alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Risiko Mangkrak Menghantui LRT dan Kereta Cepat
1 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfcb52b5a5163d2468b4573/risiko-mangkrak-menghantui-lrt-dan-kereta-cepat

Risiko Mangkrak Menghantui LRT dan Kereta Cepat

Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perhubungan menghentikan sementara proyek pembangunan kereta ringan (LRT) Jabodebek dan kereta cepat Jakarta-Bandung. Penundaan dilakukan di area Jakarta-Cikampek (Japek), mulai dari kilometer 11 hingga 17.

Kemacetan menjadi pemicu pemerintah menyetop sementara proyek ini. Alasan lainnya, seperti diungkapkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, waktu pengerjaan proyek lebih panjang dari target penyelesaian. 

Sekadar mengingatkan, target penyelesaian proyek LRT Jabodebek Tahap I adalah Mei 2019, yaitu jurusan Cawang-Dukung Atas, Cawang-Bekasi Timur, dan Cawang-Cibubur. Jurusan Cawang-Bekasi Timur merupakan bagian dari pembangunan proyek LRT yang melintasi rual tol Japek. 

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Eko Listiyanto menuturkan pengerjaan proyek infrastruktur bernilai triliun-an rupiah bukan seperti menggoreng kacang yang bisa dihentikan secara tiba-tiba. 


Karena, kerugiannya akan berlipat-lipat. Eko mencontohkan menyusun ulang jadwal pengerjaan proyek, bahan material yang terlanjur dipesan berpotensi nganggur, dan jadwal pengembalian investasi yang kemungkinan molor. Belum lagi, biaya pinjaman membengkak. 

"Bukan hanya aspek mereka yang sudah mengeluarkan uang harus berhitung dengan pengembalian investasinya, tapi juga ongkos yang lebih besar adalah image investasi Indonesia yang mahal," katanya kepada CNNIndonesia.com, Kamis (22/11). 

Berdasarkan catatan, nilai proyek LRT Jabodebek mencapai Rp29,9 triliun. Di antaranya Rp4,2 triliun dibiayai oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan Rp25,7 triliun dibiayai PT KAI (Persero). Untuk mengongkosi proyek tersebut, KAI dibantu oleh bank BUMN lewat kredit sindikasi sebesar Rp19,25 triliun. 

Sementara, pendanaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung juga mengandalkan dari pinjaman bank. Untuk proyek ini, China Development Bank (CDB) mengucurkan dana 75 persen dari total nilai proyek yang diperkirakan mencapai US$6,07 miliar. 

Tak Konsisten 

Menurut Eko, penundaan proyek adalah bentuk ketidakkonsistenan pemerintah terhadap kepastian berinvestasi di dalam negeri. Padahal, baru-baru ini pemerintah berupaya mendongkrak investasi dengan berbagai cara, mulai dari insentif perpajakan hingga revisi Daftar Negatif Investasi (DNI). 

"Di satu sisi, pemerintah mengeluarkan kebijakan relaksasi DNI, tetapi ada kementerian yang menunda-nunda pekerjaan proyek ini. Ujung-ujung zero sum game. Orang siapa yang mau masuk?" ujarnya heran. 

Selain itu, 'mengkambing-hitamkan' kemacetan dianggap kurang wajar. Toh, kemacetan bisa diantisipasi dengan pengalihan jalur. "Mereka kan tahu arus kendaraannya berapa setiap hari. Kalau ada pembangunan itu, harusnya dampaknya sudah tahu," imbuh dia. 


Hal senada juga disampaikan Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal. Penundaan pengerjaan proyek membuktikan kelemahan perencanaan dan pengawasan pemerintah. 

Bahkan, ia menyebut bahwa penundaan itu telah mencoreng wajah investasi di Tanah Air. Makanya, daripada membanjiri investor dengan beragam insentif, ia mengusulkan ada baiknya pemerintah konsisten dalam menerapkan kebijakan. "Karena, umumnya, investor melihat konsistensi kebijakan pemerintah," katanya. 

Suara lain datang dari Bambang Haryo Soekartono, Anggota Komisi V DPR. Menurut dia, seharusnya pemerintah mendorong percepatan penyelesaian proyek. Bukan menunda. Sebab, penundaan berisiko terhadap kualitas material yang sudah kadung dipasang, termasuk risiko proyek mangkrak. 


Makanya, ia berniat memanggil Budi Karya untuk meminta penjelasan. "Banyak sekali proyek pemerintah yang ditunda. Kami juga perlu tahu penyebabnya apa, karena tidak punya uang, biaya yang membengkak, atau karena memang untuk mencegah macet," jelasnya. 

Terkait hal itu, operatora proyek, yakni KCIC mengaku masih akan berkoordinasi dengan pemerintah dan pihak terkait pada pekan ini juga. Direktur Utama KCIC Chandra Dwiputra enggan berkomentar lebih banyak mengenai instruksi penundaan. "Kami belum tahu hasil koordinasinya seperti apa," tandasnya. 

Direktur Keuangan Adhi Karya Entus Asnawi bilang sebetulnya pengerjaan proyek LRT ada di luar ruas tol. Sehingga, dampak kemacetannya kecil. Untuk itu, perwakilan perusahaan akan menemui Kemenhub untuk membahas kembali instruksi penundaan.

https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20181122115859-92-348361/risiko-mangkrak-menghantui-lrt-dan-kereta-cepat

Jgn mangkrak dong
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Yoi kok ditunda, aneh amat...
Bakal jadi candi jokowi emoticon-Ngakak (S)
Nunggu kepastian menang pemilu dlu.. emoticon-Big Grin

Klo wowo yg menang kemungkinan bakal jd candi emoticon-Big Grin misal kgk ad deal dgn menlen emoticon-Big Grin
hehehe
Menurut Eko, penundaan proyek adalah bentuk ketidakkonsistenan pemerintah terhadap kepastian berinvestasi di dalam negeri. Padahal, baru-baru ini pemerintah berupaya mendongkrak investasi dengan berbagai cara, mulai dari insentif perpajakan hingga revisi Daftar Negatif Investasi (DNI). 

"Di satu sisi, pemerintah mengeluarkan kebijakan relaksasi DNI, tetapi ada kementerian yang menunda-nunda pekerjaan proyek ini. Ujung-ujung zero sum game. Orang siapa yang mau masuk?" ujarnya heran. 

Selain itu, 'mengkambing-hitamkan' kemacetan dianggap kurang wajar. Toh, kemacetan bisa diantisipasi dengan pengalihan jalur. "Mereka kan tahu arus kendaraannya berapa setiap hari. Kalau ada pembangunan itu, harusnya dampaknya sudah tahu," imbuh dia. 
Risiko Mangkrak Menghantui LRT dan Kereta Cepat

emoticon-Peace
Lebay amat ntu cuma 7 km yang di stop dulu emang ntu biang macet cikampek tuhemoticon-Cape d... (S)
Yang kilometer laen kan ttp berjalan jing
ekonom indef = anjing prabowo.. emoticon-Malu (S)


emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
turut berduka kalo beneran sampe macet..emoticon-Turut Berduka
jangan macet dong..nanti kyk kasus hambalang, eks presiden sebelumnya..emoticon-No Hope
jadi pajangan ga nich ya ? kayak di senayan

emoticon-Ngakak
Yang udah selesai operasikan aja dulu
yang proyek kereta cepat Jakarta - bandung padahal udh dari dulu banyak yg kritik cm dari pemerintah tetap jalan terus kyknya ada yg pengen dapet komisi dari nih proyekemoticon-Big Grin
kan cuma yg 7km d tol lah dkt RSPON masih lanjut terus sampe median jalannya dipersempit
Aku juga secara pribadi kecewa dengan pembangungan kereta cepat, aku pribadi kecewa di bagian ini kalau soal pembangunan petahana.
Dah gitu aja, soalnya ini macet karena penyempitan udah ga asik banget juga.
lagian bangun tol elevated ga mikir bikin perluasan lajur existing dulu, langsung makan 4 lajur kan gila. LRT di tunda juga ga ada ngaruhnya org tiang2 udah berdiri, yang makan lajur kan yang tol elevated. udah macet total baru mikir amdal lalin emoticon-Gila

Diubah oleh dr.anonymous
Balasan post rachmacool
Quote:


Anggap aja karma karena dulu ngejek candi hambalang esbeye.

Tapi ga perlu mengkaitkan ke karma juga bisa. Sudah bisa ditebak akhirnya seperti apa kalau serba terburu-buru ngerjain infrastruktur, tanpa pake skala prioritas dan mempertimbangkan ketersediaan duit.
yg parah itu kereta cepat jakarta bandung tau dareah rawan longsor eh dibangun kereta cepat, mending maksimalkan kereta reguler punya kai


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di