alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Berawal Dari Status di Media Sosial, Cekcok Beda Capres Berujung Maut!
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfd02d2582b2e3f768b456b/berawal-dari-status-di-media-sosial-cekcok-beda-capres-berujung-maut

Berawal Dari Status di Media Sosial, Cekcok Beda Capres Berujung Maut!

Berawal Dari Status di Media Sosial, Cekcok Beda Capres Berujung Maut!
Berkaca dari kasus penembakan yang berawal dari status di media sosial terkait Pilpres 2019 di Sampang, Madura, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengatakan Indonesia harus punya edukasi politik publik yang masif kepada masyarakat di tahun politik seperti ini.

Fahri mengaku prihatin atas terjadinya penembakan yang menghilangkan nyawa orang hanya karena berbeda pilihan politik.

"Jadi pendapat dan pilihan itu sebenarnya dua hal yang harus sejalan, karena itu kita harus punya publik edukasi yang masif gitu," ujar Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/11/2018).

Menurutnya, harus ada yang bisa menyadarkan masyarakat bahwa berbeda pendapat itu harus bisa diselesaikan dengan cara berdialog dan bukan diselasaikan dengan cara tak terpuji seperti kekerasan.
"Karena itu sebuah bangsa perlu tradisi dialog, tradisi berpikir, tradisi berbicara ruang-ruang publik harus difasilitasi sebagai tempat untuk orang berdialog," tuturnya.

Baca Juga: Beda Pilihan Capres Berujung Maut di Madura, Ini Himbauan Tim Jokowi-Ma'aruf

Ia menilai jika masih ada orang yang berbeda pendapat pilihan politik dan menyelesaikan masalahnya dengan cara-cara kekerasan hingga menyebabkan nyawa orang melayang maka perlu diberikan hukuman yang seberat-beratnya.

"Justru karena itu melanggar beberapa kaedah di dalam demokrasi, dinyatakan pendapatnya sendiri, memaksakan kehendaknya sendiri, memakai kekerasan itu sendiri, apalagi sampai meninggal dunia, itu harus dihukum berat itu," imbuhnya.
Untuk itu politisi asal Sumbawa itu menegaskan bahwa pemerintah harus hadir memberikan pendidikan politik yang masif kepada publik agar masyarakat bisa menyelesaikan masalah dengan kata-kata bukan kekerasan.

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
akibat hoax yg disebarkan MCA.. emoticon-Traveller
ribut lagi, ribut lagi ohhh... emoticon-Frown

Berawal Dari Status di Media Sosial, Cekcok Beda Capres Berujung Maut!
akibat provokator bijik bahar bin sumait yg menyebar paham kebencian. emank buajingan juancok itu bijik bahar satu.
lah fahri penyok sendiri kan dedengkot bacot mania? maunya diserempet kopaja ni anak lama lama
perbedaan itu dah biasa tinggal kedewasaan aja kita gimana menjaga silaturahmi


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di