alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Putra Kiai NU ini Berkicau Tentang Tanda Rusaknya Sebuah Negara, ini Respon Warganet
2.78 stars - based on 9 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfcbc88d44f9f7a118b4567/putra-kiai-nu-ini-berkicau-tentang-tanda-rusaknya-sebuah-negara-ini-respon-warganet

Putra Kiai NU ini Berkicau Tentang Tanda Rusaknya Sebuah Negara, ini Respon Warganet

Ustadz Hilmi Firdausi

Riau24.com- Di akun twitternya, Ustaz Hilmi Firdausi membuat sebuah kicauan tentang tanda-tanda kerusakan sebuah negara.

Putra dari pimpinan pondok pesantren berbasis NU, KH Amin Affandi itu mengatakan, adapun tanda kerusakan sebuah negara adalah jika hukun digunakan oleh penguasa untuk melanggengkan kekuasaan.

"Tanda2 kerusakan sebuah negara adalah jika hukum digunakan penguasa utk melanggengkan kekuasaan. Semoga tidak terjadi di negeri ini," kicaunya, Senin, 26 November 2018.

Warganet pun memberikan komentar dengan postingan dari Ustaz Hilmi Firdausi tersebut. Ini kata warganet.

@FandhuW89: Dimana Mana ..."
KEADILAN itu DiDahulukan !
Sebahagia Apapun Sebuah Negara klo Tidak ada Rasa Keadilan
Maka Rusaklah Negara Tersebut,
Makanya KEADILAN itu,
BARANG YANG SANGAT MAHAL "

@Sanny_zazo: Haduuuh...sedang terjadi sekarang

@MariSandy18: Bang Hilmi berharap supaya hal yg di maksud itu akan tdk terjadi di Republik ini tp sayang seribu sayang suda terjadi nih bang hukum sda di peralat oleh penguasa secara terang"an nan fulgar.
#subhanallah walhamdu lillah ya Allah...

@striputranto: Sudah terjadi di negeri, bahkan sampe hr ini. Maka untuk menghentikan praktek negara kekuasaan oleh rejim, marilah kita bersatu padu dan bertekad #2019GantiPresiden

@ayub_putra: Dan itu terjadi karena sistem demokrasi-kapitalisme-sekulerisme

R24/ibl


https://m.riau24.com/berita/baca/98714-putra-kiai-nu-ini-berkicau-tentang-tanda-rusaknya-sebuah-negara-ini-respon-warganet/


apa sih yg ga rusak ama si kodok emoticon-Traveller


Putra Kiai NU ini Berkicau Tentang Tanda Rusaknya Sebuah Negara, ini Respon Warganet

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Hm Jokowi 2 Periode
yg dibangga2in masa lalu semasa msh pke seragam, wowok udah gak berhak pke seragam tni. udah dipecat emoticon-Ngakak
ini yg aktual
Putra Kiai NU ini Berkicau Tentang Tanda Rusaknya Sebuah Negara, ini Respon Warganet
Jangan lupa hoax Putra Kiai NU ini Berkicau Tentang Tanda Rusaknya Sebuah Negara, ini Respon Warganet
iya betul itu,
tuh buktinya kemaren ada yg ngaku pernah kejar aktivis hingga mbah Amin Rais emoticon-Embarrassment
Iya boleh saja yang menyatakan itu hanya seorang putera dari Kiai NU.
Kalau boleh tanya berapa banyak perbandingan putra Kiai NU secara total?
Apakah cukup signifikan yang berpendapat sama dengan yang seperti di berita?

Kurang valid dong, kalau hanya mengandalkan satu putra Kiai NU, lalu dilempar ks publik, terus banyak orang merasa itu adalah sebuah pembenaran.
Kurang valid dan tidak fair mas.

Kalau yang ngomong seperti dahnil izhar atau Pak Amien rais malah lebih valid karena mereka berdua yang dekat dengan oposisi, sehingga tau porsi2 mana atau bukti2 yang mendukung pernyataan2 beliau.
Diubah oleh floriantito
hmmmm....
ujung2nya yg gag ngenakin
ah sudahlah.
nunggu pilpres digelar saja
kalo tidak adil mungkin saya setuju
tapi kalo untuk melanggenggkan kuasa saya tidak setuju
buktinya orang2 seperti kalian yang suka mengkritisi (bukan menghina) masih ada kan ?


kalo ingin melanggengkan kekuasaan belajar lah dari yang si 32 thn berkuasa itu emoticon-Leh Uga
"Tanda2 kerusakan sebuah negara adalah jika hukum digunakan penguasa utk melanggengkan kekuasaan. Semoga tidak terjadi di negeri ini," kicaunya, Senin, 26 November 2018.
twit lah sebuah ayat

maka akan datang komentar cacian dan makian
itu yg disebut pencerahan iman


emoticon-Ngakak

gue kira kalo ada twit ulama, itu bakal diaminin dan didoain, ternyata tetap jadi ajang nyebar hoax dan fitnah di kolom komentarnya.
Balasan post cipokan.yuk
Quote:


mereka lupa bre, dipecat dari kesatuan itu merupakan aib bagi tni umumnya dan pelaku khususnya.

dalam beberapa kasus malah dilarang mengaku sebagai keluarga besar tni

lah ini bikin ngakak

emoticon-Cool
setelah reformasi ini era rejim terburuk ...
Gw bukan putra Kiai, gw jg jelas bukan turunan Nabi, bahkan gw pun gak mw ngaku2 Muslim.

Tapi gw tw, tanda nya Negara akan hancur tuh;

Saat Agama dipake demi dapet kekuasaan.
Saat Agama dijadikan tameng buat ngefitnah & nyebarin hoax.
Saat sesama sodara di kafir2in cuma karena berbeda pilihan politik
Saat sekelompok umat, ngaku2 ngewakilin seluruh umat demi kepentingan pribadi/kelompok

Tapii yaaaaaa, elu pada kan ngedukung Agama dipake buat politik...

Yaaaa, nikmati saja lah emoticon-Angkat Beer
Diubah oleh baka1412
TS dh nyembah kuburan blm hari ini ?
Diubah oleh dekomandos
logika kampreters
Putra Kiai NU ini Berkicau Tentang Tanda Rusaknya Sebuah Negara, ini Respon Warganet
Don kowi menang monyet senang, wowok kepilih kampret riang, ancen asuw kabeh.
Minggat saja ah............................ emoticon-Ngacir
akan tambah rusak kalau prabocor jadi president fotonya boleh juga sayang anaknya ...he...ne..tambah lagi .ngak punya istri sipil lawan militer
si Hilmi mah bokapnya doank NU, anaknya mah udah kewahabi2an, ... coba lo cari Kyai NU yg bininya cadaran kek si Hilmi emoticon-Cool
Balasan post fahm182
Quote:

mertuanya siapa tuh? emoticon-Cool
Rusak negara ini kalo dipimpin orang yang ga bisa sholat ama ngaji.... emoticon-Betty
Quote:


Komen agan sangat tendesius.
Politik memang diatur dalam agama saya, terus agan mau protes? Buang air aja diatur apalagi politik.
Di agama saya, selain penganut agama saya ya kafir, bukan mengkafir2kan, kalau memang kafir ya kafir, gak tau di agama agan definisi kafir itu apa.
Tapi kalau udah penuh kebencian seperti tercermin dalam komentar agan, semuanya jadi gelap.
Semoga tuhan menerangi pikiran agan.
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di