alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
KPK: Kecurangan dalam Program JKN Bisa Dilakukan Semua yang Terkait
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfd128260e24b67578b4567/kpk-kecurangan-dalam-program-jkn-bisa-dilakukan-semua-yang-terkait

KPK: Kecurangan dalam Program JKN Bisa Dilakukan Semua yang Terkait

KPK: Kecurangan dalam Program
JKN Bisa Dilakukan Semua yang
Terkait

Senin, 26 November 2018 | 20:32
WIB
KPK: Kecurangan dalam Program JKN Bisa Dilakukan Semua yang Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com -
Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK) membenarkan
riset Indonesia Corruption
Watch soal potensi fraud atau
kecurangan dalam program
Jaminan Kesehatan Nasional.
Anggota Direktorat Litbang
KPK, Winda, mengatakan
semua pihak yang berkaitan
dengan program ini bisa
melakukan kecurangan.

"Fraud di JKN ini kan bisa
dilakukan semua yang terkait.
Tidak hanya oleh petugas
medis, oleh peserta pun bisa
melakukan kecurangan," ujar
Winda dalam sebuah diskusi di
kawasan Cikini, Senin
(26/11/2018).

"Petugas BPJS pun bisa
melakukan kecurangan. Semua
yang terkait bisa lakukan
kecurangan. Dinas Kesehatan
pun bisa, tidak hanya dokter
dan pelayan kesehatan,"
tambah dia.

Oleh karena itu, dia menilai
penting untuk membangun
kesadaran semua pihak agar
tidak melakukan kecurangan.
Winda mengatakan lembaga
seperti ICW juga bisa menjadi
pengingat semua pihak agar
kecurangan tidak dilakukan.

"Ini harus dibangun semua
pihak karena ini program
nasional, anggarannya besar.
Jadi kita memang harus
membangun kesadaran semua
pihak," kata dia.

Winda mengatakan masalah
kecurangan dalam program
JKN ini sebenarnya harus
ditangani secara khusus. KPK
saat ini sedang menyusun
pedoman penanganan
kecurangan bersama dengan
pemerintah pusat.

Namun sampai saat ini, belum
jelas lembaga apa yang
berwenang dalam menangani
kecurangan dalam program ini.

"Ini harus dimulai, jangan
sampai dibiarkan saja," kata
Winda.

Potensi "fraud" menurut ICW

Wakil Koordinator Indonesia
Corruption Watch Agus
Sunaryanto memaparkan
potensi fraud atau kecurangan
dalam implementasi program
Jaminan Kesehatan Nasional.
Potensi ini didapati dari riset
sederhana terhadap sejumlah
pelaku atau pelaksana
program JKN dari mulai pasien,
BPJS Kesehatan, fasilitas
kesehatan, dan penyedia obat.

Agus mengatakan sebenarnya
pencegahan kecurangan
dalam program JKN telah
diatur dalam Peraturan Menteri
Kesehatan Nomor 36 Tahun
2015. Riset mereka dilakukan
berdasarkan Permenkes itu.

"Kami melakukan semacam
riset sederhana dengan
melibatkan masyarakat
terutama pasien terkait
apakah proses pengawasan
atau pencegahan yang
dilakukan berdasarkan
mengacu pada permenkes
sudah dilengkapi atau tidak,"
ujar Agus.

Agus mengatakan riset ini
dilakukan pada tahun 2017.
Fasilitas kesehatan yang
dipantau adalah 19 Rumah
Sakit Umum Daerah, 15 RS
Swasta, dan 26 puskesmas
yang tersebar di 15 daerah.

Dari segi peserta atau pasien,
ICW menemukan 10 potensi
kecurangan.

"Peserta misalnya membuat
pernyataan yang tidak benar
dalam hal eligibilitas atau
memalsukan status
kepesertaannya," ujar Agus.

Penulis: Jessi Carina
Editor: Sabrina Asril

https://nasional.kompas.com/read/201...a-yang-terkait
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Oleh karena itu, dia menilai
penting untuk membangun
kesadaran semua pihak agar
tidak melakukan kecurangan.
Winda mengatakan lembaga
seperti ICW juga bisa menjadi
pengingat semua pihak agar
kecurangan tidak dilakukan.

"Ini harus dibangun semua
pihak karena ini program
nasional, anggarannya besar.
Jadi kita memang harus
membangun kesadaran semua
pihak," kata dia.

Winda mengatakan masalah
kecurangan dalam program
JKN ini sebenarnya harus
ditangani secara khusus. KPK
saat ini sedang menyusun
pedoman penanganan
kecurangan bersama dengan
pemerintah pusat.
wah kebangetan ini rejim kalo emg bener2x di korupsi..padahal banyak rakyat yg masih banyak membtuhkan bantuan untuk berobat..
emoticon-Bingung
ane ngga setuju klo rs swasta menerima pasien BPJS karena harga pelayanan yg berbeda.
baiknya semua rs negara satu harga satu kualitas, pembangunan infrastruktur di bidang kesehatan mesti jd prioritas negara agar rs swasta menjadi pilihan masyarakat menengah ke atas saja.
Balasan post freakonme99
Quote:


Waduh ntar penuh macem mana lagi bro kalo gitu, skrg aja yg mau ambil antrean musti dr jam 2 pagi udah ngantri diRS
kayanya hampir semua lini dapat dikorup
byk juga yg masalah di kesehatan, mulai dari pelayanan, harga obat, mark up, hutang, manajemen rs, gaji tinggi nol kinerja, gagal bayar premi, gagal klaim jaminan, data tidak sesuai, subsidi tak tepat sasaran, ruangan selalu penuh, tidak ada ruangan, malpraktik, generik lebih mahal dari non generik, alat kurang memadai, ketidak samaan biaya di sesama swasta/negeri, kekurangan dokter, lempar2 birokrasi, dll
Quote:


Klo ane presiden dgn perbandingan saat ini.... ekonomi lesu, pengangguran bertambah, BPJS minus...ane bangun full infrastruktur rumah sakit tiap kabupaten No rujuk ke Jakarta bt kanker, mending minus besar anggaran di awal drpd bom waktu kemudian hari, lulusan kesehatan terserap tp standar gaji PNS artinya mirip guru (pengabdian).

Ane yakin klo semua warga negara merasa safe soal pelayanan kesehatan bkl lebih giat kerja. liat tuh anak muda Amerika kerjaannya nantang maut, dimakan hiu selamat, tabrakan pala ancur selamat, bandingin Ama Indonesia digigit nyamuk aja mati.

Bukan soal pinter2an dokter luar Ama lokal, tp keseriusan pelayanan yg berbeda.
system,
system,
& system,

emoticon-Traveller

mesin atm, gak usah diawasi, org akan susah utk berbuat curang.
BL, toped dll, tnp rasa kuatir, bikin nyaman org belanja online
gojek, grab, tnp ribet, menjadi jasa yg sangat membantu


semoga post ane ini bisa menginspirasi seseorang,
shg bs melahirkan trilyuner baru Indonesia...


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di