alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jokowi Takut Seperti Hillary Clinton
2.33 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfd27fcdc06bd87378b4580/jokowi-takut-seperti-hillary-clinton

Jokowi Takut Seperti Hillary Clinton


Jokowi Takut Seperti Hillary Clinton
Nampaknya ada kekhawatiran di raut wajah calon petahana Joko Widodo (Jokowi). Kandidat petahan ini tidak ingin nasibnya sama dengan Hillary Clinton yang menanggung kekalahan. Pasalnya, Hillary yang selalu unggul hampir disemua lembaga survei harus dengan ikhlas menerima kekalahan dari Donald Trump. 

Jokowi yang selama ini dikenal dengan pribadi yang santun perlahan tampil dengan pernyataaan-pernyataan ‘manusiawinya’ yakni memainkan emosi di hadapan publik. Mungkin, ini adalah poin yang Jokowi tangkap dari kekalahan Hillary, di mana Hillary digambarkan sebagai great president dan banyak orang yang memujinya. Namun sayang, Hillary tidak mampu menyentuh unsur emosi penduduk negeri Paman Sam.

Di lain sisi, sosok Trump yang secara personal penuh kontroversi justru dianggap sebagai great candidate hingga pada akhirnya lahir sebagai pemenang. Kepercayaan diri Hillary serta pendukungnya yang tengah di atas angin karena semua lembaga survei mengunggulkan Hillary  kandas setelah Trump yang akhirnya memenangkan Pemilu. Suka tidak suka, Trump menjadi presidennya.

Nah, hal inilah yang akhirnya dikhawatirkan oleh Jokowi, sampai-sampai ia meminta pada relawannya untuk mewaspadai kondisi yang dialami Hillary. Kalau ditengok nih, keadaannya hampir sama, beberapa hasil survei pun memenangkan pasangan calon Jokowi-Ma’ruf Amin dari lawannya Prabowo-Sandi, bahkan disebut bisa menang telak pada pemilihan nanti. Eits, kalau dewi fortuna berkata lain?

Karena itulah Jokowi seperti menyadari hal tersebut sehingga sudah memiliki strrategi tersendiri. Kalian sadar tidak, belakangan Jokowi sudah mulai memainkan emosinya, ia tak segan lagi untuk melihatkan rasa kesal ataupun amarah di hadapan publik.

Gaya kampanye nyapun kini berbeda, jika pada Pemilu 2014 lalu ia lebih sopan dengan kebijakan program Nawa Cita, poros maritim, tol laut, sampai pemberantasan kasus HAM. Kini berbeda gaya, kampanye Jokowi berisi tentang sontoloyo, genderuwo, sampai aksi tabok.

Walaupun Jokowi sedang memainkan strategi untuk menarik emosi tapi jangan sampai lupa pak bahwa Indonesia tetap membutuhkan great president bukan hanya great candidate. Setuju? Selengkapnya dalam tulisan indepth berjudul “Jokowi Trauma Hillary Clinton” di Pinterpolitik.com
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Habis...
Dikelitikin terus pihak oposan...
Kalo ente sampe kalah sebenarnya karena salah ente sendiri karena ente telah gagal melaksanakan amanat uud45 salah satunya mencerdaskan kehidupan berbangsa bernegara wik emoticon-Traveller
Diubah oleh khloekarmike
rasa takut itu sesuatu yg bagus
jadi bikin orang lebih hati2 dan waspada dalam melangkah
klo gag ada rasa takut dia akan jumawa, takabur dan gampang melakukan kesalahan yg bisa berakibat fatal.
nasbung disperate

emoticon-Turut Berduka
terus wowo sudah boleh sujud syukur gan? emoticon-Leh Uga
Trump bela Pribumi, Prabowo bela Yahudi.... itu kesamaannya
Balasan post khloekarmike
secara dasar ini memang benar, kalau jokowi kalah, aslinya memang orang indo terlalu goblok

tapi kalau sudah kayak gini, memang mending ini negara bubar saja

ps: tapi aslinya hilary menang popular vote kok, dan indo menganut popular vote
trump itu menang electoral, yang dianut amrik
mungkin strategi pencitraan nya sudah mulai mentok
ettdahemoticon-EEK!
kalau lihat gelagatnya kayaknya akan seperti itu
Quote:


bener mas. jadi inget ama kata2 jury idol2an, takut d grogi adalah hal yg wajar bahkan buat artis kaliber pun merasakan rasa itu, manusiawi.
Balasan post MRHolmes
Quote:


tapi setuju di amrik itu jauh lebih rumit ya dengan electoral, beda ama di Indonesia yang memang 1 orang 1 vote langsung untuk calon pilihan mereka, tetapi masalah Hillary sih sebenernya karena bocornya email pribadi dia ttg timur tengah waktu jadi Menlu di menit akhir, tapi ada keunikan laen ttg pilpres amerika kemaren ini, kalo ga salah si Hillary unggul hampir 2 juta suara dibanding Trump, cuman memang kalah dalam electoral emoticon-Ngacir
Hillary menang klo sistemnya sama kyk d indo bukan sistem elektoral.. Karena sesuai dengan survei menang suara..
salah
trump itu didukung mayoritas kelas menengah atas kaya jokowi
hillary didukung imigran2 dan gembel2 kota, sama kaya wowo
emoticon-Cool
Bedalah tong
Jokowi petahana emoticon-Leh Uga
Quote:


native americans emang yahudi bre? kirain Indianemoticon-Ngakak
Yaelah masa sama wowok aja takut.. Ktnya dipasangin sama sendal jepit aja menang
Balasan post ernestodelasema
si hilary agak sedikit jumawa memang

dia gak berusaha persatukan demokrat dengan si bernie
lalu juga serangan genderuwo sontoloyo khas trump, dibiarkan saja sama dia, trump dapat panggung total amrik dalam situasi krisis tanpa ada perlawanan
lalu yah masalah imel

mungkin juga orang2 demokrat pada jumawa padahal selisihnya banyak yg tipis2 kayak florida, padahal sistemnya elektoral, habislah hilary

hilary menang telak itu utamanya sumbangan california, makanya trump benci california, sampai kebakaran hutan di sana dijadikan bahan untuk nyerang orang2 california
jadi maksudnya capres yg paling bisa pertontonkan drama emosional ke rakyat indonesia, dialah pemenang nya ??
benar itu,
trump kan gini

kampanye sok nasioalis mmbuat negara jaya kmbali
deket tkoh agama2 smpe janji baned muslim dll
rasis ama pkerja asing
cara kampanye koplak org jdinya mikir dia psti gagal

mirip spaaa gt emoticon-Leh Uga
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di