Dian Kurniawan pada 26
Nov 2018, 12:00 WIB

Warga Jombang Kecewa, Bantuan Telur Malah Busuk dan Berbelatung

Liputan6.com, Jombang -
Bantuan Pangan Non-Tunai
(BPNT) Kabupaten Jombang,
Jawa Timur, tidak sesuai
dengan spesifikasi yang
ditentukan. Telur busuk dan
berbelatung serta beras tidak
layak konsumsi ditemukan di
Desa Morosunggingan,
Kecamatan Peterongan.

Pantauan di lokasi, meski
sudah dikemas rapi
menggunakan kotak mika,
tetap saja telur membusuk dan
mengeluarkan belatung. Satu
kotak mika tersebut berisi
sepuluh butir telur. Sedangkan
beras dikemas dalam karung
plastik dengan berat bersih 7
kilogram. Ini pun tak layak
konsumsi karena beras dalam
kondisi lembut alias sudah
menir.

"Telur Kamis, beras datang
pada Jumat, karena data
belum valid baru pada hari ini
dibagikan," ujar Kasi
Pemerintahan Desa
Morosunggingan, Suyanto,
saat ditemui di balai desa
setempat, Minggu
(25/11/2018).

Kondisi telur busuk dan
berbelatung membuat warga
yang tergabung dalam
Keluarga Penerima Manfaat
(KPM) langsung
mengembalikan bantuan
tersebut.

"Hampir 60 hingga 70 persen
dikembalikan karena kondisinya
seperti yang Anda lihat tadi,"
imbuh Suyanto.

Sementara terkait kondisi
beras, dalam kemasan tertulis
bulir rata 98 persen dan menir
maksimal 2 persen. Namun,
fakta di lapangan, hampir
semua beras dalam kondisi
menir, alias sudah rusak dan
pecah.

Akibat kondisi tersebut,
penyaluran BPNT di Desa
Morosunggingan dihentikan
sementara hingga batas waktu
yang tidak ditentukan. Bahkan,
ratusan warga yang sudah
mengantre sejak pagi untuk
mendapatkan bantuan harus
pulang dengan tangan kosong.

Keluarga Penerima Manfaat
(KPM) sudah mulai berkumpul
di Balai Desa Morosunggingan
sejak pukul 07.30 WIB guna
menunggu distribusi bantuan
tersebut.

Bantuan yang dibagikan, yakni
berupa beras sebanyak 7
kilogram yang dikemas dalam
satu karung plastik serta telur
1 kilogram yang dikemas dalam
dua kotak mika, Namun setelah
dibagikan warga kembali
mengembalikan satu kilogram
telur yang diterimanya karena
berbau busuk dan berbelatung.

“Dapat bantuan tadi, tapi
setelah dicek kondisi telurnya
bau busuk, bahkan ada yang
sampai ada belatungnya,” ujar
Siti Nurafiah (41) saat ditemui
di Balai Desa Morosunggingan,
Minggu (25/11/2018).

Setelah mengentahui telur
busuk dan beberlatung,
beberapa warga penerima
bantuan melakukan
pengecekan kondisi telur
dengan cara dicium dan
dipecahkan di depan balai
desa, hasilnya telur yang
diterima warga mayoritas
busuk dan berbelatung.

“Dibilang kecewa ya kecewa,
telur busuk kok dibagikan
kepada warga, setelah dapat
dicek kemudian ditukarkan
telur yang baik,” ungkap Siti.

Tepat pukul 09.00 WIB,
pembagian Bantuan Pangan
Non-Tunai (BPNT) dihentikan
karena banyaknya telur busuk
yang dikembalikan oleh warga,
sehingga ratusan warga
kembali ke rumah dengan
tangan kosong.

“Tadi hanya didata dan nggak
tahu lagi kapan dibagikan,
informasinya nanti ketua regu
akan datang ke rumah untuk
memberi tahu,” tandas Emi
Marufah, warga desa lainnya.

https://m.liputan6.com/regional/read...an-berbelatung
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Kpk...!!!
Kemungkinan
Yg goblok ya agen bilingnya. Mau maunya nerima beras telor busuk
Ini akibatnya kalo bukan latar belakang pedagang diangkat jadi agen biling,taunya barang dateng,dapet duit,selesai emoticon-Traveller
Bahkan bisa jadi kagak pernah liat jenis beras sebelumnya
Diubah oleh khloekarmike
Sekilas judul cem sinetron azab emoticon-Leh Uga
Ya namanya negara segede ini.. Bisa aja terjadi bantuan yg rusak di jalan gara2 pendistribusian lama..emoticon-Big Grin
Warga Jombang Kecewa, Bantuan Telur Malah Busuk dan Berbelatung
Halo KPK...
.Warga Jombang Kecewa, Bantuan Telur Malah Busuk dan Berbelatung
Ane dulu ternak ayam arab sama ras.
Emang telur kalau kena panas menyengat saat kemarau atau kena air dikit bakal mudah busuk. Pernah tu telur smngguan uda busuk..
Balasan post khloekarmike
Quote:


Sebenarnya agen/e-warung sudah mengetahui adanya telur retak/busuk dan telah melaporkan ke PT Pertani serta mitra pemasok telur yang bekerjasama dengan PT Pertani.

Akan tetapi agen e-warung diberitahu bahwa telur retak/busuk akan diganti oleh mitra pemasok dan setelah beberapa hari kemudian kabar sampai di media massa ternyata tidak ada penggantian. Agen/e-warung sebelumnya juga berdagang sembako mas, jadi bukan dadakan jadi pedagang/agen. Berita di TV lokal lebih lengkap. emoticon-thumbsup emoticon-shakehand
pusat sebenernya udah ngasih bener dananya. cuman ya biasa, banyak yg ngutak atik dana...ya jadilah spt ini.
pasti pada main tunjuk2an ntar. nih yg suka ngentit itu loh penyakitnya....parah emang korupnya jndonesia.
Diubah oleh suralia

Ana kadang masih berharap pemerintah yang sekarang ini serius dalam memperhatikan rakyatnya paling ngga sampai serah terima jabatan ke prabowo lah, tapi kalau ada berita berita begini harapan ana jadi hilang lagi deh
Balasan post bangsutankeren
Quote:


Itulah kenapa ane tambahin kemungkinan
Kenapa juga e warungnya mau nerima kalo tau itu busuk


panitianya pemda atau pempus nih.....................?
Pantauan di lokasi, meski
sudah dikemas rapi
menggunakan kotak mika,
tetap saja telur membusuk dan
mengeluarkan belatung. Satu
kotak mika tersebut berisi
sepuluh butir telur. Sedangkan
beras dikemas dalam karung
plastik dengan berat bersih 7
kilogram. Ini pun tak layak
konsumsi karena beras dalam
kondisi lembut alias sudah
menir.
Balasan post khloekarmike
Quote:


Serba salah mas kalau gak mau nerima karena sudah ada perjanjian dengan mitra pemasok dan PT Pertani. Telur busuk diterima ada konsekuensi dimaki masyarakat, gak diterima malah nyalahi perjanjian, sedangkan banyak toko sembako/pracangan yang enggan jadi e-warung (ya karena ada resiko dimaki orang atau nerima barang gak layak konsumsi).
hati nya ga iklas bantu
Nyari untungnya keterlaluan....


emoticon-Cape d...
Quote:


hmm,,,jangan serba salahlah gan agak ga pasti jadinya.

semua perjanjian mestinya ada term & condition nya,harusnya e warung dibekali wawasan sedikit kalo memang sudah keterlaluan minimal mengadu dulu ke atasnya gimana langkah yang terbaik untuk diambil.

jadi kasihan rakyat yang dah antri bahkan sampai keluar ongkos menuju e warung.

harusnya ada pendampingan semacam pt4d untuk program bpnt ini kedepannya.
Balasan post sukhoivsf22
Quote:


Langkah e-warung melakukan pengaduan/pelaporan ke PT Pertani dan pemasok terkait telur rusak/busuk sudah dilakukan akan tetapi sampai kabar terdengar media massa tidak ada tindak lanjut, e-warung hanya mendapat jawaban akan ditindaklanjuti, akan ditinjau dulu, dan akan-akan yang lain. Padahal e-warung juga berpartisipasi dalam program pemerintah walaupun dalam porsi yang teramat kecil, kalo sudah begini meminjam istilah kawan saya yang kebetulan juga sebagai e-warung: koyok diteplok taek, dirasani tonggo-tonggo, diarani sing ngrusakno endog.


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di