alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sadis, Usai Mengaji Supardi Tega Banting Bayinya Hingga Tewas
5 stars - based on 7 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfcc132de2cf2d0388b457e/sadis-usai-mengaji-supardi-tega-banting-bayinya-hingga-tewas

Sadis, Usai Mengaji Supardi Tega Banting Bayinya Hingga Tewas

Sadis, Usai Mengaji Supardi Tega Banting Bayinya Hingga Tewas

JawaPos.com - Hamisah hanya bisa terbaring lemas. Lirih tangisnya masih terdengar meski air matanya seperti sudah habis. Ia terpukul dan sedih karena anak bungsunya, Putri Aisyah tewas di tangan ayah kandungnya sendiri.

Kejadian itu membuat warga Jalan Usaha Baru, Parit Langgar, Sungai Renggas, Kubu Raya gempar. Karena baru kali ini terjadi pembunuhan sadis kepada bocah yang masih berumur setahun empat bulan.

Banyak tetangga berkumpul di rumah duka. Hamisah yang masih berumur 36 tahun itu bahkan tak kuasa melihat jenazah anaknya sendiri. Ia sempat pingsan beberapa kali. Kondisi psikisnya begitu tergoncang.

Putri meninggal dengan cara mengenaskan, ia dibunuh denganc ara dibanting sangat keras oleh ayahnya Supardi Supratman pada Sabtu (24/11). "Kejadian itu terjadi sekitar pukul 08.00 pagi," tutur Abdul Syukur, Ketua RT setempat sebagaimana diberitakan Rakyat Kalbar (JawaPos Grup).

Syukur mengaku tidak begitu tahu persis bagaimana kronologis peristiwa tersebut. Namun, informasi yang ia dapat, korban tewas akibat dibanting oleh ayahnya sendiri.

Menurut dia, rumah tangga terlihat Hamisah dan Supardi selama ini rukun-rukun saja. Bahkan sepengetahuannya, tidak pernah ada cerita miring di masyarakat terkait rumah tangga mereka.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap Supardi Supriyatman, pelaku penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa anak kandungnya sendiri itu. Dugaan sementara, pria 36 tahun itu mengalami depresi.

"Sampai sekarang proses penyelidikan terus berjalan, dimana beberapa barang bukti juga sudah kita sita," kata Wakasat Reskrim Polresta Pontianak, Iptu M. Resky Rizal, Minggu (25/11).

Dijelaskannya, Reskrim Polresta Pontianak telah berkoordinasi dengan pihak psikologi Polda Kalbar. Hasilnya menyebutkan, tersangka mengalami depresi. Karena pelaku yang pernah terlibat kasus pembunuhan di Kabupaten Sanggau ini telah melewati suatu fase atau peristiwa yang membuat dirinya syok dan stres.

"Ini bukan gangguan jiwa dalam artian gila. Tim Psikologi juga menyatakan kondisi tersangka normal, hanya saja mengalami depresi," paparnya.

Kendati demikian dirinya menjelaskan, pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan tim psikologi. Mengingat untuk menentukan kejiwaan seseorang, diperlukan ahlinya. “Dalam hal ini ahli psikologi," jelasnya.

Intinya kata dia, untuk sementara proses penyelidikan akan terus dilakukan kepolisian. "Tersangka juga sebelumnya pernah berbuat tindak pidana dan divonis," tutup Resky.

Menurut Hamisah, sebelum peristiwa nahas merenggut nyawa anaknya itu terjadi, sang suami sempat mengaji di ruang tamu. Ia sempat memperhatikan bahwa saat mengaji kondisi fisik Supardi kurang baik. Raut wajahnya terlihat pucat. Seperti kelelahan dan tak bertenaga.

Lantas, Supardi berbaring di ruang tamu. "Saya suruh pindah ke dalam, dia pun pindah," cerita Hamisah yang tersandar lemas ditemani seorang perempuan paruh baya, di dalam kamarnya.

Saat pindah berbaring di ruang tengah, sang anak sempat bermain dengan ayahnya tersebut. "Anak itu dipeluknya, dicium, saat itu tidak ada gelagat aneh, biasa saja," ucapnya.

Usai mengeloni sang buah hati, Supardi memaksa si anak untuk tidur. Lalu, anak tersebut ia gendong dan dibawa ke teras rumah sebentar. "Sempat keluar dan menegur tetangga sebelah, sepupu saya juga," tukas Hamisah.

Setelah itu, si anak dimasukkan ke dalam ayunan untuk disuruh tidur. Namun, rupanya tidak mau tidur dan menangis. "Saya mau ambil untuk disusukan, namun katanya biar jak, tak usah nyusu, biar dinyanyikan katanya," terangnya.

Saat itu, Hamisah merasakan gelagat tak biasa dari perilaku suaminya. Sebab, sang suami yang ia kenal tak pernah berlaku kasar kepadanya. "Saya mulai merasa aneh, kok begini, dia itu tak pernah kasar," bebernya.

Karena sang anak tak berhenti menangis, maka Hamisah pun mengambilnya dari dalam ayunan. Dan membawanya ke kamar untuk disusui. “Saat saya susukan sambil baring, diambil die (suaminya), dibawa keluar rumah, saya pun mengejarnya dan menarik anak itu, mamak mertua saya juga teriak," sebutnya.

"Akhirnya berebutan, saya takut Putri diapa-apakan, karena dia (Supardi/suami Hamisah) tidak pernah kasar begitu.”

Ketika itulah, peristiwa nahas tersebut terjadi. Sang suami tiba-tiba memuncak emosinya. "Dia marah-marah dan membanting kepala anak saya, habis itu saya tidak mampu mengingat kejadian lagi," tutur Hamisah sembari terus mengusap air matanya.
Jawapos.com

Sadis, Usai Mengaji Supardi Tega Banting Bayinya Hingga Tewas

Ayah goblog emoticon-Marah
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
dapat bisikan?? emoticon-Turut Berduka
miris...
anak sendiri dibanting.. emoticon-Berduka (S)
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
kesimpulannya adalah ?
wew. kok bisa gitu ya. tiba2 jadi kasar. apa kerasukan setan itu. emoticon-Takut
Ada yg dapet bisikan nyembelih anaknya emoticon-Traveller
innalillahi wa innailaihi rojiun
PTSD is real emoticon-Berduka (S)
dapet wahyu ini orang pasti..emoticon-Leh Uga
Quote:



insya allah, tradisi ketololan ini akan di wariskan turun temurun menjadi hari raya umat,
sebagai bukti kepatuhan kpd tuhannya,
di mana umat akan membanting kambing atau membanting sapi hidup2
Diubah oleh bottrus
turut berduka cita..emoticon-Turut Berduka
anak adalah titipan tuhan yg harus dirawat dan dijaga..emoticon-Turut Berduka
ni orang pikiranya sempit banget..emoticon-Hammer2
turut berduka cita..emoticon-Turut Berduka
anak adalah titipan tuhan yg harus dirawat dan dijaga..
emoticon-Turut Berduka
Quote:


percuma kalo udah gedenya jadi nasbung.
Sadis, Usai Mengaji Supardi Tega Banting Bayinya Hingga Tewas
Bajingan cukkkk
Balasan post kamuhujat21
Quote:


jadi nasbung ato bukan seharusnya gk ada hubunganya gan..lagian itu bocah masih 4 bulan belum tau apa2x..emoticon-No Hope
Balasan post fahm182
Quote:


Cocok
Njir bacanya tahan nafas emoticon-Frown
Balasan post kamuhujat21
lebih sia2 kalo udah besar jadi emoticon-babi nastak emoticon-Big Grin
Halaman 1 dari 5


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di